Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.094 views

Memaksa Umat Islam kembali ke Piagam Jakarta

Oleh: Athian Ali

Sekelompok orang telah membuat kegaduhan dan kekacauan di negeri ini.
Mereka ngotot memaksakan untuk mengubah pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Ketika upaya mereka menghadirkan RUU HIP ditentang rakyat khususnya ummat Islam yang tidak menghendaki komunisme bangkit kembali di negeri ini, maka mereka pun kemudian berupaya memperdaya rakyat dengan mengubah judul HIP menjadi BPIP.

Mereka bodoh ketika mengira rakyat semudah itu bisa mereka bodohi.

Dicantumkannya TAP MPRS nomor XXV tahun 1966 dan dihapusnya Trisila dan Ekasila dalam RUU BPIP samasekali tidak mengubah sedikit pun niat mereka untuk mengubah pancasila . Terbukti RUU BPIP yang ditawarkan pemerintah sebagai pengganti RUU HIP tetap pada esensi yang sama, yakni menjadikan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 tentang pancasila yang diperas menjadi trisila dan ekasila sebagai ideologi Pancasila, sebagaimana tertuang dalam Keppres Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila.

Sebenarnya sangat dzahar "eksplisit" sekali upaya yang mereka perjuangkan selama ini secara sistematis dan masif bersama pemerintah.

Dimulai dengan lahirnya Keppres Nomor 24 tahun 2016 yang dilanjutkan kemudian dengan dibentuknya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Perppres Nomor 7 Tahun 2018 , hingga munculnya RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang kini bernama RUU BPIP, dimana semua ini merupakan mata-rantai menuju terciptanya Ideologi Pancasila 1 Juni 1945.

Jika RUU BPIP berhasil (na'udzu billah) menjadi UU, maka BPIP akan berperan sebagai penafsir tunggal Pancasila sesuai Ideologi Pancasila 1 Juni 1945, baik dalam sistem hukum, juga dalam pembentukan Undang-Undang maupun dalam rangka implementasi penegakan hukum.

Dimana setiap pribadi, kelompok atau ormas yang dianggap tidak sejalan dengan pemerintah dengan mudah akan diposisikan sebagai anti pancasila. Di samping itu juga pemerintah lewat BPIP memiliki kekuasaan penuh untuk menetapkan ajaran atau faham keagamaan mana saja yang dianggap bertentangan dengan tafsir ideologi pancasila 1 Juni 1945.

Jika ini sampai terjadi (sekali lagi na'udzu billah min dzaalik) akan sulit dihindari benturan pertentangan yang sangat tajam, antara tafsir pancasila versi BPIP dengan Agama, terutama sekali dengan hilangnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, atau diganti dengan Ketuhanan yang berkebudayaan sesuai Ideologi pancasila 1 Juni 1945.

Kita semua tentu maklum, Pancasila selama ini diyakini sebagai lima rukun (Tiang) bagi berdirinya bangunan negara Republik Indonesia. Masing-masing tiang tentu saja harus berdiri kokoh agar menjadi fondasi yang kuat.

Bangunan Republik ini tentu saja tidak akan berdiri kokoh atau bahkan berpotensi runtuh jika hanya dengan tiga tiang (trisila) apalagi hanya satu tiang (ekasila).

Terlebih lagi yang mereka ingin runtuhkan adakah tiang yang paling utama, yaitu sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Penduduk negeri ini beragama, karenanya semua sepakat menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa di sila pertama, dengan maksud agar agama menjadi norma yang sepenuhnya akan mewarnai seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Tidak ada orang yang anti agama, anti Tuhan, dan anti Hak asasi manusia di negeri ini kecuali komunis.

Itulah sebabnya mengapa kehadiran RUU beraroma komunis ini membuat rakyat terutama ummat Islam bangkit, karena rakyat khususnya ummat Islam yakin akan keberadaan sekelompok orang yang selama ini begitu gigih berupaya membangkitkan kembali neo-komunisme di negeri ini.

Karenanya sangatlah wajar jika rakyat khususnya ummat Islam kini bukan hanya mencurigai kehadiran RUU HIP yang kemudian berganti nama menjadi RUU BPIP, tapi juga semakin mencurigai keberadaan lembaga BPIP itu sendiri, terutama setelah pimpinannya yang baru sempat diawal jabatannya membuat pernyataan yang sangat tidak patut dinyatakan oleh orang yang beragama, ketika yang bersangkutan menyatakan agama adalah musuh terbesar Pancasila.

Sangatlah wajar kiranya jika rakyat khususnya ummat Islam sekarang ini menuntut, tidak sekedar hanya menolak RUU HIP atau BPIP atau apa pun namanya, tapi juga menuntut agar inisiator RUU HIP diproses secara hukum dan juga agar lembaga BPIP dibubarkan.

Seharusnya semua pihak di negeri ini menghormati pengorbanan yang telah dilakukan ummat Islam sejak awal berdirinya negeri yang kemerdekaannya juga diraih dari pengorbanan jiwa raga para palawan yang mayoritas Muslim.

Dimana dengan sikap tasamuh "toleransi" yang luar biasa ummat Islam rela demi persatuan dan keutuhan NKRI mengorbankan salah satu prinsip agama yang sangat mendasar yang tercantum pada sila pertama rumusan tgl. 22 Juni 1945, yakni dengan kewajiban melaksanakan syariat Islam bagi pemeluknya.

Karenanya, jika mereka yang ingin mengubah pancasila yang telah dirumuskan dan disepakati bersama pada tanggal 18 Agustus 1945 dengan mengembalikannya bukan kepada rumusan tapi hanya sebatas pemikiran yang disampaikan Bung Karno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945, maka sangatlah wajar kiranya, jika rakyat khususnya ummat Islam bangkit dan menuntut agar mereka dinyatakan sebagai penghianat yang telah melakukan makar terhadap ideologi negara, yang berupaya menghidupkan kembali faham komunisme yang dilarang di negeri ini, yang karenanya sudah seharusnya mereka diproses secara hukum.

Jika upaya mereka dibiarkan bahkan terkesan didukung pemerintah, maka jangan salahkan bila ummat Islam akan bangkit untuk memperjuangkan kembali salah satu prinsip agama yang sangat mendasar yang telah dikorbankan selama 75 tahun demi toleransi dan menjaga keutuhan NKRI, dengan menuntut agar pancasila dikembalikan lagi kepada rumusan 22 Juni 1945 "Piagam Jakarta".

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 14:05

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Rabu, 05 Aug 2020 11:16

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Rabu, 05 Aug 2020 09:35

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 08:27

Ini Loh Pak Masalahnya?

Ini Loh Pak Masalahnya?

Rabu, 05 Aug 2020 06:46

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Rabu, 05 Aug 2020 06:00

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Rabu, 05 Aug 2020 05:52

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Selasa, 04 Aug 2020 21:20

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Selasa, 04 Aug 2020 21:00

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Selasa, 04 Aug 2020 20:05

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Selasa, 04 Aug 2020 19:35

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Selasa, 04 Aug 2020 19:05

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Selasa, 04 Aug 2020 15:04

PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

Selasa, 04 Aug 2020 11:36

Video Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Video Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Selasa, 04 Aug 2020 11:22

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Selasa, 04 Aug 2020 11:22

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Selasa, 04 Aug 2020 09:52

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Selasa, 04 Aug 2020 09:50

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 03/08/2020 19:26

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu