Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.229 views

Referendum Jawa Barat

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik tinggal di Bandung)

Judul ini hanya menggambarkan betapa skeptisnya masalah Papua ditangani. Papua yang menjadi "mainan politik" hanya untuk berebut sejumput kekuasaan. Ketika manuver kepentingan pendek dilakukan maka kepentingan panjang akan menangkapnya.

Kerusuhan Papua seperti skim politik kerusuhan lain yang "dimainkan" semakin menggelinding serius dan dapat "out of control". Referendum pemisahan menjadi semakin besar gaungnya.

Mengingat di Papua kepentingan asing ikut menentukan, maka gerakan kemandirian akan meminta dukungan internasional. PBB pun ikut berbicara dan sangat mungkin "menekan Indonesia".

Nah jika referendum Papua diberikan sudah bisa dipastikan rakyat Papua akan lebih senang melepaskan diri dari Republik Indonesia. Emosi politik kekinian sangat mendukung untuk berpisahnya Papua dari Indonesia.

Kebijakan lemah yang didukung kewibawaan Presiden yang juga lemah mempercepat pencapaian tujuan. "Saya Pancasila saya Indonesia" lebih pada pernyataan daripada kemauan dan kemampuan. Kesibukan memikirkan "proyek" bisa melepas bagian dari negara. Proyek yang juga tidak jelas untuk kesejahteraan rakyat atau untuk keuntungan diri dan golongan. Bukan rahasia jika pada hutang, investasi, proposal proyek, serta penjualan aset itu ada komisi dan celah korupsi. Mentalitas jabatan tidak sejalan dengan pengabdian.

Pemindahan ibukota yang diributkan berbalas pada keributan Papua. Ada sinisme pindah saja ibu kota ke Papua atau Beijing sekalian. Memang Jokowi dinilai sebagai Presiden dengan kebijakan yang tidak ajeg dan "semau maunya". Keributan Papua ditangani dengan "semau maunya" karena jangan jangan itu pun adalah bagian dari proyek "semau maunya" juga. Bermain di arena yang berbahaya. NKRI taruhannya. Papua bisa lepas dengan mekanisme Referendum

Efek domino akan terjadi. Aceh atau Maluku atau lainnya akan mengikuti tuntutan kemandirian. Jawa Barat tidak terkecuali. Pada Propinsi yang Jokowi "dimenangkan" saja bisa terjadi seperti ini, apalagi pada Daerah dimana Jokowi "kalah" yang artinya "tidak dipercaya" apakah itu sebagian besar Sumatera ataukah Jawa Barat dan Banten.

Referendum Jawa Barat akan menjadi agenda respons cepat. Referendum bukan makar atau pemberontakan, tetapi kemauan rasional dan konstitusional dari rakyat dan masyarakat yang ingin berjalan mandiri dengan kepemimpinan yang kuat. Ada kekecewaan fundamental pada langkah atau kebijakan politik yang terjadi.

Apalagi jika dirasakan ada "perampokan" atas kedaulatan rakyat. Rasionalitas dan obyektivitas berdasarkan pertimbangan dan pertanyaan akan lebih maju bersama atau mandiri kah Jawa Barat. Tentu diawali diskursus dan dapat diakhiri dengan tuntutan.

Oleh karena itu, untuk menjaga tetap berada dalam NKRI maka penyikapan soal Papua mesti serius dan jangan jadikan sarana kasus ini untuk maksud "bagi bagi kursi" di Pemerintahan. Rakyat muak melihat permainan yang hanya mementingkan diri, kroni, dan partai semata.

Jangan sampai ada pemikiran jika Papua bisa merdeka, mengapa juga tidak dengan Aceh, Sumatera Barat atau Jawa Barat? Moga Jokowi dan lingkarannya lebih arif dan menjadi negarawan, bukan pemburu dan penikmat kursi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Kamis, 13 Aug 2020 23:46

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Kamis, 13 Aug 2020 21:15

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Kamis, 13 Aug 2020 21:00

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Kamis, 13 Aug 2020 20:51

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Kamis, 13 Aug 2020 20:35

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Kamis, 13 Aug 2020 20:15

Ruang Publik dalam Genggaman Kekuasaan

Ruang Publik dalam Genggaman Kekuasaan

Kamis, 13 Aug 2020 19:50

Remaja Kehilangan Arah VS Remaja Sukses Dunia Akhirat

Remaja Kehilangan Arah VS Remaja Sukses Dunia Akhirat

Kamis, 13 Aug 2020 19:46

Komandan AS Untuk Timur Tengah Peringatkan Meningkatnya Ancaman Islamic State di Barat Suriah

Komandan AS Untuk Timur Tengah Peringatkan Meningkatnya Ancaman Islamic State di Barat Suriah

Kamis, 13 Aug 2020 19:33

Arti Hidupku

Arti Hidupku

Kamis, 13 Aug 2020 19:02

Setop Orientasi Untung dalam Kerjasama Vaksi Covid-19

Setop Orientasi Untung dalam Kerjasama Vaksi Covid-19

Kamis, 13 Aug 2020 18:45

Kuasa Korporasi Atas Pejabat Negeri

Kuasa Korporasi Atas Pejabat Negeri

Kamis, 13 Aug 2020 18:38

Kritik Itu Perlu

Kritik Itu Perlu

Kamis, 13 Aug 2020 17:43

Soal Vaksin, Fahira Idris: Masih Uji Klinis, Disiplin dan Percepatan Penanganan Jangan Menipis

Soal Vaksin, Fahira Idris: Masih Uji Klinis, Disiplin dan Percepatan Penanganan Jangan Menipis

Kamis, 13 Aug 2020 17:17

Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Kamis, 13 Aug 2020 11:40

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus Aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus Aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X