Selasa, 5 Safar 1448 H / 21 Juli 2026 15:15 wib
327 views
SiberMu Tawarkan Kuliah 100 Persen Online, Biaya Mulai 1 Jutaan Per Semester
YOGYAKARTA (voa-islam.com) – Transformasi digital di dunia pendidikan tinggi terus berkembang. Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) hadir sebagai salah satu pelopor perguruan tinggi berbasis digital di Indonesia yang menawarkan sistem perkuliahan 100 persen online, sehingga mahasiswa dapat mengikuti seluruh proses belajar dari mana saja tanpa harus datang ke kampus.
Model pembelajaran ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern, terutama para pekerja, pelaku usaha, maupun lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan sistem yang lebih fleksibel. Seluruh kegiatan akademik, mulai dari perkuliahan, diskusi, hingga evaluasi pembelajaran, dilakukan melalui platform digital yang telah disiapkan kampus.
Selain fleksibilitas, SiberMu juga menawarkan biaya kuliah yang relatif terjangkau. Pada jalur tertentu, mahasiswa dapat menempuh kuliah dengan biaya sekitar Rp1,19 juta per semester untuk program paruh waktu, sementara tersedia pula pilihan program penuh waktu sesuai kebutuhan mahasiswa.
Universitas yang memperoleh izin operasional dari Kemendikbudristek pada tahun 2021 ini kini telah mengantongi akreditasi institusi "Baik" dari BAN-PT hingga 2029. Sejumlah program studinya juga telah memperoleh akreditasi dan diselenggarakan melalui sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Kehadiran SiberMu menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan konsep belajar yang tidak dibatasi ruang dan waktu, perguruan tinggi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat di berbagai daerah, termasuk mereka yang selama ini sulit mengakses pendidikan tinggi secara konvensional.
Perkembangan kampus digital seperti SiberMu menunjukkan bahwa pendidikan tinggi kini memasuki babak baru. Fleksibilitas belajar, biaya yang lebih terjangkau, serta dukungan teknologi menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda di era digital. Meski demikian, kualitas pembelajaran, kedisiplinan mahasiswa, dan interaksi akademik tetap menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan model pendidikan berbasis daring ini.
Menurut Anda, apakah sistem kuliah 100 persen online akan menjadi pilihan utama generasi muda Indonesia dalam beberapa tahun mendatang? [PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!