Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.867 views

Taliban: Pembicaraan Damai dengan AS Terhenti Karena Masalah Jadwal Waktu Penariakan Pasukan Asing

DOHA, QATAR (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Taliban mengatakan pembicaraan damai dengan AS - yang telah berlangsung di Qatar selama berbulan-bulan - telah terhenti karena masalah utama jadwal waktu bagi pasukan asing Amerika dan lainnya untuk keluar dari Afghanistan, permintaan lama Taliban.

Seorang juru bicara politik Taliban, Suhail Shaheen, mengatakan kepada AFP pada hari Ahad (5/5/2019) bahwa kedua pihak sejauh ini gagal menuntaskan perbedaan mereka tentang bagaimana menempatkan rancangan perjanjian mereka pada jadwal penarikan ke dalam tindakan.

Kedua belah pihak berusaha "untuk mempersempit perbedaan dan memiliki kesepakatan tentang jadwal yang dapat diterima oleh kedua belah pihak," tetapi "itu belum tercapai sejauh ini."

Dia juga menjelaskan bahwa tidak ada yang akan bergerak maju "pada prinsipnya" sampai Amerika mengumumkan jadwal penarikan.

"Jika kita tidak dapat menyelesaikannya di babak ini, maka ... perdamaian akan jauh daripada menjadi lebih dekat," tambah Shaheen.

Sejak tahun lalu, perundingan putaran keenam telah diadakan di Doha antara kelompok Taliban dan utusan khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad dan delegasinya dari sekitar dua lusin pejabat dengan harapan mengakhiri perang Amerika di Afghanistan yang telah berlangsung selama lebih dari 17 tahun.

Putaran terakhir dimulai pada 1 Mei, dan tidak jelas apakah pembicaraan itu akan dilanjutkan Senin ini, yang menandai hari pertama bulan suci Muslim Ramadhan.

Negosiasi sejauh ini mengecualikan pejabat Afghanistan. Taliban menolak untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah di Kabul, yang oleh kelompok pejuang Afghan tersebut dipandang sebagai tidak sah dan boneka AS.

Pada bulan Februari, Khalilzad mengklaim kemajuan dalam perundingan, dengan mengatakan bahwa kesepakatan dapat dicapai pada bulan Juli.

Khalilzad telah berulang kali mengatakan bahwa agar segala sesuatunya berkembang, Taliban harus memastikan Afghanistan tidak pernah lagi digunakan sebagai tempat berlindung yang aman bagi para jihadis, melaksanakan gencatan senjata, dan berbicara dengan perwakilan Afghanistan.

Taliban mengatakan mereka tidak akan melakukan apa-apa sampai AS mengumumkan jadwal penarikan.

Awal pekan ini, juru bicara kelompok itu Zabihullah Mujahid meminta AS untuk mengakhiri penggunaan kekuatan di Afghanistan alih-alih menekan kelompok jihadis tersebut untuk menghentikan tembakan.

"Alih-alih fantasi seperti itu, dia [Khalilzad] harus membawa pulang ide [ke AS] tentang mengakhiri penggunaan kekuatan dan menimbulkan kerugian manusia dan finansial lebih lanjut untuk pemerintahan Kabul yang membusuk," tambahnya.

Kedutaan AS di Kabul tidak segera mengomentari pernyataan terbaru Taliban.

Pemerintahan lima tahun Taliban atas setidaknya tiga perempat Afghanistan berakhir setelah invasi pimpinan AS tahun 2001, tetapi 17 tahun kemudian, Washington - setelah gagal mengakhiri kampanye perlawanan bersenjata Taliban - sedang mencari gencatan senjata dengan para militan.

Para pengamat mengatakan kelompok itu sekarang bernegosiasi dari posisi yang kuat karena telah berhasil memperkuat cengkeramannya selama tiga tahun terakhir, dengan pemerintah di Kabul mengendalikan hanya 56 persen negara, turun dari 72 persen pada 2015, menurut sebuah Laporan pemerintah AS dirilis tahun lalu.

Taliban bahkan terus melakukan serangan harian terhadap pasukan keamanan Afghanistan di tengah negosiasi.

Pekan lalu, ribuan tetua suku dan tokoh-tokoh lain mengadakan majelis besar yang langka - dikenal sebagai Loya Jirga - di Kabul untuk mengekspresikan pandangan mereka tentang kesepakatan damai dengan Taliban.

Pada akhir pertemuan itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menawarkan kepada Taliban kesepakatan gencatan senjata.

Namun, Taliban dengan cepat menolak tawaran itu dan melancarkan serangan terhadap sebuah kantor polisi di Afghanistan utara, menyebabkan lebih dari dua lusin pasukan keamanan tewas di sana pada hari Ahad. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 02/07/2020 08:25

Jokowi Marah, Demo RUU HIP Gak Goyah