Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.357 views

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

 

Oleh: Erlina YD

Persaingan dalam dunia pendidikan di Korea Selatan sangatlah ketat. Persaingan ini laksana persaingan mencari kerja. Jika mencari kerja bisa didukung dengan ‘good looking’ agar bisa lolos seleksi kerja, maka dalam dunia pendidikan membutuhkan persyaratan yang lebih berat. Visual seseorang tidak akan mampu menyelesaikan permasalahan dalam persaingan dunia pendidikan.

Persaingan yang begitu ketat dan sulit membuat banyak orangtua terobsesi agar anaknya mampu lolos masuk universitas terbaik di negaranya. Akibat obsesi yang berlebihan pada kebanyakan orangtua, di Korea Selatan muncul fenomena anak jenius palsu. Obsesi yang muncul karena orangtua mendambakan anaknya masuk universitas bergengsi di dalam maupun di luar negeri.

Dilansir dari www.cnbcindonesia.com (13/05/2022) ada kasus yang tengah menjadi pusat perhatian terkait fenomena anak jenius palsu. Kasus ini terjadi pada putri seorang calon Menteri Kehakiman, Hang Dong-hoon, yang mampu menghasilkan lima makalah akademis dan menerbitkan empat e-book dalam waktu dua bulan saja pada tahun 2021. Padahal anak perempuan tersebut masih berstatus sebagai siswa sekolah menengah. Hal ini menjadi pertanyaan banyak orang, benarkah si anak mampu membuat jurnal itu berkat usahanya sendiri? Atau karena bantuan orangtuanya? Lalu ada berapa banyak siswa yang telah mampu menerbitkan jurnal akademis dan sudah diterbitkan?

Pada tahun sebelumnya juga ada kasus yang hampir mirip yaitu putri seorang salah satu calon menteri di Kore ketahuan sebagai ‘anak jenius’ palsu. Curriculum Vitae (CV) anak tersebut begitu mengesankan dengan deretan prestasi dan kegiatan ekstrakurikuler. Namun belakangan diketahui ternyata keluarganyalah yang memoles sedemikian rupa CV tersebut agar terlihat mengesankan dan luar biasa. Tujuan dari pembuatan CV tersebut tentu demi bisa menembus masuk perguruan tinggi bergengsi.

Anak-anak usia sekolah juga dituntut belajar dengan sangat keras. Jam belajar yang cukup panjang ditambah dengan les tambahan, membuat anak-anak belajar bahkan hingga menjelang tengah malam. Kondisi ini bisa sedikit tergambarkan pada beberapa drama korea semisal pada serial Reply 1988 dan Sky Castle. Persaingan dan ambisi orangtua terhadap anaknya serta tekanan sosial yang tinggi agar anak berprestasi mampu membuat orangtua maupun anak melakukan cara apapun untuk mewujudkannya. Dalam drama tersebut kita juga bisa melihat gambaran nyata sekaligus kritik sosial serta obsesi tidak sehat menggejala di masyarakat Korea terhadap universitas bergengsi.

Bergeser sedikit ke tetangga Korea selatan, yaitu Jepang sebagai sesama negara di Asia Timur, akan ditemui kondisi yang hampir sama. Para pelajar memiliki beban yang sangat tinggi agar sukses dengan meraih nilai tinggi. Tingkat persaingan yang tinggi menimbulkan tingkat stres dan frustasi yang semakin meningkat. Angka bunuh diri anak-anak SD, SMP, dan SMA mencatat angka tertinggi pada tahun 2020 yaitu 499 kasus (www3.nhk.or.jp, 14/06/2021).

Sistem Pembelajaran dalam Islam

Kasus yang terjadi di Korea Selatan dan Jepang tentu hanya sedikit menggambarkan kacaunya sistem pengaturan pendidikan saat ini dalam sistem Kapitalisme. Sistem yang hanya mengejar nilai materi semata tanpa mempertimbangkan sisi manusiawi yang akan merusak fitrah manusia. Mereka rela melakukan berbagai cara bahkan cara terlicik sekalipun agar bisa meraih nilai tinggi dan berhasil masuk perguruan tinggi bergengsi. Jika anak dipaksa terus-menerus dalam persaingan ketat, pasti akan berimbas buruk pada kondisi mental dan psikologis.

Islam memiliki seperangkat pengaturan pendidikan dengan kurikulum yang terintegrasi dengan akidah Islam. Materi pembelajaran akan dibagi sesuai jenjang usia pra baligh dan paskabaligh. Pada usia SD hingga SMP akan lebih dikuatkan penanaman akidah Islam dan hukum syarak dasar agar anak mampu mengemban taklif hukum syarak saat baligh dengan penuh kesadaran tanpa merasa dipaksa. Selain itu wawasan ilmu dan teknologi bebas nilai akan diberikan sehingga anak bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Menginjak usia SMA, bidang keilmuan ditambah lebih luas lagi. Penambahan materi tsaqafah Islam juga ditingkatkan agar siswa semakin mumpuni menyikapi pemikiran asing yang bertentangan dengan Islam.

