Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.790 views

Ketika Andre Rosiade Merancang Kemaksiatan Agar Menjadi Pahlawan

Oleh: Zico Alviandri

Seseorang tiba-tiba berteriak di tengah keramaian pusat kota. "Hey orang-orang... Tahukah kalian bahwa masih ada yang suka mabuk-mabukan di kota ini. Pemimpin kalian tidak becus memberantas kemaksiatan."

Lalu ada yang bertanya, "mana buktinya? Tunjukkan!"

"Lihat!" ujar orang tadi, "ini saya sedang meminum arak. Saya sendiri yang mabuk. Terbukti sudah masih ada kemungkaran di kota ini. Pemimpin kalian tidak becus."

Di atas hanyalah ilustrasi dari peristiwa baru-baru ini, ketika Andre Rosiade, anggota DPR dari fraksi Partai Gerindra bersama satpol PP menggerebek PSK di sebuah hotel ternama di Padang, Ahad 26 Januari 2020.

Belakangan ini Andre memang berkoar-koar banyaknya tempat kemaksiatan di Padang. Bahkan ia sempat mengancam akan menginterpelasi walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Lantas dalam sebuah video yang dibuat bersama anggota FPKS DPR RI Mardani Ali Sera, Mahyeldi menyindir Andre dengan menyitir cerita Buya Hamka yang masyhur itu.

Mungkin ada yang belum mendengar cerita tersebut. Begini, suatu ketika seseorang berkata kepada Buya Hamka, “Buya, sungguh saya tidak menyangka. Ternyata di Makkah ada wanita nakal. Kok bisa ya, Buya?” Maksud di balik perkataan itu tentu saja ingin merendahkan kota kelahiran Nabi Muhammad saw. Lantas dengan cerdik Buya membalas, “Tempo hari saya dari Los Angeles dan New York. Ternyata di sana tidak ada perempuan nakal.” Dan Buya berkata lagi, “Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa yang kita cari.”

Jadi seolah-olah Andre sama seperti orang yang mencari-cari wanita nakal di Mekkah pada cerita tadi. Ya, jangankan Padang, kota suci tempat Kakbah berada pun masih ada pelaku kemaksiatan.

Andre merespon. Melalui twitter, ia mengajak Mardani berkeliling Padang melihat tempat-tempat maksiat di kota itu. Lah, buat apa?

Menggebu-gebunya Andre ingin menunjukkan pada dunia bahwa terdapat kemaksiatan di Padang berpuncak pada peristiwa penggerebekan PSK akhir januari kemarin. Dan kepada media, PSK itu mengaku dijebak bahkan "dipakai" terlebih dahulu sebelum digerebek.

Andre mengakui bahwa itu adalah penjebakan. "Saya perlu jelaskan bahwa betul penjebakan itu, tapi dilakukan bekerjasama dengan kepolisian Kota Padang. Jadi bukan tindakan pribadi saya," ujarnya.

https://m.mediaindonesia.com/…/287770-andre-rosiade-akui-je…

Namun yang perlu diverifikasi lagi, media Covesia memperoleh struk reservasi booking hotel atas nama Andre Rosiade pada 26 Januari 2020 dengan waktu check-in pukul 14.00. Benarkah bukan tindakan pribadi dirinya?

https://www.suara.com/…/psk-yang-dijebak-andre-rosiade-kena…

Sebegitunya untuk membuktikan adanya kemaksiatan, sampai-sampai ia merancang sendiri kemaksiatan itu. Andai Andre tak merancang penjebakan, tentu tak ada kejadian di mana wanita (PSK) harus berdua-duaan dengan non mahramnya (orang suruhan Andre) di kamar hotel, bahkan digerebek dalam keadaan telanjang. Apalagi kalau benar pengakuan si PSK, bahwa ia telah memberikan servicenya sebelum penggerebekan, maka perzinahan telah terjadi dengan campur tangan anggota DPR komisi VI tersebut.

