Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.396 views

Khayalan Penerapan Pluralisme

 

Oleh:

Evi Farlina S.Pd, Komunitas Ibu Peduli Generasi

 

SANGAT pas kiranya kata khayalan atau angan-angan disandingkan dengan pluralisme, karena memang menerapkan paham pluralisme di sistem seperti sekarang sangatlah tidak mungkin untuk dilakukan.  Jika diteliti lebih dalam paham ini sebenarnya bersifat absurd atau omong kosong. Contohnya dalam masyarakat sekarang ini ada suatu tuntutan agar kita bisa bersikap untuk menerima bahwa semua agama itu sama. Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang sama akan tetapi hanya jalannya yang berbeda.

Dengan kata lain, jika seseorang menjadi terpengaruh dan mengambil paham ini maka hal tersebut akan berimplikasi pada sikapnya sehari-hari. Ketika sedang ada perayaan agama lain,  dengan dalih toleransi bisa jadi dia akan turut serta pada perayaan tersebut padahal hal tersebut bisa merusak keimanannya.  Jika hal tersebut terjadi di dalam masyarakat justru sebenarnya pluralisme ini adalah sebuah paham yang sangat tidak toleran karena memaksa orang untuk tidak menjadi yakin dengan agamanya sendiri.

Menurut pengamat  liberalisme Adian Husaini, ia mengatakan,” Jika ada yang mengatakan bahwa pluralisme itu bisa menerima kemajemukan perbedaan agama masyarakat, pada dasarnya pernyataan itu bohong. Karena pluralisme justru memaksa orang untuk ragu pada agamanya sendiri.”

Mengapa untuk menghargai pemeluk agama lain harus dengan pluralisme yang membenarkan semua agama? Mengapa menghargai orang lain harus berarti membenarkan semua orang? Pluralisme justru menjadi gagasan yang paling intoleran, mengakibatkan lunturnya keyakinan pemeluk agama terhadap ajaran agamanya sendiri.  Pluralisme mestinya menjadi musuh semua agama, karenanya ia secara kasat mata menihilkan klaim kebenaran yang dimiliki masing-masing agama. Meyakini bahwa hanyalah agamanyalah yang benar Namanya iman, bukan intoleran.

Sehingga pantas kita sematkan bahwa hanyalah sebuah khayalan dalam penerapan pluralisme. Terlebih sebagai seorang Muslim harus meyakini bahwa  Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat  85 yang artinya, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.”

Namun, sebagian kaum Muslim meragukan bahwa Islam punya solusi untuk mengatasi keberagaman ini. Dalihnya, sistem saat ini cukup sulit untuk mengatur keberagaman yang ada apalagi dengan sistem yang mereka anggap mengharuskan semua orang harus beragama sama jika ingin menerapkan sistem Islam kaffah. Padahal mereka yang membuat  pernyataan demikian belum mengetahui fakta sejarah yang sesungguhnya.

Fakta lainnya, adanya tuduhan miring yang dilontarkan, kemudian menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, seperti syariat Islam hanyalah untuk umat Islam. Islam hanya bisa diterapkan dalam masyarakat yang homogen, yang semua anggotanya beragama Islam. Bila syariat Islam diterapkan, ada ketakutan bahwa kelompok non-Muslim akan hidup tertindas. Penerapan syariat Islam akan membawa kemunduran masyarakat; modernisasi akan terhenti dan masyarakat akan kembali hidup seperti layaknya masyarakat terbelakang.

Kemudian ada juga upaya masif untuk membuat stigma negatif tentang Islam, dikatakan sebagai agama yang tidak toleran. Contohnya seperti tudingan bahwa Islam tidak memperbolehkan memilih pemimpin kafir, tidak memperbolehkan mengikuti perayaan agama lain dan adanya sebutan kata kafir bagi non Muslim.

Ide pluralisme ini selain memberikan ruang bagi orang-orang dengan gangguan kejiwaan seperti para pelaku LGBT untuk diakui juga sebagai bentuk keberagaman gender yang ada di tengah masyarakat. Keberagaman lain adalah munculnya aliran-aliran sesat yang membahayakan keimanan umat serta pemikiran-pemikiran kufur lainnya.

Sebenarnya Islam mengakui adanya pluralitas atau keberagaman ini dan memang sebuah keniscayaan yang pasti terjadi di masyarakat, hanya saja jika Islam diberikan kesempatan untuk mengatur maka hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat fitrah saja bukan pada hal-hal yang melanggar fitrah manusia.

Tak sulit juga bagi Islam untuk mengatur fakta pluralitas, sebab manusia dengan ragam bangsa, bahasa, warna kulit dan keyakinan, Allah SWT yang menciptakan. Allah  SWT adalah Zat Yang Maha Tahu dan Maha adil, menurunkan aturan bagaimana cara mereka hidup dan bergaul.  Sebab itu, dalam masyarakat Islam, baik awal mula umat ini membangun kebersamaan hidup di masa kepemimpinan Rasulullah SAW, maupun setelahnya, kita menemukan banyak fakta bagaimana kehidupan produktif dan membahagiakan di dalamnya.

Semua itu terjadi, karena adanya jaminan negara terhadap kebutuhan dasar seluruh warga negara Khilafah baik untuk Muslim maupun kafir dzimmi (kafir yang tunduk pada pemerintahan Islam).  Jaminan itu ditunjukkan oleh sabda Rasulullah SAW, “Siapa saja yang menyakiti dzimmi maka aku berperkara dengan dia. Siapa saja yang berperkara dengan aku, maka aku akan memperkarakan dia pada hari kiamat.” (Hadits Hasan).

Karena itulah kita menyaksikan bagaimana hak-hak individu mereka dalam keyakinan, ibadah, harta, mendapat jaminan yang sama. Fakta sejarah yang tidak terbantahkan bahwa orang kafir dzimmi lebih memilih hidup diatur syariah Islam, ketimbang diatur pemimpin bangsanya. T.W. Arnold, dalam bukunya The Preaching of Islam, menuliskan perlakuan pada warga Kristen oleh pemerintahan Ottoman -selama kurang lebih dua abad setelah penaklukkan Yunani- telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa.

Jelaslah paham pluralisme sangatlah tidak realistis dan hanya sebuah khayalan untuk diterapkan dalam rangka mencapai harmoni, toleransi dan persatuan. Paham ini justru intoleran, karena memaksa orang untuk membenarkan apa yang ia tidak percaya dan yakini. Harmoni dan persatuan terbentuk bukan karena pluralisme, tapi karena adanya penghargaan dan penghormatan atas keyakinan kebenaran ajaran agama masing-masing, bukan saling membenarkan satu sama lain!

Paham Pluralisme  justru tidak manusiawi, karena menghilangkan klaim kebenaran dalam tiap agama, sehingga agama menjadi tidak penting lagi dan berpeluang mendekatkan orang menjadi tidak beragama atau atheis. Maka sudah semestinya tidak hanya kaum Muslimin yang menolak paham pluralisme ini tetapi juga pemeluk agama-agama yang lain.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Sabtu, 12 Jun 2021 21:48

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Sabtu, 12 Jun 2021 21:08

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Sabtu, 12 Jun 2021 20:45

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Sabtu, 12 Jun 2021 20:41

HRS Ulama Terzalimi

HRS Ulama Terzalimi

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15


MUI

Must Read!
X