Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.035 views

Penyakit Tidak Menular Jadi Ancaman Serius

JAKARTA (voa-islam.com) - Dewasa ini epidemi atau wabah global seperti Penyakit Tidak Menular (PTM) di antaranya stroke, hipertensi, diabetes, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis menjadi ancaman serius.

"PTM menyebabkan sekitar 41 juta kematian di dunia setiap tahunnya dan merupakan penyebab utama kematian di dunia saat ini. PTM mempengaruhi semua orang, negara berpendapatan menengah ke bawah atau low-middle income countries (LMICs) seperti Indonesia, yang telah menanggung beban terbesar dengan sekitar 28 juta kematian, setiap tahunnya akibat PTM," kata Ketua dan pendiri Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST), Marzuki Darusman, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Kondisi layanan kesehatan saat ini menurut Marzuki umumnya masih bersifat reaktif. Bahkan, seringkali kurang memiliki kapasitas untuk mengobati penyakit tidak menular, terutama yang bersifat kronis jangka panjang seumur hidup.

Bagi individu, bisa meminimalkan risiko PTM dengan melakukan perubahan gaya hidup maupun dengan tidak melakukan aktivitas yang berbahaya. Misalnya merokok, merubah pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik yang aktif.

"Sayangnya, cara tersebut tidak selalu mudah bagi sebagian masyarakat," ujarnya.

Untuk memastikan hak mereka atas kesehatan, lanjut Marzuki, setiap individu paling tidak harus menyadari hak mereka atas informasi dan hak untuk menikmati manfaat dari kemajuan ilmiah.

"Ini harus mencakup pengetahuan tentang dan akses ke produk-produk alternatif atau kurang berbahaya seperti garam rendah sodium, gula rendah kalori, dan rokok alternatif," paparnya.

Terkait hal itu, pihaknya berupaya untuk mengurangi risiko kesehatan melalui inovasi-inovasinya. Sehingga diperlukan akses terhadap informasi tersebut, baik dari pemerintah maupun perusahaan.

"Kami di FIHRRST telah melakukan penelitian tentang hak atas informasi dan inovasi ilmiah di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan produk alternatif atau yang kurang berbahaya," ujarnya.

Terkait dengan pemerintah lanjut Marzuki, publik dapat memiliki peran aktif untuk melindungi kesehatannya. Publik harus memiliki akses ke produk-produk kurang berbahaya dengan pengetahuan yang cukup.

"Di sini, pemerintah harus terlibat dari tahap penelitian hingga dalam mengomunikasikan ke masyarakat. Pemerintah dapat memulai dengan mendorong keterlibatan publik dalam penelitiannya. Pemerintah juga perlu memberikan insentif dan menyelenggarakan forum-forum penelitian," katanya.

Pendiri dan Ketua dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Prof.Dr.drg. Achmad Syawqie menyebut perlunya dilakukan penelitian ilmiah yang lebih mendalam tentang produk tembakau alternatif dan hasilnya dibuka untuk umum.

"Ini mempertimbangkan berbagai manfaat dari konsep dan pendekatan pengurangan bahaya untuk menurunkan prevalensi merokok dan mempertimbangkan semakin banyak bukti independen dan penelitian ilmiah," katanya.

Selain itu, perlu dibuat peraturan perundang-undangan yang mencerminkan pemahaman terkini tentang sains dan teknologi secara transparan dan objektif. Apabila kementerian terkait telah mengevaluasi produk-produk tersebut, negara dapat mengizinkan pelaku usaha yang menghasilkan produk-produk alternatif, untuk dijual produk-produk tersebut kepada masyarakat dengan batasan-batasannya.

"Menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan informasi tersebut dengan cara yang mudah dipahami oleh publik. Perlu diteliti bagaimana cara warga mengonsumsi informasi, khususnya informasi tentang kesehatan. Terutama faktor-faktor yang dapat menghambat penyebaran informasi yang akurat seperti buta huruf dan penolakan-penolakan dari masyarakat," terangnya.

Dr. Ardini Raksanagara, dr., MPH dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, mengingatkan bahwa masyarakat berhak untuk memperoleh informasi terbuka.

"Upaya pemerintah untuk menyampaikan informasi harus lebih ditingkatkan melalui berbagai aplikasi kemajuan teknologi dan media, konsisten, dan memperkuat sistem informasi kesehatan," kata Ardini. [syahid/voa-islam.com]

sumber: inilah.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Ahad, 24 May 2020 22:00

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 21:45

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Ahad, 24 May 2020 21:34

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 09:35

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

Ahad, 24 May 2020 08:51

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

Ahad, 24 May 2020 07:44

Mengenai Zonasi Penyebaran Covid-19, Berikut Tanggapan Haedar Nashir

Mengenai Zonasi Penyebaran Covid-19, Berikut Tanggapan Haedar Nashir

Ahad, 24 May 2020 06:06

‘Kosong-Kosong’: Makna Hakiki Bersilaturahmi

‘Kosong-Kosong’: Makna Hakiki Bersilaturahmi

Ahad, 24 May 2020 05:34

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona

Ahad, 24 May 2020 05:20

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441H Jatuh Pada 24 Mei 2020

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441H Jatuh Pada 24 Mei 2020

Sabtu, 23 May 2020 23:42

Hari Raya Idul Fitri 1441 H: Memetik Buah Ramadhan

Hari Raya Idul Fitri 1441 H: Memetik Buah Ramadhan

Sabtu, 23 May 2020 22:16

Pakistan Kirim Pasokan Medis ke AS untuk Bantun Amerika Perangi Corona

Pakistan Kirim Pasokan Medis ke AS untuk Bantun Amerika Perangi Corona

Sabtu, 23 May 2020 20:15

FPKS Ajak Masyarakat Kritisi RUU HIP

FPKS Ajak Masyarakat Kritisi RUU HIP

Sabtu, 23 May 2020 19:32

Istiqamah Taat Pasca Ramadhan

Istiqamah Taat Pasca Ramadhan

Sabtu, 23 May 2020 19:23

Efek Corona Raksasa Minyak Dunia Derita Kerugian Lebih 20 Miliar USD Pada Kuartal Pertama 2020

Efek Corona Raksasa Minyak Dunia Derita Kerugian Lebih 20 Miliar USD Pada Kuartal Pertama 2020

Sabtu, 23 May 2020 19:00

Palestina Tolak Pasokan Medis Virus Corona Dari UEA Yang Dikirim Lewat Israel

Palestina Tolak Pasokan Medis Virus Corona Dari UEA Yang Dikirim Lewat Israel

Sabtu, 23 May 2020 13:41

Sepakat Berdamai, Asmadi Satpol PP yang Cekcok dengan Habib Umar Assegaf Dihadiahi Umrah

Sepakat Berdamai, Asmadi Satpol PP yang Cekcok dengan Habib Umar Assegaf Dihadiahi Umrah

Sabtu, 23 May 2020 10:05

Idul Fitri Serentak, Awal Persatuan Ukhuwah yang Tak Terkoyak

Idul Fitri Serentak, Awal Persatuan Ukhuwah yang Tak Terkoyak

Sabtu, 23 May 2020 09:09

Layakkah Penyelenggara Konser Amal Corona Minta Maaf?

Layakkah Penyelenggara Konser Amal Corona Minta Maaf?

Jum'at, 22 May 2020 23:19

Lelang Keperawanan, Kebebasan yang Kebablasan?

Lelang Keperawanan, Kebebasan yang Kebablasan?

Jum'at, 22 May 2020 22:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X