Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.413 views

Setop Orientasi Untung dalam Kerjasama Vaksi Covid-19

 

Oleh:

Fita Rahmania, S. Keb., Bd. || Aktivis Fikrul Islam

 

GONG kerjasama vaksin Covid-19 antara Indonesia dengan perusahaan vaksin asal China mulai ditabuh. Dilansir dari detik.com, Indonesia sudah menerima 2.400 dosis vaksin Covid-19 dari China yang siap diuji coba ke manusia mulai Agustus 2020. Vaksin tersebut merupakan hasil riset dari Sinovac Biotech Co. yang merupakan perusahaan biofarmasi yang fokus pada penelitian, pengembangan, pembuatan, dan komersialisasi vaksin. Sinovac Biotech Co. berbasis di Beijing, China. Begitu sampai di Indonesia per 19 Juli kemarin, vaksin ini langsung diserahkan ke PT Bio Farma (Persero) untuk melalui tahap uji coba.

Saat ini, uji klinis vaksin buah kerjasama perusahaan Badan Umum Milik Negara (BUMN) tersebut dengan Sinovac tengah berjalan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad). Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) telah menggelar imunisasi perdana, Selasa, 11 Agustus 2020. Sebanyak 20 orang relawan disuntik calon vaksin buatan Sinovac di Rumah Sakit Pendidikan Unpad di Bandung. Sebelumnya para relawan sudah melakukan serangkaian pemeriksaan demi terpenuhinya ketentuan uji klinis vaksin. Manajer Lapangan Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Eddy Fadlyana mengatakan pihaknya telah memeriksa 20 orang calon relawan yang akan divaksinasi Senin 10 Agustus 2020. Pemeriksaan kesehatan termasuk swab test. Berdasarkan taksiran tim riset antara 2-4 persen hasilnya berpotensi positif. (tempo.co)

Dirilis oleh kompas.com, Presiden Joko Widodo yang juga hadir dalam penyuntikan perdana vaksin covid-19 di Universitas Padjajaran, Bandung berharap uji klinis fase III vaksin Covid-19 asal China bisa selesai dalam waktu enam bulan. Dengan begitu, vaksin tersebut bisa segera diproduksi dan disuntikkan ke masyarakat pada Januari tahun depan. Presiden juga menambahkan meski dikembangkan oleh perusahaan biofarma asal China Sinovac Biotech Co., namun Jokowi memastikan vaksin itu akan diproduksi massal di dalam negeri. Jika terbukti dapat menangkal virus corona tanpa efek samping, produksi massal akan dilakukan PT Bio Farma. Menurut dia, perusahaan plat merah tersebut bisa memproduksi hingga 250 juta vaksin per tahun.

Sekertaris Perusahaan PT Bio Farma Bambang mengungkapkan, dalam kerja sama dengan Sinovac, ada proses transfer teknologi. Dimana transfer teknologi yang dimaksud yakni  dari downstream ke upstream (kompas.com). Dengan kata lain pihaknya masih sangat bergantung pada starter yang dibeli dari China. Sehingga selama negeri ini belum bisa menemukan vaksinnya sendiri, maka selama itu pula korporat asing akan terus memegang kendali. Dan pada akhirnya rakyatlah yang rugi. Suatu hari bisa saja vaksin tak lagi bisa didapatkan secara percuma karena fluktuasi harga yang bebas dimainkan oleh si pemilik bahan baku.

Oleh karenanya, kerjasama antara BUMN dengan perusahaan asing asal China ini perlu mendapat pengawalan ketat, sebab sangat rentan dikomersialisasi. Bukan hal baru bahwa vaksin memang telah jadi barang dagangan di seluruh dunia. Para kapitalis tak melewatkan apapun untuk dijadikan lahan bisnis di segala situasi, pun saat pandemi. Sebelumnya alat-alat medis sebagai persenjataan menangkal pandemi juga banyak diimpor dari negara lain.

Mindset bahwa negeri ini ‘tidak mampu’ harus dibuang jauh. Atau justru mindset ini sengaja dibuat sebagai dalih oleh segelintir pihak untuk menjadikan kepentingan umum demi meraup keuntungan pribadi?

Indonesia dengan sistem ekonomi kapitalisnya tentu tidak lepas andil dalam mensukseskan kepentingan kapitalis global. Salah satunya dengan keikutsertaannya dalam perdagangan vaksin skala internasional. Dan tanpa disadari rakyatlah yang dipaksa membeli. Apalagi vaskin adalah kebutuhan jangka panjang demi pencegahan wabah korona di kemudian hari.

Demikian cara pengusung sistem ekonomi kapitalis dalam mengurus kepentingan publik yang sangat bertolak belakang dengan sistem Islam. Islam mewajibkan negara tidak menjadikan orientasi keuntungan sebagai pertimbangan dalam pengambilan suatu kebijakan, termasuk dalam hal penyediaan vaksin. Namun, harus berpaku pada kemaslahatan umum yang berfokus dalam pemilihan obat sesuai studi kelayakan dengan keamanan tanpa memerdulikan keuntungan materiil pihak tertentu. 

Will Durant dalam The Story of Civilization menyatakan, “Islam telah menjamin seluruh dunia dalam menyiapkan berbagai rumah sakit yang layak sekaligus memenuhi keperluannya.  Contohnya, Bimaristan yang dibangun oleh Nuruddin di Damaskus tahun 1160 telah bertahan selama tiga abad dalam merawat orang-orang sakit tanpa bayaran dan menyediakan obat-obatan gratis.  Para sejarahwan berkata bahwa cahayanya tetap bersinar tidak pernah padam selama 267 tahun.”

Islam telah membuktikan tajinya di sepanjang sejarah keemasannya. Sekarang saatnya kita mawas diri akankah tetap bertahan dengan kondisi seperti ini, jika racun kapitalis pun masih enggan dilepaskan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:28

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X