"Oleh karenanya kami tidak akan meminta maaf dan siap menempuh jalur hukum," ujar Roin dalam jumpa pers PAS di Masjid Istiqomah, Ahad petang (11/12).
Roin mengatakan, pihak PAS tidak pernah membubarkan KKR Natal tersebut. "Mereka yang membubarkan diri sendiri, setelah kami berbicara dengan mereka," katanya.
Oleh karenannya, kata dia, PAS meminta Persatuan Gereja Indonesia (PGI) meminta maaf atas pendeskreditan, penistaan dan penyebaran informasi yang tidak benar. Selain itu, PAS mengaku kecewa atas pernyataan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang meminta pihaknya meminta maaf atas kejadian pembubaran KKR tersebut.
"Kami tidak pernah membubarkan acara KKR itu, bahkan kami meminta mereka untuk melanjutkan kegiatannya tapi hanya sore hari saja," katanya.
Karena itu, jika disuruh meminta maaf, Roin menegaskan tidak akan meminta maaf dan memilih jalan hukum. "Jika Wali Kota Bandung akan membubarkan PAS itu haknya beliau," katanya. [rol/syahid/voa-islam.com]
Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi PPN Pembalut PerempuanSelasa, 03 Nov 2026 11:29 |
|
DSKS Tegaskan Tak Terlibat Aksi 411 Soloraya di Polres Sukoharjo, Imbau Umat Cermat Menyikapi AjakanSenin, 02 Nov 2026 13:03 |
|
Teror Jam 03.20 Di Asrama Putri Tahfidz, Polisi Biadab!Senin, 02 Nov 2026 11:07 |
|
Ponpes Al-Mukmin Ngruki Minta Penggeledahan Asrama Santriwati Hamalatul Qur’an Diusut TransparanSenin, 02 Nov 2026 10:44 |
|
Aksi Bela Islam Solo Raya Dijadwalkan Geruduk Polres Sukoharjo pada 4 NovemberSenin, 02 Nov 2026 10:35 |
|
Menegakkan Hukum Jangan Sampai Mengabaikan KemanusiaanSenin, 02 Nov 2026 10:13 |
|
Dr. Nashruddin Syarief Menguraikan Kekeliruan HermeneutikaAhad, 01 Nov 2026 15:30 |