Kiprah Pemkot Padang Berantas Maksiat

Beralih ke pemerintah kota Padang, apakah benar sudah optimal memberantas kemungkaran di daerah yang dipimpinnya? Yang jelas, masyarakat sana harusnya hafal tentang payung tenda ceper yang pernah banyak berdiri di pantai Padang, yang di situ pelacuran terselubung terjadi di malam hari.

Tapi per 1 Januari 2015, Mahyeldi memimpin Gerakan Padang Bersih (Bersih Lingkungan dan Bersih Maksiat) yang membabat payung-payung kemungkaran itu. Dan kota Padang pun berubah menjadi tempat wisata yang ramah buat keluarga.

Lantas apakah setelah itu tidak ada maksiat? Ya tidak bisa dijamin begitu. Selama setan masih bekerja, selama nafsu manusia masih mengajak kepada keburukan, maka perbuatan keji masih besar kemungkinannya terjadi.

Bahkan di jaman Rasul pun di mana hukum Islam ditegakkan, perzinahan masih terjadi. Terbukti dengan dilaksanakannya hukuman rajam ketika itu.

Apa yang dilakukan pemkot meski masih terbuka kekurangan sebagai kerja manusia sudah dalam jalur yang benar. Mereka hanya memberantas kemaksiatan yang dilakukan dengan terang-terangan.

Ada pun kemaksiatan yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi, sudah ada kisah di jaman sahabat Rasulullah sebagai pelajaran.

Suatu malam Abdurrahman bin Auf pernah berkeliling bersama Umar bin Khattab. Lantas mereka menemukan sebuah lampu sedang menyala dari dalam rumah. Lalu mereka mendekati rumah tersebut. Ketika mendekat, mereka mendapati pintu rumah tersebut terbuka tanpa ada seorang pun di sana, sedangkan dari dalam rumah terdengar suara yang sangat gaduh. Umar berkata, “Tahukah kau rumah siapa ini?”. Abdurrahman menjawab : “Tidak”. Umar berkata, “Ini adalah rumah Rabi’ah bin Umayyah bin Khalaf. Mereka sekarang sedang minum khamr. Apa pendapatmu?”. Abdurrahmaan berkata, “Aku pikir kita sedang mengerjakan sesuatu yang dilarang Allah. Allah telah melarang kita dengan firman-Nya: ‘Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan (tajassus) orang lain” (QS. Al-Hujuraat : 12). Dan sekarang ini kita telah mencari-cari kesalahan (tajassus) orang lain”. Setelah mendengar perkataan itu, Umar pergi dan meninggalkan mereka.

Hadits Rasulullah tentang "Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya..." ada pada konteks kemungkaran yang terlihat. Bukan yang dikorek-korek bahkan dirancang penjebakan sehingga kemaksiatan yang tadinya belum tentu terjadi akhirnya terjadi.

Tugas pemerintah setelah mencegah kemungkaran terbuka adalah mendakwahi masyarakatnya agar tidak melakukan kemaksiatan sembunyi-sembunyi. Bukan memata-matai masyarakat.

Memang, setelah dikriminalisasi, perbuatan keji seperti prostitusi biasanya dilakukan dengan sembunyi-sembunyi. Misalnya dengan memanfaatkan teknologi internet.Kesigapan aparat mulai dituntut ketika perbuatan itu sudah merebak di tengah masyarakat dan semakin mudah diakses, dan sudah ada laporan yang masuk.

Setuju, kemaksiatan harus diberantas. Tapi tidak mungkin meniadakannya sama sekali. Dan tidak perlu sampai memata-matai masyarakat bahkan menjebak mereka sehingga sebuah kemaksiatan sampai perlu terjadi demi pembuktian. Itu bukan perbuatan pahlawan. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Ahad, 05 Jul 2020 20:55

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 04/07/2020 21:09

Jangan Terjebak Isu Reshuffle