Pada saat masuk perguruan tinggi, pemikiran-pemikiran asing bisa lebih banyak. Pemikiran asing tersebut diberikan bukan untuk diemban tapi agar bisa dinilai dan ditimbang dengan hukum syarak. Penanaman akidah Islam dan pemberian materi tsaqafah Islam tetap berlanjut karena tujuan pendidikan dalam Islam adalah menjadikan siswa berkepribadian Islam yang memiliki tsaqafah Islam serta cerdas dalam penguasaan ilmu dan teknologi.

Pengaturan waktu belajar akan mengikuti jam salat dan berakhir siang atau sore sesuai dengan jenjang pendidikan. Siswa juga akan diberi hari libur secukupnya untuk sekedar beristirahat dar KBM (kegiatan belajar mengajar) formal. Untuk menguji siswa, ada tim pengajar yang akan menguji kemampuan siswa. Bentuk ujian berupa tulis dan lisan (wawancara) serta praktik sehingga bisa diketahui kemampuan siswa secara nyata dalam memahami atau menyerap materi pembelajaran. Selain itu ketrampilannya dalam menerapkan materi yang sudah diajarkan juga akan diuji. Tidak ada pembatasan waktu bagi siswa yang memiliki kemampuan berbeda. Bisa lebih cepat atau lebih lambar dari standar waktu yang sudah ditentukan.

Dengan sistem ujian seperti di atas, tidak akan ada manipulasi kemampuan pada siswa. Mereka lulus pada setiap jenjang karena memang telah melewati ujian yang sudah diberikan. Sistem pendidikan Islam terbukti mampu menghasilkan ratusan bahkan ribuan ulama yang tidak hanya menguasai satu bidang keilmuan, bahkan mampu menguasai beberapa bidang ilmu sekaligus (‘Polymath’). Hasil karya ilmuwan Islam terserak di berbagai perpustakaan perguruan tinggi di beberapa negara Eropa. Ini menjadi salah satu bukti tak terbantahkan bahwa sistem pendidikan Islam mampu mewarnai dunia dengan hasil karya yang sangat bermanfaat dan menginspirasi bahkan hingga masa kini. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19

PKS Siap Perjuangkan Kesejahteraan Peternak

PKS Siap Perjuangkan Kesejahteraan Peternak

Jum'at, 24 Jun 2022 22:43

Holywings Mesti Diberi Sanksi

Holywings Mesti Diberi Sanksi

Jum'at, 24 Jun 2022 22:43

Kepala Mata-mata IRGC Dipecat Setelah Serangkaian Pembunuhan Dan Insiden Sabotase 'Oleh Israel'

Kepala Mata-mata IRGC Dipecat Setelah Serangkaian Pembunuhan Dan Insiden Sabotase 'Oleh Israel'

Jum'at, 24 Jun 2022 21:05

PBB Sebut Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak Mati Pasukan Israel

PBB Sebut Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak Mati Pasukan Israel

Jum'at, 24 Jun 2022 20:18

Yahudi Ultra-Ortodoks Hindari Penggunaan Perangkat Teknologi, BeralasanTidak Baik Untuk Manusia

Yahudi Ultra-Ortodoks Hindari Penggunaan Perangkat Teknologi, BeralasanTidak Baik Untuk Manusia

Jum'at, 24 Jun 2022 17:45

JSIT Kota Bekasi Siap Sinergi Bangun Pendidikan Islam Berkualitas

JSIT Kota Bekasi Siap Sinergi Bangun Pendidikan Islam Berkualitas

Jum'at, 24 Jun 2022 08:16

Masih Suka Jengkel dan Dendam? Awas 350 Penyakit Mengintai Anda

Masih Suka Jengkel dan Dendam? Awas 350 Penyakit Mengintai Anda

Jum'at, 24 Jun 2022 08:02

Sedikitnya 10 Tentara Yaman Tewas Dalam Serangan Al-Qaidah Di Abyan Dan Shabwa

Sedikitnya 10 Tentara Yaman Tewas Dalam Serangan Al-Qaidah Di Abyan Dan Shabwa

Kamis, 23 Jun 2022 21:15

PKS Dukung Cuti Hamil 6 Bulan

PKS Dukung Cuti Hamil 6 Bulan

Kamis, 23 Jun 2022 19:53

Munas I JATTI Hasilkan Rekomendasi, Politik Akhlak Mulia hingga Lawan Islamofobia

Munas I JATTI Hasilkan Rekomendasi, Politik Akhlak Mulia hingga Lawan Islamofobia

Kamis, 23 Jun 2022 16:32

Korban Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Jadi 1.150 Orang

Korban Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Jadi 1.150 Orang

Kamis, 23 Jun 2022 16:00

Twitter Sensor Akun Penulis CJ Werleman Karena Liputan Tentang Kekerasan Anti-Muslim Di India

Twitter Sensor Akun Penulis CJ Werleman Karena Liputan Tentang Kekerasan Anti-Muslim Di India

Kamis, 23 Jun 2022 15:15


MUI

Must Read!
X