Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.152 views

Karena Ini Nih Umat Islam Gak Maju-maju

 

Penulis

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Millenial

 

UMAT Islam adalah umat yang memimpin, terdepan, dan inovatif membangun peradaban. Inilah yang Allah sampaikan di QS. Ali Imran ayat 110:

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah." 

Namun, fakta hari ini tidak demikian. Umat Islam lekat dengan kehinaan. Narkoba, seks bebas, liberalisme, sekularisme adalah bagian dari umat Islam hari ini, bahkan para remajanya. Bagaimana bisa terjadi? Padahal Allah sendiri yang mengatakan bahwa kita adalah umat terbaik. Apakah Allah berbohong? 

Salah satu penyebab runtuhnya peradaban Islam, dengan momen yang terlukis sejarah pada 1924 di Turki Utsmani adalah jauhnya umat Islam dari pemahaman Islam. Ratusan tahun sebelum itu, tsaqofah asing masuk melalui misionaris. Kodifikasi hukum juga membuat umat berhenti berijtihad, maka inovasinya mati.

Setelah runtuhnya khilafah Turki Utsmani, kondisi kaum muslimin lebih parah lagi. Mereka dipotong-potong dalam sekat nation state dan sibuk dengan rumah tangganya sendiri. Amar ma'ruf nahi munkar menjadi barang mahal. Seolah hanya beliau yang bersorban dan berpeci saja yang pantas untuk menyuarakan Islam.

Padahal, kata Allah kita adalah umat terbaik. Perhatikan kalimat selanjutnya. "menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah." Salah satu indikasi sebagai umat terbaik adalah sebab umat Islam melakukan amar ma'ruf nahi munkar, alias berdakwah.

Kita lihat hari ini, dakwah seolah suatu hal ekslusif. Seolah, hanya pemegang kartu VIP yang boleh melakukannya. Ialah orang-orang yang memilik pondok pesantren, sekolah agama bahkan sampai ke luar negeri, atau mondok tekun sampai kepala terhuyun. Jika tak ada aroma yang mendekati hal ini, jangan harap berdakwah. Tidak pantas. Begitulah yang ada di benak umat hari ini, termasuk para tokohnya.

Padahal, syariat dakwah tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang "memenuhi standar". Standar yang demikian tentu akan membatasi kesadaran dakwah yang merasa "tidak memenuhi standar". "Ah, aku kan bukan anak yai, aku bukan ustaz, aku gak pantas berdakwah." Begitu. 

Inilah salah satu faktor yang menghambat kebangkitan Islam, faktor yang membuat umat Islam jalan di tempat. Padahal, dakwah itu wajib bagi siapa saja, apapun latar belakangnya, usia, pekerjaan, status. Semua wajib berdakwah.

Bayangkan, ketika umat Islam menyadari penuh kewajiban berdakwah dan mereka mengupayakannya dengan lihai dan penuh seni, maka umat ini akan terbangun menjadi umat yang peka terhadap kezaliman. Mereka akan terbiasa menuntut keadilan sesuai porsinya masing-masing. Di mana kaki berdiri, di situ Islam dijunjung tinggi.

Sebaliknya, jika umat Islam abai terhadap aktivitas amar ma'ruf nahi munkar lahirlah umat yang cuek, bodo amat, abai dengan segala kezaliman. Inilah realitas umat hari ini. Mereka terbiasa dididik diam. Kezaliman dipersilahkan riwa-riwi. 

Silahkan berdakwah sesuai porsi kita. Jika kita siswa, ajaklah teman dan saudara seusia datang ke majelis ilmu, puji ketaatannya pada Allah, tegur kesalahannya pada Allah. Itu dakwah. Artinya kita peduli dengan mereka. Jika kita suami, didiklah istri dengan Islam. Tegurlah dengan bahasa yang teduh untuk memperbaiki kezaliman yang mungkin belum disadari oleh istri. Siapa pun kita, apapun status kita di masyarakat kita punya peran besar dalam perbaikan kondisi umat.

Bahkan rasulullah pun berdakwah. Beliau tidak hanya menyeru, tapi beliau juga meriayah urusan umatnya. Beliau bukan sekadar dai, menyampaikan Islam lalu pergi, tidak. Tapi beliau adalah aktivis politik. Jangan maknai politik dengan gambaran politik praktis saat ini. Politik yang dimaksud adalah riayatul suunil ummat (mengurusi urusan umat). 

Coba kalau Rasul hanya dai tanpa beliau mengurusi, mengapa rasul capek-capek berdakwah 13 tahun di Makkah? Kalau beliau tidak menghendaki perubahan, untuk apa beliau bersusah payah hijrah ke Madinah? Hijrahnya beliau tentu saja dalam rangka menciptakan lingkungan yang ideal untuk menerapkan Islam. Tak tiba-tiba, sebelum hijrahnya beliau melakukan aktivitas politik lainnya dengan mengirimkan Mus'ab bin Umair untuk menyiapkan Madinah dan menjadi sumber info kondisi terbaru di sana.

Inilah sejatinya Islam. Kita dikatakan Allah sebagai umat terbaik lantaran Islam mengajarkan dakwah. Jangan pernah menyepelekan dakwah yang kita lakukan. Tapi upayakan berdakwah sekuat tenaga.

Namun, tetap ada catatan kecil sebelum kamu berdakwah:

1. Ngaji dengan guru. Dengan mengkaji Islam artinya kamu sedang menyusun tenaga untuk suatu hari nanti siap menyuarakannya.

2. Belajarlah dari hal terkecil setidaknya mengingatkan orang lain untuk salat dan menutup aurat.

3. Niatkan karena Allah ta'ala. Semoga terhitung sebagai upaya kita memantaskan diri di hadapan Allah sebagai umat terbaik.

Semoga kita sama-sama sadar dan ikut andil dalam upaya kebangkitan peradaban Islam. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Ahad, 02 Oct 2022 21:17

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Ahad, 02 Oct 2022 20:25

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38


MUI

Must Read!
X