Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.067 views

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Pembahasan buku di kelas 'One Week One Book' dengan master buku Yudha Pedyanto, kali ini suasananya berbeda. Benar, menghadapi sesuatu yang baru akan menghadirkan pemahaman yang kita miliki untuk menyikapinya. Untuk ulasan buku "The Subtle Art of Not Giving a F*ck" yang diterjemahkan menjadi "Sebuah Seni untuk Bersikap Bodoh Amat" karya Mark Manson, para penghuni kelas diajak untuk kembali memandang hidup dengan kacamata yang jernih. Melihat hidup sebagai fakta yang harus dihadapi, disikapi dengan nilai hidup yang benar bukan disikapi dengan drama judul apapun.

Ada sembilan bab yang dibahas, namun penghuni kelas  merangkum 6 bab menjadi prinsip hidup:

1. Ojo Ngoyo (jangan terlalu berusaha),

2. Ojo Silau Dunyo (jangan silau dunia),

3. Ojo Ndumeh (jangan mengeluh),

4. Kuwe Dudu Sopo-sopo (anda bukan siapa-siapa),

5. Ojo Salah Pilih (jangan salah pilih),

6. Plus tiga konsep terakhir, Failure is The Way  Forward (kegagalan adalah jalan untuk melangkah maju), The Importance of Saying No (Pentingnya mengatakan tidak), dan  bab terakhir...And Then You Die.

Ojo Ngoyo adalah konsep menjalani hidup apa adanya. Hidup yang kita lalui adalah hidup yang tidak perlu kita pusingkan. Lakukan saja hal yang penting dan prioritas dalam hidup kita.  Sebagai seorang muslim konsep ini 'selesai' ketika kita memahami bahwa yang prioritas dalam hidup kita adalah meraih ridlo Allah, melakukan ketaatan kepada Allah. Bukankah itu tujuan hidup kita? Karena kita sudah memperoleh fokusnya, hal lain terlihat tidak menarik lagi, ngeblur.

Bagaimana dengan kesuksesan hidup yang seharusnya diraih oleh seseorang? Kesuksesan di mata manusia yang selalu ingin memuaskan hawa nafsunya adalah kepuasan nikmat jasmani, berwujud materi. Mewahnya hidup, taraf hidup di atas rata-rata, kendaraan mewah, istri yang cantik atau suami yang tampan, dan nilai-nilai hidup sukses yang lain ala manusia sekarang, ala kapitalis. Pertanyaannya adalah, apakah semua itu cukup menciptakan kebahagiaan hakiki, bila masalah demi masalah karena mendudukkan materi di atas segalanya, selalu meresahkan manusia?

Ojo Silau Dunyo. Dalam Islam, semua kenikmatan hidup hanyalah perhiasan. Maka mendudukkannya sebagai perhiasan tidak akan melalaikan manusia. Ada dan tidaknya tidak perlu dirisaukan. Tidak memiliki rumah mewah, tetapi bersyukurlah karena memiliki keluarga yang penuh kehangatan. Bukan kendaraan mewah yang menjadi tujuan, tetapi kebersamaan dan saling menenangkan yang membawa kebahagiaan. Allah telah berjanji akan memberi rezeki kepada semua makhlukNya, bahkan untuk hewan melata yang tidak memiliki daya dan upaya. Apalagi bagi manusia yang memiliki dua kaki dan dua tangan beserta akal sebagai keistimewaannya sebagai makhluk.

Kalaupun kesulitan hidup dirasa terus menimpa, bukankah itu adalah sunnatullah? Ojo Ndumeh, jangan selalu mengeluh. Semua manusia selalu menerima ujian dalam kehidupannya, cara menyikapinya yang akan menunjukkan kejernihan pikirannya. Allah berfirman dalam Al Qur'an surat Al baqorah ayat 214, bahwa ujian akan terus menimpa agar tampak siapa yang beriman, siapa yang tidak beriman. Jadi, bila menerima ujian, sebesar apapun jangan mengajukan pertanyaan seperti di drama-drama, "Mengapa semua ini menimpaku, ya Allah?"

Tetapi katakanlah, "Semua ketentuan datang dari Mu ya Allah, berilah kemampuan kepada hamba untuk menerimanya." Karena ujian sudah pasti datang, tapi yakinlah Allah pasti akan memberi jalan keluar.

