Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.232 views

Vaksin Booster, Efektifkah?

 

Oleh:

Fita Rahmania, S. Keb., Bd

 

MUNCULNYA virus Covid-19 varian baru yakni Omicron, cukup membuat dunia resah. Virus yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan ini bahkan telah masuk Indonesia. Dalam jumpa pers, Direktur Jendral WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan varian Omicron kemungkinan telah ada di banyak negara lainnya namun belum terdeteksi.

Melansir dari bbc.com Ketika para ilmuwan di Afrika Selatan menemukan varian Covid-19 yang belakangan dinamakan Omicron, mereka mencatat beberapa hal menonjol. banyaknya mutasi yang ditunjukkan oleh versi virus ini. Jaringan pakar internasional belum mendeteksi genetika kombinasi mutasi ini.

Lessells dan rekan-rekannya merasa bahwa sesuatu yang tidak biasa telah terjadi. Mereka yakin Omicron mengagetkan banyak orang karena berkembang dalam tubuh seseorang yang sistem kekebalannya yang lemah. Orang yang tinggal di kawasan sub-Sahara Afrika itu diduga mengidap HIV dan tidak menjalani pengobatan.

Setelah berkembang dalam tubuh orang itu, Omicron kemudian menyebar ke lebih dari 40 negara.

Di Indonesia sendiri, Siti Nadia Tarmidzi, selaku juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, mengatakan kasus positif Covid-19 varian Omicron bertambah menjadi 92 kasus pada Selasa (04/01). Dengan demikian, jumlah kasus varian Omicron di Indonesia secara keseluruhan mencapai 254 kasus.

Dari total kasus varian Omicron, menurut Siti Nadia Tarmidzi, sebanyak 239 di antaranya berasal dari pelaku perjalanan internasional atau disebut kasus impor. Adapun 15 kasus berasal dari transmisi lokal.

Dia menambahkan, sebagian besar kasus kondisinya ringan dan tanpa gejala (OTG). "Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%)," imbuhnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (04/01). (bbc.com)

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kasus, pemerintah mulai akan menerapkan kebijakan vaksin booster, selain tetap menjaga prosedur kesehatan yang ada.

Indonesia akan memulai program vaksinasi dosis ketiga atau booster pada Rabu, 12 Januari 2022. Program ini salah satu bentuk upaya lanjutan dari vaksinasi primer atau dosis penuh bagi 1 kali atau 2 kali suntik tergantung jenis vaksinnya. Vaksinasi booster ialah upaya mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun di populasi yang ditemukan berdasarkan hasil sero survei.

 

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan vaksinasi booster berbeda dengan istilah vaksinasi tambahan (additional dose) yang mungkin dibutuhkan saat imunitas individu tidak terbentuk dengan cukup setelah vaksinasi primer. Yang umumnya ditemukan pada penderita gangguan kekebalan tubuh.

Dari sisi kesehatan, setidaknya terdapat 3 alasan penting diberlakukannya kebijakan vaksin booster ini. Pertama, adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi terutama di tengah kemunculan varian-varian covid-19 baru termasuk varian Omicron. Merujuk studi meta analisis dan analisis regresi oleh Fekin dkk tahun 2021, diketahui bahwa efektivitas 4 vaksin yang sudah mendapatkan EUL dari WHO mengalami penurunan aktivitas sebesar 8% dalam 6 bulan terakhir pada seluruh kelompok umur. Dalam kurun waktu yang sama kepada orang dengan usia 50 tahun keatas, terjadi penurunan efektivitas vaksin sebesar 10% dan 32% untuk mencegah kemunculan gejala.

Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar sumber dari terjadinya penularan virus berasal dari pelaku perjalanan internasional atau disebut kasus impor. Tentu kebijakan vaksin booster ini akan kurang efektif tanpa ada kebijakan pencegahan masuknya pembawa virus dari luar negeri. Karena bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati.

Badan kesehatan dunia WHO juga mengutarakan bahwa cara-cara mengatasi Omicron bisa berupa karantina wilayah atau pembatasan perjalanan. (bbc.com)

Oleh karena itu, perlu kolaborasi yang tepat dalam menanggulangi varian virus baru ini. Apalagi Islam sudah memberikan solusi terhadap persoalan sebuah wabah penyakit. Di antara yang terpenting dari konsep penanganan pandemi Islam adalah tujuan, yakni eradikasi pandemi. Sebab pandemi Covid-19 faktanya identik dengan bahaya bagi kehidupan umat manusia, sedangkan Islam mengharamkan sesuatu yang berbahaya, sebagaimana Rasulullah saw. tegaskan dalam haditsnya yang artinya:

"Tidak boleh memudaratkan diri sendiri dan orang lain di dalam Islam.” (HR Ath-Thabrani).

Selain itu karakter sahih kepemimpinan politik Islam juga sangat dibutuhkan. Tidak saja berkapasitas sebagai pemimpin penanggulangan pandemi di dalam negeri, tetapi juga menjadi pemimpin tindakan sinkron dan model bagi dunia internasional. Hal ini meniscayakan untuk mampu mewujudkan komitmen internasional bagi terealisasinya tujuan bersama eradikasi. Dengan sendirinya, ini akan menyudahi kemunculan varian baru berbahaya berikut gelombang pandemi yang ditimbulkannya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X