Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.151 views

Setelah Romy Tertangkap KPK, Bagaimana Nasib PPP?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Bau busuk "sandera" sudah lama tercium. Menyerah pasrah jadi pilihan sejumlah "terduga korupsi'. Diantara mereka ada ketua dan pengurus partai. Ada juga kepala daerah dan mantan pejabat. Romahurmuziy yang akrab dipanggil Romy, rumornya masuk dalam daftar itu. Kebenarannya? Perlu dibuktikan di pengadilan. Melawan? Harus hadapi dua resiko. Pertama, jadi tersangka. Kedua, kepemimpinan PPP pindah ke tangan orang lain. Berat!

Menyerah pasrah, itu satu-satunnya jalan untuk aman. 2017, Romy terpaksa dukung Ahok. Cagub DKI yang didemo tujuh juta umat Islam karena dianggap menista al-Qur'an. Sebuah pilihan beresiko bagi masa depan PPP. Romy nekat, karena terpaksa. Publik menganggap ini aneh. Partai berlambang Ka'bah dukung orang yang terbukti di pengadilan sebagai penista agama. Tak akan terjadi kecuali terpaksa. Bukan rahasia umum lagi.

Di Pilgub Sumatera Utara, Romy ikut mengusung Cagub Djarot Saeful Hidayat. Cawagubnya non muslim. Lagi-lagi terpaksa. Kabarnya, Romy dapat ancaman. Jika tak dukung, SK pindah tangan. Apa boleh buat.

Merasa ditekan, Romy tak punya pilihan, kecuali nyebur sekalian. Sudah terlanjur basah. Karenanya, di pilpres 2019, Romy dukung Jokowi. All out. Tak tanggung-tanggung, Romy pun berkampanye "paling bersemangat" untuk Jokowi. Setelah beberapa kali berada dalam pilihan terpaksa dan sarat tekanan, kali ini Romy tampak menikmati. Beda dengan sebelumnya. Jangan ragukan soal loyalitas Romy kepada Jokowi. Diantara semua partai pengusung dan pendukung, mungkin Romy yang terlihat paling loyal dan total dukung Jokowi. Yang lain? Power sharingnya terkesan lebih kuat.

Setelah dukung Ahok, usung Djarot, dan terakhir mengawal Jokowi di pilpres 2019, apakah Romy selamat? Ternyata tidak. Romy kena OTT KPK. Apes! Dasar nasib sial. Menghindar dari satu kasus, tertangkap dalam kasus yang lain.

Hari ini, (Jumat, 15/3) media heboh dengan berita tangkap tangan ketua partai. OTT di Kantor Kementerian Agama Sidoarjo Surabaya Jawa Timur. Berbagai pihak memastikan bahwa ketua partai yang kena OTT adalah Romy. Akankah jadi tersangka? Tunggu 1x24 jam, kata juru bicara KPK. Kok lama? Sabar. Itu aturan hukum di KUHP. Yang penting, tak ada nego terhadap KPK.

Kok nego? Berbagai kekhawatiran netizen mulai ramai di medsos. "Entar dilepas... Nanti cari-cari alasan untuk tidak menetapkannya jadi tersangka. Siapin orang lain untuk jadi korban..." Dan macam-macam spekulasi lainnya. Nampak sekali rakyat sudah mulai apatis dan "sedikit muak" terhadap penegakan hukum di negeri ini.

Jika jadi tersangka, maka benar-benar malang nasib Romy. Ia sudah korbankan harga diri dan marwah partainya, tapi tetap jadi tersangka. Loyalitasnya kepada penguasa selama ini tak berujung manis.

Kasus Romy layak jadi pelajaran buat semua tokoh, terutama yang berada di lingkaran kekuasaan. Bahwa loyalitas mestinya hanya pada kebenaran, bukan kepada kekuasaan. Ini sekaligus "alarm" bagi mereka yang gemar dan "membabi buta" mendukung penguasa. Siapapun penguasanya.

Lalu, bagaimana nasib PPP? Sejak PPP dinahkodai Romy, elektabilitasnya terus turun. Bahkan terancam tak sampai elektoral threeshold 4 persen. Faktor utamanya karena PPP keluar dari semangat konstituennya, yaitu umat.

Apakah pasca ditetapkannya Romy sebagai tersangka membuat PPP makin terpuruk dan ambruk? Atau justru selamat? Bergantung siapa yang akan memimpin PPP nantinya.

Jika kepemimpinan PPP nanti berada di tangan tokoh yang bersih, kharismatik, dan benar-benar representasi umat, maka peluang PPP untuk recovery akan terbuka. Tapi sebaliknya, jika tokoh yang muncul adalah seseorang dari kubunya Romy, atau sosok yang hanya mengandalkan kemampuan dan modal finansial, maka PPP akan sulit recovery. Boleh jadi malah akan semakin terpuruk.

Sebenarnya, PPP punya banyak stok kader untuk mengganti Romy yang bisa diharapkan mampu mengembalikan nasib PPP kedepan. Salah satunya adalah K.H. Ahmad Wafi Maemoen Zubair. Ketua PPP Jateng ini dikenal sebagai tokoh yang "istiqamah" menolak kebijakan Romy mendukung Ahok di Pilgub DKI dan Djarot di Pilgub Sumatera Utara. Putera Kiyai Maemoen Zubair ini pun menolak dukungannya kepada Jokowi. Ia konsisten berada di kubu -dan bersama-sama dengan- ulama dan umat. Meski, ia selama ini terus dikucilkan dan disingkirkan oleh kubu Romy.

Kharisma dan konsistensi putera ulama besar K.H. Maemoen Zubair ini adalah aset langka PPP yang bisa dijadikan nahkoda partai untuk melakukan recovery dan mengembalikan marwah PPP di mata umat. Menghapus secara bertahap noktah hitam yang selama ini mencoreng nama PPP.

PPP partai ulama dan umat, sudah saatnya dikembalikan kepada ulama dan umat. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 15/3/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Senin, 06 Jul 2020 11:45

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

Senin, 06 Jul 2020 11:07

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Senin, 06 Jul 2020 10:13

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 09:00

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Ahad, 05 Jul 2020 22:45

RUU HIP dan APA-NKRI

RUU HIP dan APA-NKRI

Ahad, 05 Jul 2020 22:30

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ahad, 05 Jul 2020 22:25

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Ahad, 05 Jul 2020 22:22

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Ahad, 05 Jul 2020 22:05

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Ahad, 05 Jul 2020 21:46

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Ahad, 05 Jul 2020 20:55

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X