Kamis, 21 Syawwal 1447 H / 9 April 2026 13:36 wib
128 views
Meraih Kenikmatan dalam Shalat
Saudaraku, Jika dalam hidupmu engkau tidak menemukan kenikmatan dalam shalatmu—dalam rukuk, sujud, doa, dan munajatmu kepada Tuhanmu yang Maha Mulia dan Pemurah—lalu dari manakah lagi kenikmatan itu akan datang?
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wqasallam berkata kepada Bilal:
يا بلال! أقم الصلاة، أرحنا بها
“Wahai Bilal! Dirikanlah shalat, hiburlah kami dengannya.” Inilah gambaran yang diberikan Rasulullah SAW, petunjuk bagi setiap hati yang rindu kedamaian.
Shalat adalah ketenangan bagi hatimu, ketenangan bagi akalmu, ketenangan bagi pikiranmu, ketenangan bagi perasaan dan akhlakmu. Ia adalah ketenangan dalam seluruh makna kata itu -- damai yang memenuhi setiap sudut jiwa --.
Berbahagialah orang yang menemukan ketenangan itu sebelum meninggalkan dunia ini; baginya surga menanti dan akhir yang indah menjemput. Betapa beruntungnya kita dengan agama yang agung ini, dan betapa luasnya pahala yang mengalir dari Tuhan Yang Maha Pemurah, hingga setiap langkah kaki kita di bumi pun dihitung sebagai amal, kebaikan, dan ganjaran. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Allah Ta’ala berfirman:
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
“Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah mereka bergembira; itulah yang lebih baik dari segala yang mereka kumpulkan”.” (QS. Yunus: 58)
Kami memohon kepada Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas Arasy, agar menanamkan di hati kita kenikmatan shalat, manisnya munajat, dan ketulusan penghambaan yang murni. Amiin. [PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!