Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.790 views

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

 

Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S
 

"Islam lahir dalam keadaan terasing dan akan kembali asing sebagaimana mulanya..." 

Sungguh benarlah hadis Rasulullah saw jika dikaitkan dengan realitas kehidupan hari ini. Umat Islam sungguh jauh dari ajaran agamanya sendiri, sebab Islam tak lagi dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Pun Islam tak memiliki institusi yang sejatinya merupakan penjaga atas ketinggian kalimatullah dan kemuliaan umatnya.

Akibat tak memiliki institusi itulah, umat Islam kerap dijadikan objek bullying oleh kafir Barat lewat sederet proyek moderasi beragama dan deradikalisasi. Lebih dari itu, umat Islam di berbagai wilayah bahkan menjadi korban kebengisan rezim yang anti-Islam. Tak sedikit kehormatan, bahkan nyawa mereka terenggut di bawah bayang-bayang rezim sekuler liberal hari ini. Sungguh ironis!

Adapun di negeri ini, meski jumlah umat Islam mayoritas, namun penistaan terhadap Islam terus berulang. Yang terbaru adalah penistaan yang dilakukan oleh kelab malam, Holywing, Jakarta, yakni promosi minuman alkohol gratis bagi pemilik nama 'Muhammad' dan 'Maria'. Promosi yang diunggah lewat postingan Instagram tersebut dilaporkan oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia (HIMA) serta Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) DKI Jakarta, serta KNPI DKI Jakarta. Kedua laporan tersebut telah diterima dan tengah didalami oleh Polda Metro Jaya.

Wajar saja jika promosi tersebut memicu kegeraman, sebab sangat nyata menistakan agama. Muhammad adalah nama Baginda Nabi saw, yang tentu saja merepresentasikan juga umat Islam secara keseluruhan. Sebagaimana dipahami, Islam mengharamkan minuman beralkohol alias khamr. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

"Setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap yang memabukkan adalah haram" (HR Muslim)

Oleh karena itu, adanya promosi miras gratis kepada pemilik nama 'Muhammad' jelas menghinakan Islam. Seolah-olah menantang umat Islam agar melanggar aturan agamanya dan 'mencekokinya' dengan gaya hidup hedonis bin liberal.

Semestinya negara bersikap tegas terhadap kasus ini, agar tak lagi terulang kasus yang sama di kemudian hari. Namun sayang, sepertinya menaruh harapan pada sistem kehidupan sekuler liberal hari ini bak menegakkan benang basah. Mustahil.

Sekularisme Liberal Lahan Basah Penista Agama

Sebagaimana dilansir dari suara.com (28/06/2022), Gubernur DKI Jakarta, Anies Badswedan mencabut izin operasi Holywings di seluruh wilayah Jakarta. Namun sayang, alasannya bukan karena promo minuman bernada SARA yang tengah diperkarakan, melainkan karena beberapa bar tersebut dinyatakan tidak memiliki dokumen resmi perizinan.

Bahkan ada pihak yang terkesan membela para penista. Usia penetapan 6 orang tersangka kasus SARA yang dilakukan Holywings, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama sejumlah LSM lainnya malah mengeluarkan pernyataan yang menilai bahwa promosi Holywings berupa minuman beralkohol gratis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria tidak mengandung unsur pidana. (CnnIndonesia.com,  28-06-2022)

Sungguh ironis! Beginilah ketika umat Islam tidak hidup di habitatnya, akan senantiasa terbengkalai hak-haknya, ternodai kemuliaannya, dan tercederai agamanya. Lantas kepada siapa umat harus mengadu selain kepada Allah Sang Mahaadil?

Eliminasi Liberalisme, Tegakkan Islam secara Kaaffah

Sungguh, kita membutuhkan tegaknya kembali Islam yang mengikuti metode kenabian. Dengan Islam yang hadir secara kaaffah dalam sebuah sistem, Islam terjaga kemuliaannya. Takkan ada pihak-pihak yang berani menistakannya. Sebab Keberadaan sistem ini membawa kemaslahatan bagi Islam dan umatnya. Karena di dalam syariat pasti ada maslahat, sebagaimana fungsinya sebagai maqhasid syariat, yakni makna-makna yang terkandung di balik penerapan hukum-hukum syariat, di antaranya menjaga jiwa, agama, harta, kehormatan, dan akal.

Dalam hal menjaga akal, Islam mengharamkan miras, karena zatnya yang memabukkan dapat merusak akal. Oleh karena itu, institusi Islam secara legal formal akan merealisasikan penjagaannya terhadap akal tersebut yakni dengan cara melarang keras penjualan miras di berbagai tempat, termasuk memberi sanksi bagi yang melanggarnya, baik yang membuatnya, menjualnya, maupun mengonsumsinya.

Rasulullah saw bersabda:
"Khamr atau minuman keras itu telah dilaknat dzatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan dan orang yang memakan harganya." (Diriwayatkan oleh Ahmad (2/25,71), Ath-Thayalisi (1134), Al-Hakim At-Tirmidzi dalam Al-Manhiyaat (hal: 44,58), Abu Dawud (3674))

Bahkan khamr bertalian erat dengan kejahatan atau kemaksiatan lainnya. Bukankah sering kita dapati orang yang meminum khamr lantas mabuk kemudian dia melakukan pemerkosaan ataupun pembunuhan? Ya, artinya efek zat yang memabukkan tersebut dapat membawa dharar (bahaya) tak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Allah Swt menegaskan tentang keharaman khamr di dalam Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan."(TQS.Al-Maidah:90)

Oleh karena itu, hanya dengan mengeliminasi sistem liberal dari kancah kehidupan dan kembali pada sistem Islam kaaffah, maka akan mampu menghentikan segala bentuk promosi maksiat. Tak hanya itu, umat Islam akan terjaga dalam koridor syariat dan terjaga dari segala bentuk penistaan. Wallahu'alam bis shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19


MUI

Must Read!
X