Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.306 views

Serangan Bom Jibaku Taliban di Markas NDS di Ghazni Tewaskan 9 Pejabat Intelijen Afghanistan

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Setidaknya sembilan pejabat intelijen Afghanistan tewas dalam pemboman jibaku di provinsi Ghazni Afghanistan timur pada dini hari Senin (18/5/2020), menurut sumber media setempat.

Sebuah kendaraan Humvee yang dipenuhi dengan bahan peledak dibawa ke pintu masuk Direktorat Keamanan Nasional (NDS) negara itu di mana itu diledakkan, melukai setidaknya 40 personel intelijen.

Delapan dari yang terluka dalam kondisi kritis dan dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Kabul, menurut gubernur provinsi Arif Noori.

Taliban menyatakan bertanggung jawab atas ledakan itu, yang mengguncang rumah sejauh 2 km dan menghancurkan kaca, lapor media setempat.

Lokasi pemboman hari Senin adalah ibu kota provinsi, juga disebut Ghazni, tempat Taliban mengendalikan sebagian besar daerah pedesaan di sekitarnya.

Kota ini jatuh ke tangan Taliban dua kali dalam beberapa tahun terakhir di tengah serangan besar-besaran yang sedang berlangsung terhadap pasukan Afghanistan dan NATO.

Pemboman mobil yang mematikan itu terjadi hanya sehari setelah dua pemimpin saingan Afghanistan mencapai kesepakatan pembagian kekuasaan, mengakhiri kebuntuan politik berbulan-bulan menyusul pemilihan presiden yang disengketakan yang diadakan pada bulan September.

Di bawah kesepakatan itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan memegang jabatannya, sementara Abdullah Abdullah akan bertindak sebagai wakil pemimpin, memimpin Dewan Tinggi Rekonsiliasi Nasional negara itu.

Ketidakmampuan untuk menegosiasikan penyelesaian melihat pemotongan bantuan $ 1 miliar dolar dijatuhkan oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo.

Sebuah perjanjian perdamaian terobosan antara AS dan Taliban, untuk membuka jalan bagi penarikan pasukan asing, juga seharusnya meletakkan dasar untuk pembicaraan antara kelompok itu dan pemerintah Afghanistan.

Namun, kecurigaan pribadi antara Ghani dan Abdullah menghambat kemajuan, dengan pembicaraan terhenti pada bulan Maret.

Pompeo berbicara kepada kedua pemimpin pada hari Ahad, menurut AP, menyambut kesepakatan pembagian kekuasaan tersebut tetapi menyatakan penyesalan bahwa waktu telah "hilang".

Pekan lalu, dua serangan mematikan mengguncang negara yang hancur akibat perang itu. Militan bersenjata menyerbu rumah sakit bersalin di sebagian besar lingkungan Syi'ah di Kabul, menewaskan 24 orang, termasuk ibu, perawat dan dua bayi dan melukai 16 lainnya.

Di provinsi timur Nangrahar, seorang pembom jibaku meledakkan rompi mereka di pemakaman mantan panglima perang, menewaskan 32 orang dan melukai 133 lainnya.

AS menganggap kelompok Islamic State bertanggung jawab atas yang pertama, sedangkan yang kedua secara langsung diklaim oleh kelompok tersebut.

Namun setelah kedua serangan itu, Presiden Afghanistan Ghani segera muncul di layar TV negara itu, menyerukan pasukan keamanan untuk menyerang Taliban, membalikkan sikap bertahan yang dipertahankan oleh pemerintahnya sejak kesepakatan AS-Taliban.

"Taliban tidak berhenti berperang dan membunuh warga Afghanistan, sebaliknya mereka telah meningkatkan serangan mereka terhadap warga negara kami dan tempat-tempat umum," klaim Ghani.

Taliban mengatakan serangan Senin di Ghazni adalah tanggapan terhadap pernyataan perang pemerintah baru-baru ini.

Pada hari Kamis, Taliban meledakkan sebuah truk di dekat sebuah bangunan militer di kota Gardez, yang terletak di provinsi Paktia tenggara, meninggalkan lima orang tewas dan 20 orang cedera, termasuk personil militer menurut RadioFreeEurope. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X