Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.957 views

Sekularisasi Ala Jokowi

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Semangat Pemerintah melakukan upaya penangkalan radikalisme dan intoleransi nampaknya tanpa kejelasan tujuan, mekanisme, dan batasan. Akibatnya menjadi tendensius dan berdampak luas. Nilai keislaman dan umat Islam dikesankan menjadi sasaran.

Meski semua Kementrian diamanatkan mengangkat isu ini, bahkan telah dibuat SKB sebelas instansi, namun masyarakat melihat bahwa keagamaan adalah "mainstream" dari isu. Kementrian agama menjadi sektor terdepan. Dan ini mulai dirasakan sebagai ketidakadilan kebijakan Pemerintahan Jokowi. Radikalisme ternyata diidentikan dengan ajaran Islam.

Kebijakan soal "cadar" "celana cingkrang" mungkin masih dinilai sumier, akan tetapi setelah masuk pada perubahan kurikulum barulah serius. Direktorat Pendidikan Islam Kemenag membuat Surat Edaran No B-4339/DJ.I.I/PP.00/12/2019 yang ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) H. Ahmad Umar telah menarik materi ujian madrasah yang mencantumkan konten "Khilafah" dan "Jihad".

Tentu aturan seperti ini menimbulkan reaksi publik. DPR RI Komisi VIII yang antara lain membidangi agama pun mempermasalahkannya. Penghapusan konten ini meresahkan karena masalah Khilafah dan Jihad sulit untuk dipisahkan dari prinsip ajaran Islam.

Khususnya dalam kaitan kesejarahan. Wafatnya Nabi dilanjutkan oleh "Khulafaur Rasyidin". Lalu ada kekhalifahan Amawiyah, Abbasiyah, hingga Utsmaniyah. Islam mencatat banyak kegemilangan peradaban di bawah sistem kekhalifahan.

Jihad lebih prinsip lagi. Al Qur'an banyak memuat ayat ayat jihad. Menghapus jihad sama dengan menghapus ayat Qur'an. Kezaliman luar biasa. Menghapus memori jihad dari siswa Madrasah sama saja dengan "brain washing" atas bagian dari ajaran Islam. Memotong motong bagian ajaran mengarah pada apa yang dinamakan dengan sekularisasi.
Deradikalisasi identik dengan sekularisasi.

Jika ini yang kini dimaksudkan dengan Islam "wasathiyah" maka ini adalah kejahatan yang tersistematisasi.

Bahwa kita tidak setuju dengan HTI yang memperjuangkan ide Khilafah itu boleh boleh saja, akan tetapi menghapus Khilafah dari memori umat adalah salah. Sejarah kegemilangan tidak boleh dihapus oleh rezim manapun. Jika sampai rezim Komunis juga ingin menghilangkan ini, wajib umat Islam untuk melawan dan menghancurkannya.

NKRI dimerdekakan dari penjajahan asing karena doktrin jihad. Jihad adalah kekuatan dan senjata umat melawan ketidakadilan dan penindasan. Karena jihad bangsa ini tetap eksis dan umat Islam menjadi modal dasar bangsa. Tentu dengan tidak mengubah dan tetap menghargai keragaman. Jihad bermakna konstruktif bukan destruktif. Karenanya salah memaknai jihad dengan kacamata buram.

Sekularisasi adalah model Turki saat dipimpin Kemal Ataturk. Hancurlah peradaban Islam saat itu. Jika konten "khilafah" dan "jihad" dihapus dari ruang pendidikan dan masjid maka ini artinya memang sekularisasi sedang dijalankan. Umat Islam tak bisa dan tidak boleh menerima kebijakan seperti ini.

Rezim Jokowi memang senang buat kegaduhan. Tidak membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Toleransi hanya slogan. Sebenarnya rezim yang dibangun adalah rezim intoleran. Tak suka keberagaman. Rezim yang berteriak waspadai radikalisme, padahal rezimlah yang mengambil kebijakan radikal. Ketentraman umat Islam diusik.

Mau dibawa kemana negara ini Pak Jokowi ?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Pakar Dermatolog Tidak Anjurkan Mandi Air Panas

Pakar Dermatolog Tidak Anjurkan Mandi Air Panas

Jum'at, 24 Jan 2020 09:31

Milad ke-7, Kiprah Indonesia Halal Watch Diapresiasi LPPOM MUI

Milad ke-7, Kiprah Indonesia Halal Watch Diapresiasi LPPOM MUI

Jum'at, 24 Jan 2020 08:43

Komisi Fatwa MUI Tegaskan Tidak Membahas Fatwa Netflix

Komisi Fatwa MUI Tegaskan Tidak Membahas Fatwa Netflix

Jum'at, 24 Jan 2020 07:10

Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Kamis, 23 Jan 2020 22:45

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Kamis, 23 Jan 2020 22:20

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 22:19

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

Kamis, 23 Jan 2020 22:13

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Kamis, 23 Jan 2020 20:35

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Kamis, 23 Jan 2020 20:06

Harun Masiku Novel Baru

Harun Masiku Novel Baru

Kamis, 23 Jan 2020 18:15

KPK Makin Tak Berdaya

KPK Makin Tak Berdaya

Kamis, 23 Jan 2020 15:10

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Kamis, 23 Jan 2020 14:45

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Kamis, 23 Jan 2020 14:38

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 23/01/2020 13:39

Fix Hijab Perintah Allah