"Oleh karenanya kami tidak akan meminta maaf dan siap menempuh jalur hukum," ujar Roin dalam jumpa pers PAS di Masjid Istiqomah, Ahad petang (11/12).
Roin mengatakan, pihak PAS tidak pernah membubarkan KKR Natal tersebut. "Mereka yang membubarkan diri sendiri, setelah kami berbicara dengan mereka," katanya.
Oleh karenannya, kata dia, PAS meminta Persatuan Gereja Indonesia (PGI) meminta maaf atas pendeskreditan, penistaan dan penyebaran informasi yang tidak benar. Selain itu, PAS mengaku kecewa atas pernyataan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang meminta pihaknya meminta maaf atas kejadian pembubaran KKR tersebut.
"Kami tidak pernah membubarkan acara KKR itu, bahkan kami meminta mereka untuk melanjutkan kegiatannya tapi hanya sore hari saja," katanya.
Karena itu, jika disuruh meminta maaf, Roin menegaskan tidak akan meminta maaf dan memilih jalan hukum. "Jika Wali Kota Bandung akan membubarkan PAS itu haknya beliau," katanya. [rol/syahid/voa-islam.com]
Kemenhaj: KBIHU Mitra Strategis Sukseskan Penyelenggaraan HajiJum'at, 03 Jul 2026 16:26 |
|
Bahaya Mudah Menuduh Niat SeseorangJum'at, 03 Jul 2026 07:02 |
|
PKS Soroti Narasi BEM Psikologi UI soal Normalisasi LGBT, Minta Kajian Akademik yang UtuhJum'at, 03 Jul 2026 06:18 |
|
Studium Generale STIQ Ar-Rahman, UBN: Alquran Harus Menjadi 'Operating System' Kehidupan MahasiswaJum'at, 03 Jul 2026 04:16 |






