Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.896 views

RUU HIP dan APA-NKRI

Oleh: Athian Ali M. Da',i

Bahwasanya RUU HIP yang anti Agama, anti Tuhan dan anti pancasila itu wajib ditolak, insya Alloh sudah menjadi komitmen yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi Rakyat Indonesia khususnya ummat Islam.

Namun dari sisi yang lain, kehadiran RUU HIP juga patut disyukuri, karena lewat RUU HIP, Alloh SWT berkenan menyingkap tabir kemunafikan yang acapkali ditampilkan oleh sementara orang untuk menutup-nutupi kebangkitan kembali PKI di negeri ini.

Kini sulit bagi orang-orang yang selama ini berwajah dua dan berkepribadian ganda tersebut untuk berujar lagi, bahwasanya isu kebangkitan PKI hanyalah hantu, mengada- ada, kurang kerjaan dan lain sebagainya.

Kini, bahkan tidak seorang pun memiliki alasan untuk tidak sependapat dengan pernyataan mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, bahwasanya jika masih ada orang yang menyatakan kebangkitan PKI itu mengada-ada, maka orang tersebut patut diwaspadai, jangan-jangan yang bersangkutan itu memang PKI.

Tentu saja tidak semua PKI dan atau simpatisan PKI selama ini bermuka dua, ada juga yang sangat terbuka menampakkan wajah sesungguhnya, di antaranya Ribka Ciptaning pengarang buku Aku bangga jadi anak PKI yang dalam wawancaranya di Program Analisa Lativi, di antaranya menyatakan bahwasanya anak cucu dan simpatisan PKI di Indonesia berjumlah tidak kurang dari 20 juta orang.

PKI sebagai institusi memang sudah dibubarkan dan dilarang di negeri ini, tapi menurut Ribka, "Institusi itu bisa dipasung, diruntuhkan atau dihapus, tapi kalau ideologi itu tidak bisa, faham itu tidak bisa"

Lewat pernyataannya tersebut Ribka nampaknya ingin meyakinkan semua pihak, jika PKI sebagai institusi memang sudah dibubarkan dan dilarang di negeri ini, tapi ideologi itu akan tetap melekat di dada 20 juta anak, cucu PKI.

Fakta sejarah memang membuktikan, ketika PKI gagal melakukan pemberontakan di Madiun di tahun 1948, mereka pun kembali melakukan pemberontakan dan upaya kudeta lewat G 30 S PKI pada tahun 1965.

Karenanya, siapa yang berani menjamin jika yang 20 juta itu tidak akan melakukan pemberontakan kembali di negeri ini ?

Terlebih lagi kini bukan hanya aroma kebangkitan PKI yang sudah semakin menyengat, tapi getaran gerakannya pun sudah mulai terasa mengguncang .

Semoga kehadiran RUU HIP yang lebih terasa sebagai Haluan Ideologi PKI, membuat kita semakin waspada dan menambah semangat bukan hanya untuk sebatas berdemonstrasi dan menyatakan sikap, tapi semakin menyadarkan rakyat dan ummat Islam untuk siap siaga dan tidak memberikan peluang sekecil apa pun bagi bangkitnya kembali PKI di negeri ini.

Karenanya logis jika rakyat Indonesia, khususnya ummat Islam di berbagai daerah, bangkit dan menyatakan siap mendukung dan mengawal sepenuhnya delapan poin maklumat MUI yang di antaranya menyatakan, jika pihak MUI pantas mencurigai bahwa konseptor RUU HIP adalah oknum-oknum yang ingin membangkitkan kembali faham dan Partai Komunis Indonesia, dan oleh karena itu patut diusut oleh yang berwajib.

Pada poin lainnya, MUI juga meminta dan mengimbau umat islam Indonesia agar tetap waspada dan selalu siap siaga terhadap penyebaran faham komunis dengan berbagai cara dan metode yang mereka lakukan saat ini.

Di bagian akhir dari maklumatnya, MUI mengingatkan, jika maklumat MUI diabaikan oleh Pemerintah RI, maka Pimpinan MUI Pusat dan segenap Pimpinan MUI Propinsi se-Indonesia mengimbau umat Islam Indonesia agar bangkit bersatu dengan segenap upaya konstitusional untuk menjadi garda terdepan, dalam menolak faham komunisme dan berbagai upaya licik yang dilakukannya.

Untuk menyambut dan mendukung penuh serta merealisasikan khususnya imbauan terakhir dari maklumat MUI, maka patut dipertimbangkan usulan, agar kiranya di setiap wilayah dan daerah dideklarasikan berdirinya Aliansi Pembela Agama dan NKRI (APA-NKRI) atau nama lainnya, sebagai upaya memperkokoh dan berkesinambungannya komitmen bersama dalam menghadapi bangkitnya kembali PKI di negeri ini.

Merdeka! Allohu Akbar!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21


MUI

Must Read!
X