Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.419 views

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati, Lawan Branding Menyesatkan

JAKARTA (voa-islam.com)- Manusia adalah makhluk simbol. Kita berkomunikasi dengan simbol, berekspresi dengan simbol. Sebab simbol adalah bagian yang tidak terpisahkan dengan hidup manusia.

Dulu pas masih nggak beragama, pas SD saya sering gambar simbol’ S’ di dalam kotak segilima model berlian, Superman. Atau gambar kelelawar simbol Batman, atau laba-laba simbol Spiderman. 

Agak gede, saya senang basket, pakai simbol Orlando Magic dan Chicago Bulls kemana-mana, kalau punya baju pengennya angka 23, Michael Jordan, atau 1 Anfernee Hardaway.

Pas SMA, seneng bola, baju saya ganti nomor 9 garis hitam-biru nerazzuri Intermilan, Ronaldo. Atau nomor 10 warna merah Manchester United, Beckham. 

Kita semua berekspresi lewat simbol Itu semua sebelum Muslim. Saat sudah Muslim, simbol apa yang lebih keren dari kalimat tauhid? Laa ilaaha illa Allah Muhammadur Rasulullah? Tentu ini yang paling keren. Kenapa? Sebab inilah kalimat yang bakal saya share ke orang lain, andaikan saya ditanya, "Ada pesan terakhir sebelum mati?" Yakin banget, sebab kalimat itu gue banget! Gituloh.

Apalagi kita tahu lewat hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah punya bendera hitam dan putih, yang bertuliskan kalimat tauhid diatasnya. Bangga kan.

Nah, hanya mereka yang jadikan si Abu-abu sebagai rujukan yang bilang bahwa bendera putih dan hitam bertuliskan tauhid adalah bendera HTI, bendera teroris.

Harusnya bangga kan kalau anak-anak muda malah pride angkat bendera tauhid, kok bisa-bisanya ada yang sewot. Bahkan kata menteri agama ini urusan yang dianggap serius? Lucunya negeri berflower ini. 

Perbuatan kaum Nabi Luth nggak dianggap ancaman, seks bebas dan pendangkalan akidah jalan terus. Tapi yang disalahkan malah bendera tauhid Kalau nggak bendera ini yang dibanggain, mau bangga sama apalagi? Kalau nggak Islam yang ditanam ke anak-anak muda, lalu mau apalagi? Jahil jangan diboronglah.

Apalagi, bagaimana kalau ternyata semua ini adalah bagian daripada kampanye? Bertopeng judul "De-Radikalisasi" padahal sebenarnya adalah "De-Islamisasi?" Bagaimana? 

Lihat saja, penelitian, berita, pernyataan tokoh yang dinaikkan media dan penguasa saat ini. Selalu memosisikan bahwa radikal itu dekat dengan ulama, dekat dengan Islam. Mau menerapkan syariat, intoleran. 

Bicara Khilafah, radikal. Tapi curang dianggap biasa, kader partai berzina beramai-ramai malah masuk berita, eljibiti diberi ruang.

Perhatikan, saat ini bicara Khilafah itu lebih terlarang dari bicara legalisasi miras. Bendera tauhid Rasulullah sudah sama nilainya dengan bendera palu arit, miris. Semua adalah branding, yang pelakunya entah sadar entah tidak. Tapi semua yang berhubungan dengan Islam sepertinya harus dihapus, bernafsu sekali.

Lihat gegasnya penguasa saat ada bendera tauhid dikibarkan siswa MAN, dan taruna akmil. Bandingkan penyikapannya dengan kasus eljibiti, zina, dan lainnya di sekolah 2016 saja, terdata 300.198 terindikasi gay di Jawa Barat, 218.227 di Jawa Tengah. 

Survei KPAI pada 2014 menunjukkan 62,7 persen remaja melakukan seks di luar nikah. Mana bahaya yang sesungguhnya?

Ini baru sektor pergaulan bebas. Bukankah harusnya bahaya di depan mata ini yang dipikirkan penguasa? Masa depan NKRI? Dan seharusnya mereka paham, bahwa data-data di atas adalah hasil "promosi" nilai-nilai non-Islami yang selama ini ada, via tontonan, pelajaran, dan kebijakan publik.

Bukankah harusnya penguasa merasa lebih aman ketika pemuda justru bangga mengangkat bendera tauhid? Bukankah harusnya bangga kalau siswa pada salih? 

Bukannya malah mensimbolisasi bendera tauhid, rohis, ormas Islam, ulama, dan istilah Islam menjadi radikal, teroris dan ekstrimis. Islam itu solusi, bukan malah ditakut-takuti.

Bagi kaum Muslim, apakah Anda terima bila saat ini simbol Islam malah di-branding radikal? Bila tidak, banggalah dengan simbol-simbol Islam, tak perlu takut menggunakannya. Tak mungkin orang mencintai itu hanya di hati, ia harus diungkapkan. Dan apa yang lebih baik ketimbang kalimat tauhid? Kalimat yang kita hidup dan mati di atasnya, dan kita berbangkit dengannya, insyaallah.

*Ustaz Felix Siauw

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Sabtu, 14 Dec 2019 20:55

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Jum'at, 13 Dec 2019 22:17

Kalau Luthfi “Bendera” Alfiandi Dihukum Penjara

Kalau Luthfi “Bendera” Alfiandi Dihukum Penjara

Jum'at, 13 Dec 2019 21:18

Gelar Mukernas XII di Makassar, Wahdah Islamiyah Komitmen Jaga Kebersamaan Umat

Gelar Mukernas XII di Makassar, Wahdah Islamiyah Komitmen Jaga Kebersamaan Umat

Jum'at, 13 Dec 2019 20:17

Ribuan Umat Islam Solo Raya Ikuti Konvoi Simpatik Indonesia Damai Tanpa Penista Agama

Ribuan Umat Islam Solo Raya Ikuti Konvoi Simpatik Indonesia Damai Tanpa Penista Agama

Jum'at, 13 Dec 2019 19:41


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X