Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.190 views

Menyucikan Allah Yang Maha Tinggi

Oleh Ustaz Bachtiar Nasir

 

ALLAH subhanahu wa ta’ala berfirman: “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi.” (QS al-A‘la [87]: 1)

Banyak sekali kata tasbih disebutkan dalam Al-Qur’an. Dalam bentuk yang bermacam-macam ia disebutkan 87 kali; baik dalam bentuk madhi (kata lampau), mudhari‘, amr (perintah), masdar, dan ism masdar. Kata-kata tasbih pada ayat ini berbentuk kata perintah.

Tasbih adalah menyucikan Allah baik secara keyakinan, perkataan, dan perbuatan dari hal-hal yang tidak layak untuk disematkan kepada Allah Yang Maha Suci.

Bertasbih secara ringkas berarti menyucikan Allah semua hal-hal yang tidak pantas, baik dalam bentuk sifat maupun perbuatan.

Misalnya dalam keseharian, jangan menyebut nama Allah di tempat yang kotor, jangan mengidentikkan Allah dengan hal-hal yang kotor, jangan berbicara tentang Allah dengan candaan-candaan yang merendahkan sifat Allah, dan jangan juga mendamprat takdir Allah.

Jangan sebut nama Allah sedang hatimu tidak sedang mengagungkan-Nya. Jangan membaca Al-Qur’an sedang hatimu masih lalai mengingat Allah.. ini berarti kamu tidak sedang menyucikan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Misalnya juga, jangan berdzikir sementara prilakumu tidak menunjukkan bahwa kamu sedang berdzikir kepada Allah.

Dalam menyebut nama-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya, dan membaca kitab suci-Nya, jangan dalam keadaan tidak mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Termasuk benda-benda yang tertulis lafzhul jalalah Allah, dan asmaul husna dan sifat-sifat-Nya yang Tinggi tidak boleh dibawa ke tempat-tempat kotor, bukan hanya di toilet, di semua ruang-runag yang hina, dan di tempat-tempat maksiat juga sucikanlah Allah subhanahu wa ta’ala. Ini dari hal yang sederhana.

Di dalam surah al-A‘la ayat 1, kita diperintahkan untuk menyucikan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari sisi tauhid rububiyyah.

Dari hal yang sederhana, ketika kita melihat ciptaan-ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka lihatlah matahari yang energinya tidak habis, tidak ada yang bisa merubah matahari yang terbit dari timur menjadi terbit ke barat maka bertasbihlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ketika sunrise dan sunset, sucikanlah Allah subhanahu wa ta’ala. Begitu juga ketika berada di pantai melihat lautan, sucikanlah Allah subhanahu wa ta’ala:

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Q.S. Ali Imran (3) : 191)

Orang-orang yang terbiasa menyucikan Allah dari hal-hal yang sederhana, -in syaa Allah- dia termasuk orang yang disucikan Allah subhanahu wa ta’ala dan akan ditinggikan derajatnya oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan hidupnya akan penuh dengan keberkahan.

Seandainya Nabi Yunus `alaihis salam bukan orang suka bertasbih tentu ia akan berada dalam perut ikan hingga hari dibangkitkan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” (Q.S. ash-Shaffat (37) : 142-144)

Ketika kita menggunakan akal pikiran kita dan berangkatnya dari menyucikan Allah subhanahu wa ta’ala, maka kita akan menemukan hal-hal hebat dalam hidup kita. Dan puncaknya adalah ketika Allah memberikan taufik-Nya kepada kita untuk senantiasa bertasbih kepada-Nya.

Ketika sujud dan ruku’ kita semua bertasbih kepada-Nya, akan tetapi sedikit yang memahami apa maksud dari bacaan tasbihnya. Apa maksud dari subhaana rabbiyal ‘Azhiim wa bihamdihi? Apa maksud dari subhaana rabbiyal A‘laa wa bihamdihi?

Seandainya kita faham ketika ruku‘ kita menyucikan Allah yang Maha Agung dan ketika sujud kita menyucikan Allah yang Maha Tinggi, maka tentu kita akan seperti para sahabat Nabi shallallahu `alaihi wa sallam yang kuat berlama-lama dalam sujud dan ruku’nya.

Ketika kita paham bahwa ketika kita shalat kita menyucikan Allah subhanahu wa ta’ala tentu kita akan menikmati shalat kita dan memperbanyak rakaat shalat. Kenapa kita harus bertasbih atas nama Allah Yang Maha Tinggi?

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya), dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk, dan yang menumbuhkan rumput-rumputan, lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.” (Q.S. al-A‘laa [87] : 2-5)

Pertama, kita bertasbih kepada Allah, karena Alla-lah yang menciptakan kita dari belum ada sebelumnya tanpa contoh, dan Allah menyempurnakan penciptaan manusia.

Kalau ingin menjadi seorang yang senang bertasbih, maka ingatlah Allah subhanahu wa ta’ala yang menciptakanmu dan menyempurnakan penciptaanmu.

Kedua, Allah telah menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk.

Lihatlah kaki dan tangan kita, keduanya seimbang, dan lihatlah anggota tubuh kita dan keinginan-keinginan kita. Allah juga memberikan hidayah-Nya kepada kita, agar keinginan kita senantiasa meraih hal-hal yang bermanfaat.

Ketiga, Allah telah menumbuhkan rumput-rumputan.

Ketika kita bisa makan daging kambing dan sapi itu karena hewan itu makan dari rerumputan. Dan Allah-lah yang menumbuhkan rerumputan tersebut

Keempat, dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman

Allah Subhanahu wa Ta’ala bisa merubah rerumputan tersebut menjadi kering. Begitu pula manusia yang segar kemudian seiring usia tubuhnya layu dan rapuh tulangnya.

Mari kita perbanyak bertasbih kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika bersujud ingatlah ayat-ayat tersebut (al-A‘laa : 1-5) maka kamu akan menikmati sujudmu dan semakin sempurnalah tasbihmu.

لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

“Bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. (Q.S. Al-Anbiya’ (21): 87)

Inilah tasbih Nabi Yunus `alaihis salam yang membuatnya terbebas dari berbagai kegelapan dan Ia pun terselamatkan.

Perbanyaklah bertasbih, maka kita akan menjadi orang yang beruntung. Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai ar-Rahman:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31


MUI

Must Read!
X

Selasa, 09/08/2022 08:34

FWB, Worth it Kah?