Karena manusia, sebagai makhluk tidak memiliki daya dan upaya, merasakan bahwa diri sama dengan makhluk Allah yang lain, memiliki kekurangan dan keterbatasan. Jadi proporsional dalam melihat diri dan orang lain sesuai hukum syara', adalah langkah yang tepat untuk melihat diri kita. Contohnya, selalu mengevaluasi diri akan ketaatan kepada Allah dan ingin mencapai sesuatu yang diraih oleh orang lain dalam beramal Sholih sebagai ketertinggalan diri. Jadi bertanyalah kepada diri, mengapa usia sudah lebih dari kepala empat, hafalan juz 30 saja masih tertukar-tukar. Sementara, seseorang lain yang masih berusia kurang dari dua puluh tahun, sudah hatam Al Qur'an, hatam menghafalkannya.

Sekali lagi, semua pilihan ada pada kita. Lakukanlah yang menjadi pilihan kita, bukankah semua konsekuensi kita yang akan menerimanya? Ojo salah pilih, karena tidak ada standar yang tegas kecuali hanya Syariat Islam. Standar yang sudah ditentukan tanpa perubahan waktu dan tempat, diberikan oleh Allah, Dzat Yang Maha Tahu akan ciptaanNya.

Bila ada kegagalan yang menimpa, ingat bahwa itu bukan langkah terakhir atau mundur ke belakang. Kepedihan dan kesedihan yang menimpa dakwah Rasulullah di Mekkah tidak pernah dibaca oleh Rasulullah dan para sahabat sebagai kegagalan dan berhentinya langkah. Terbukti, pertolongan diberikan oleh Allah dengan uluran tangan Ahlun nushroh dari Madinah.

Menikmati hidup dengan berbuat sekehendak hati, berjibaku dengan hawa nafsu ternyata bukanlah titik dari kepuasaan. Berbuat sesuka hati ternyata menimbulkan kekosongan dalam hati, tetapi dengan keterbatasan apa yang dinikmati, kenikmatan akan bisa dirasakan. Begitu Mark Manson mengutarakannya. Maha Suci Allah, ketika memerintahkan manusia untuk taat kepadaNya. Allah Maha Tahu akan fitrah ciptaanNya.

Menjalani manis dan pahitnya hidup, semua manusia akan menemui kematian di akhirnya. Mengingat kematian, adalah langkah cerdas untuk menjalani kehidupan. Bagi seorang muslim, kehidupan di dunia, adalah tempat 'menanam' amal. Akhiratlah tempat kembali yang abadi, tempat 'memetik' hasil 'tanamannya'. Hidup yang fana, bagi orang yang cerdas akan mengisinya dengan karya yang akan menjadi amal jariyah baginya,  manfaat dan kebaikannya bagi alam semesta dan akan menjadi bekal keridloan RabbNya di akhirat nanti. Wallahu A'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Selasa, 19 Jan 2021 22:52

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Selasa, 19 Jan 2021 22:30

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Selasa, 19 Jan 2021 22:11

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

Selasa, 19 Jan 2021 22:00

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Selasa, 19 Jan 2021 20:45

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Selasa, 19 Jan 2021 18:15

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Selasa, 19 Jan 2021 17:00

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Selasa, 19 Jan 2021 15:34

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Selasa, 19 Jan 2021 14:43

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Jan 2021 14:35

Dukun pun Dikriminalisasi

Dukun pun Dikriminalisasi

Selasa, 19 Jan 2021 12:55

Jokowi Bisa Dipidana Jika Suntik Vaksin Bohong

Jokowi Bisa Dipidana Jika Suntik Vaksin Bohong

Selasa, 19 Jan 2021 10:44

Renungan Dibalik Bencana

Renungan Dibalik Bencana

Selasa, 19 Jan 2021 08:10

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-100)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-100)

Selasa, 19 Jan 2021 06:26

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Selasa, 19 Jan 2021 00:28

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Senin, 18 Jan 2021 23:34

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

Senin, 18 Jan 2021 22:59

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Senin, 18 Jan 2021 22:34

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Senin, 18 Jan 2021 22:28

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Senin, 18 Jan 2021 22:15


MUI

Must Read!
X