Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.873 views

Teknologi Tanpa Edukasi: Bunuh Diri?

Sahabat VOA-Islam...

Gadget - teknologi informasi - bukan lagi barang yang dianggap wah. Perkembangan jaman yang semakin modern, mau tidak mau memaksa manusia untuk memilikinya demi kemudahan transaksi, komunikasi, dan pencarian informasi.

Namun sayang, sisi negatif seringkali mengiringi barang multifungsi tersebut. Bukan dari perspektif bendanya, melainkan dari sisi manusia sebagai subjek pengguna.

Jika beberapa tahun lalu disfungsi gadget dilakukan oleh bocah 19 tahun - yang notabene hanya lulusan SMP - untuk membobol sistem jual beli tiket online PT Global Networking hingga raib milyaran rupiah, kali ini nasib tragis justru menimpa sebuah keluarga di Kecamatan Pandaan.

Dilansir oleh Jawa pos 17/11, seorang pelajar 11 tahun ditemukan tewas dengan gantung diri di dapur rumahnya. Menurut Kanitreskrim, motif korban diduga karena frustasi HP disembunyikan orangtua.

Di Pacitan, angka anak kecanduan gadget juga meningkat. Menurut rincian psikolog Ni Made Diyah Rinawardani, terdapat 11 pasien anak kecanduan gadget pada 2017, 14 pasien di tahun berikutnya dan terus meningkat mencapai 26 pasien di 2019 ini. Puluhan pasien tersebut memiliki rentang usia TK sampai SMP dengan jenis kecanduan gadget berupa game dan pornografi.

Menurut dia, anak yang memiliki kencanduan gadget jenis game bisa berperilaku menyimpang. Antara lain, tingkat kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan berkurang. Selain itu, risiko obesitas tinggi lantaran jarang beraktivitas. Bahkan, dia sempat mendapat pasien anak kecanduan game yang sudah sampai mencuri.

Sementara kecanduan gadget jenis pornografi bisa membuat anak berperilaku menyimpang. Salah satu kasus yang ditemuinya di Pacitan, ada bocah lelaki yang nekat menyodomi teman sejenis kelamin. Penyebabnya, rasa ingin tahu yang tinggi setelah menonton tayangan dewasa melalui smartphone. (Radar Madiun 22/11).

Namun sayang, rentetan dampak buruk penyalahgunaan gadget yang terjadi, tak sedikitpun menyulut emosional untuk segera berbenah dari segala sisi. Dari pihak orangtua, mereka justru senang meninabobokan putra putrinya dengan benda segi empat tersebut. Asal tak rewel tak masalah rasanya meski bermain berjam jam lamanya.

Dari pihak negara pun sama. Sejak dulu, situs situs porno masih saja berseliweran dan bebas dikonsumsi oleh berbagai kalangan.  Padahal dengan power yang dimiliki, harusnya langkah pemberangusan situs rusak tersebut mudah ditindaklanjuti demi menjaga kewarasan generasi.

Luput pula dari perhatian masyarakat, khususnya kaum muslimin bahwa inovasi-inovasi game yang disuguhkan sejatinya adalah jerat-jerat perbudakan yang melalaikan. Dan ini merupakan strategi Barat dalam merongrong Islam, yakni dengan melemahkan pemuda pemudinya.

Memang benar, sekilas saja tiga objek di atas - game, Islam, dan Barat- seolah tidak memiliki keterkaitan satu sama lain. Namun jika dicermati lebih mendalam, keberadaan game semacam ini adalah satu dari empat point ghazwul fikr yang sedang mereka gencarkan. Food, fun, fashion dan film. Empat kombinasi yang nyatanya sedikit berhasil menghancurkan kaum muslim secara perlahan.

Pemilihan metode halus ini bukan tanpa alasan, melainkan kepahaman kafir Barat tentang kekuatan sejati kaum muslim yang terletak pada Al Quran dan Al Hadist. Bahwa mereka tidak akan hancur dengan cara militer jika dua hal tadi masih menancap kuat dalam benak. Alhasil, perang pemikiranlah yang mereka jadikan sebagai alternatif. Setidaknya, jika tujuan pemurtadan tidak tercapai, mereka berhasil melumpuhkan pemikiran dan akidah Islam dari penganutnya.

Dan lagi lagi, kapitalisme lah yang ada dibalik semua ini. Pelaku industri hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan yang sebesar besarnya tanpa menelaah lebih jauh kemungkinan dampak yang menimpa masyarakat. Masyarakat hanya dijadikan tumbal. Konsumen penyuplai kucuran profit bagi mereka. Inilah yang menjadi titik cacat dari ideologi kapitalisme.

Sejatinya, kesenangan psikologis dan hiburan adalah dua hal natural yang ada pada diri manusia. Islam pun tidak melarang pemenuhan tersebut dengan catatan tidak menyalahi hukum syara' dan tidak berlebihan (sesuai porsi). Oleh karenanya, dibutuhkan kontrol dari pihak orangtua dalam melakukan pengawasan kegiatan anak sekaligus mematok batasan waktu. Perlu ditanamkan pula pemahaman secara continue mengenai fiqh prioritas yang mengajarkan anak ketepatan dalam memilih dan memilah jenis kegiatan.

Sementara negara, ia wajib berdiri di garda terdepan dalam membentengi rakyatnya dari serangan serangan yang melenakan dan merusak. Menjadi tugasnya pula untuk menguatkan keimanan rakyatnya dengan pendidikan berbasis akidah Islam agar kendali diri bisa dimiliki ketika memanfaatkan peluang positif dari pesatnya perkembangan teknologi.

Kiriman Maya A, Gresik

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21


MUI

Must Read!
X