Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.226 views

Sukamta: Pemerintah Jangan Anggap Enteng Penyebaran Virus COVID-19

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS meminta pemerintah jangan anggap enteng virus COVID-19 yang secara grafis terus meningkat. Pemerintah Indonesia harus segera membuat tim taktis pencegahan virus COVID-19.

“ Hari ini pemerintah Indonesia seakan-akan menganggap enteng masalah virus COVID-19. Kita hanya mendengar upaya pendekteksian virus di pintu gerbang-pintu gerbang kedatangan Internasional di bandara, pelabuhan. Peralatan deteksi virus Corona di bandara dan pelabuhan hanya deteksi suhu dan ciri-ciri terduga pasien terjangkit virus Corona. Sedangkan alat yang akurat yang bisa mendeteksi virus Corona hanya di 3 tempat yaitu Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman dan Universitas Airlangga serta laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Kesehatan RI. Jumlah yang sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah rakyat Indonesia dan wilayah Indonesia yang besar,” papar Sukamta, Kamis (13/2).

“Semenjak virus COVID-19 mewabah rakyat Indonesia tidak mendengar informasi bagaimana jika virus COVID-19 masuk ke Indonesia. Langkah taktis strategis yang telah disiapkan pemerintah apabila virus sudah masuk ke Indonesia. Bahkan minimal informasi penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan, penanganan dan langkah-langkah penanggulangan dan pengobatan lainnya,” jelas Sukamta.

”Hal tak kalah penting lainya adalah ialah sosialisasi tentang virus COVID-19, bagaimana masyarakat menghadapinya, lalu informasi dari pemerintah tentang kesiapan negara dalam menyediakan sarana dan prasarana pendukung dalam penanganan virus Corona serta komunikasi dan penyuluhan kepada masyarakat,” jelas Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI.

”Apabila pemerintah mempersiapkan semua hal dalam menghadapi virus COVID-19 ini, kemudian disampaikan kepada masyarakat bagaimana penanganannya maka ada ketenangan dari rakyat Indonesia. Jika tidak, apabila ada satu orang Indonesia positif terkena virus COVID-19 maka berdasarkan teori psikologi massa akan mudah sekali terjadi ketakutan massal yang menjalar dengan cepat dan bisa berakibat pada instabilitas kondisi negera, ancaman keamanan dan berpotensi menyebabkan kekacauan sosial dan ekonomi. Pemerintah harus membuat antisipasi penyebaran virus dan kepanikan masyarakat yang mungkin akan terjadi. Pemerintah seharusnya menyampaikan segala kemungkinan yang akan terjadi dan bagaimana rencana penanganan oleh pemerintah,” papar Doktor lulusan Universitas Ratu Elisabeth ini.

Pernyataan Sukamt! ini berdasarkan grafik terbaru kasus virus Corona per Rabu (12/2) yang kini diberi nama COVID-19 telah menginfeksi 60,373 orang dengan 6,032 berhasil sembuh namun 1,369 meninggal dunia. Grafik perkembangan kasus dan jumlah kematian terus menanjak dengan tajam dan belum ada tanda –tanda adanya penurunan.

“Sebelum kejadian-kejadian buruk tersebut terjadi maka pemerintah harus serius dalam mencegah dan mempersiapkan segala kemungkinan serta terbuka dalam menyampaikan informasi terbaru tentang virus COVID-19 tanpa menunjukan sikap menutup-nutupi kasus. Tugas ini berat dan harus dikoordinasikan oleh semua stakeholder sehingga tugas ini lebih rasional apabila buat satuan tugas penanggulanan virus COVID-19,” tegas anggota dewan Dapil Jogja ini.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Gunakan Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Gunakan Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X