Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.692 views

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Oleh: Roni Tabroni (Dosen Ilmu Komunikasi UMBandung)

Menjelang akhir semester genap di tahun 2020 ini, sepertinya berbagai Perguruan Tinggi kembali melakukan evaluasi terhadap proses belajar yang telah dilaluinya.

Evaluasi yang kemungkinan besar dilakukan secara daring (dalam jaringan) ini, justru mengevaluasi pembelajaran daring itu sendiri. Para dosen menyampaikan berbagai catatan pembelajaran dengan pengalaman yang berbeda-beda, walaupun pada kenyataannya mengalami masalah yang sama. 

Selama berada di rumah, proses pembelajaran yang dilakukan secara daring ini memanfaatkan berbagai aplikasi yang tersedia, mulai dari zoon, google meet, WhatsApp Grup, dan lain sebagainya. Semuanya dilakukan terkadang bergantian, sangat jarang yang melakukannya secara tetap berada pada aplikasi yang sama. 

Mengingat problem mahasiswa dan juga dosennya sendiri, terutama yang berada di daerah-daerah, mengalami kendala pada tingkat aksesibilitas internet. Kendala itu biasanya karena persoalan jangkauan sinyal juga keterbatasan paket internet. Problem ini bukan berarti tidak ada di perkotaan, sebab beberapa kampus, terutama dengan segmen menengah ke bawah, mengalami hal serupa. Apalagi ketika mahasiswanya sudah pulang kampung, persoalan daring ini menjadi-jadi. 

Tetapi, di antara problem yang senantiasa muncul yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan menjangkau sinyal internet dan kemampuan membeli paket internet, justru yang tidak kalah beratnya adalah persoalan finansial anak didik yang menghawatirkan. Sebagaimana diketahui publik, persoalan belajar memang bisa disiasati – bahkan guru di pedesaan sampai ada yang menjangkau anak didiknya ke rumah-rumah – tetapi ada hal yang yang diluar jangkauan pengelola Perguruan Tinggi yaitu terkait kemampuan ekonomi mereka. 

Pandemi covid-19 yang menggerus tatanan kehdupan masyarakat, telah membuat masyarakat kesulitan ekonomi, khususnya mereka yang hidup dari pendapatan harian. Bahkan sebagain para karyawan yaitu kaum gaji pun banyak yang dirumahkan. Secara tiba-tiba orang-orang yang berada di sebuah industri atau perusahaan raksasa, harus kehilangan mata pencahariannya. Sebagian lagi, bagi mereka yang mungkin masih beruntung, harus bekerja separoh waktu, artinya tidak kehilangan pekerjaan, tetapi penghasilannya menurun tajam. 

Kondisi krisis ekonomi yang sangat massif itu mau tidak mau kemudian menggeser cara mengalokasikan anggaran masyarakat pada hal-hal yang bersifat pokok, seperti sembako atau barang-barang yang dapat menopang kehidupannya. Sedangkan kuliah menjadi terabaikan. Artinya, orang tua, dan mahasiswa sendiri, tidak menjadikan bayar kuliah sebagai prioritas utama, sebab ada kebutuhan yang jauh lebih mendesak. Dalam situasi sangat sulit, keputusan itu harus diambil, walaupun mungkin bukan keinginannya.

Di sinilah saya kira bagaimana negara turun tangan, memberikan solusi praktis yang langsung dirasakan kemanfaatannya. Di saat-saat krisis seperti itu, kemungkinan mahasiswa membutuhkan topangan anggaran yang dapat memenuhi kewajibannya kepada kampus masing-masing, tidak lebih dari itu. Artinya kebutuhan membeli buku, atau hal-hal yang tidak terlalu mendesak bisa dikesampingkan. 

Untuk itu, bantuan yang sifatnya langsung untuk mengatasi persoalan beban biaya rutin seperti uang semesteran, dangat dibutuhkan. Negara di sini dapat hadir menjadi juru selamat bagi ribuan mahasiswa yang mungkin menunggu kehadirannya. Sehingga munculnya kebijakan Mendikbud tentang kebijakan untuk mendukung mahasiswa dan sekolah yang terdampak covid-19 sangat membantu. Ketiga bantuan itu seperti dukungan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Dana Bantuan UKT Mahasiswa, kemudian menyangkut Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja. 

Kebijakan ini dapat saja disebuta sebagai terobosan, sebab hadir di saat masyarakat, khususnya mahasiswa dan orang tua nya sangat membutuhkan. Sebab bagaimanapun persoalan kuliah bukan hanya keinginan tetapi juga persoalan kemampuan. Sedangkan, di saat krisis, tidak semua kampus dapat membantu mahasiswanya yang terkena dampak pandem ini. Walaupun sebenarnya, ada saja kampus yang berkecukupan kemudian memberikan bantuan, minimal untuk sekedar pembelian paket internet, atau sebagiannya lagi yang memberikan potongan SPP bagi mahasiswanya. 

Tetapi sekali lagi, pandemi covid-19 ini memang sangat luar biasa, sehingga tidak banyak kampus yang memiliki kemampuan untuk memberikan solusi dari sisi finansial ini. Sebab, jika kita melihat lebih dalam lagi, justru banyak kampus yang keteteran untuk memenuhi kewajiban dalam menggaji dosen dan karyawannya, sebab salah satu persoalannya adalah mahasiswa yang mengendor dalam melakukan pembayaran semesteran tersebut. 

Bantuan di saat pandemi bagi mahasiswa dan juga pelajar dari pemerintah tentu saja menjadi solusi kongkrit. Sebab saat ini, selain kebutuhan jaringan internet dan harga paket yang diharapkan lebih murah, adalah adanya bantuan untuk membayar kewajibannya ke kampus masing-masing. Dengan demikian, diharapkan program tersebut dapat menjaga stabilitas belajar dan semangat mahasiswa untuk tetap bertahan sebagai insan pembelajar, walaupun tetap ada di rumah.  

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Sabtu, 28 Nov 2020 17:15

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Sabtu, 28 Nov 2020 13:13

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sabtu, 28 Nov 2020 13:10

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Sabtu, 28 Nov 2020 12:05

Bulu Kucing Najis?

Bulu Kucing Najis?

Sabtu, 28 Nov 2020 11:15

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Sabtu, 28 Nov 2020 09:27

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Sabtu, 28 Nov 2020 08:59

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

Sabtu, 28 Nov 2020 07:53

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 27/11/2020 11:39

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan