Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.054 views

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Tujuh anggota pasukan keamanan Afghanistan tewas pada hari Kamis (28/5/2020) dalam satu serangan pejabat yang menyalahkan Taliban, serangan mematikan pertama sejak berakhirnya gencatan senjata tiga hari.

Gencatan senjata sementara berakhir pada Selasa, tetapi jeda dalam kekerasan yang melanda negara itu sebagian besar telah berlangsung, meningkatkan harapan bahwa jihadis dan Kabul dapat segera memulai perundingan damai yang sangat tertunda.

Para pejuang Taliban menyerang pos pemeriksaan di Parwan, utara ibukota, Kamis pagi, kata Waheeda Shahkar, juru bicara gubernur provinsi.

"Taliban juga menderita korban," klaim Shahkar, mengatakan tujuh anggota pasukan Afghanistan tewas.

Kepala polisi distrik Hussain Shah mengatakan pejuang Taliban membakar pos pemeriksaan, menewaskan lima personil pasukan keamanan. Dua lagi ditembak mati.

Taliban belum berkomentar.

Ini adalah serangan pertama yang disalahkan para pejabat Afghanistan kepada Taliban sejak akhir gencatan senjata kejutan yang ditawarkan oleh para jihadis dan meluas ke perayaan Idul Fitri.

Namun pasukan keamanan Afghanistan, melakukan serangan udara di selatan pada hari Rabu yang menurut polisi telah membunuh 18 "militan."

Menurut Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan, korban sipil turun 80 persen selama gencatan senjata sementara.

Analis politik yang berbasis di Kabul Sayed Nasir Musawi mengatakan dia mengharapkan Taliban mengurangi serangan, tanpa secara resmi memperpanjang gencatan senjata.

"Gencatan senjata tidak resmi ini akan terus berlanjut dan kami akan memiliki pengurangan kekerasan yang berarti," kata Musawi.

Dia menambahkan bahwa tawaran gencatan senjata dari Taliban merupakan sinyal bagi pemerintah Afghanistan dan Amerika Serikat bahwa mereka siap untuk memulai pembicaraan damai.

Pihak berwenang Afghanistan telah menanggapi gencatan senjata dengan mendorong maju dengan pertukaran tahanan yang disepakati, membebaskan sekitar 1.000 tahanan Taliban minggu ini, dengan rencana untuk membebaskan lebih banyak dalam beberapa hari mendatang.

Delegasi Taliban berada di Kabul pada hari Kamis untuk membahas pertukaran tahanan dengan pejabat pemerintah, kata jurubicara Dewan Keamanan Nasional Javid Faisal.

Pertukaran yang sedang berlangsung adalah bagian dari kesepakatan AS-Taliban yang ditandatangani pada Februari, yang mengecualikan pemerintah Afghanistan.

Kabul telah membebaskan sekitar 1.000 tahanan Taliban sebelum gencatan senjata, sementara kelompok jihadis itu telah membebaskan sekitar 300 tawanan pemerintah.

Pemerintah Afghanistan telah berulang kali menyerukan untuk memperpanjang gencatan senjata dan meluncurkan pembicaraan damai.

Masa depan pembicaraan "tergantung pada langkah Taliban selanjutnya," kata Faisal minggu ini.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menjadikannya prioritas untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika, dan dalam upaya untuk menarik pasukan asing para pejabat AS telah mendorong Taliban dan para pemimpin pemerintah Afghanistan untuk mengadakan pembicaraan damai. (AA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Selasa, 14 Jul 2020 11:51

Islam Apa?

Islam Apa?

Selasa, 14 Jul 2020 11:44

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

Selasa, 14 Jul 2020 10:41

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

Selasa, 14 Jul 2020 10:23

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Selasa, 14 Jul 2020 09:29

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Selasa, 14 Jul 2020 09:02

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Selasa, 14 Jul 2020 08:55

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Selasa, 14 Jul 2020 08:12

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55

Ironi Komunisme

Ironi Komunisme

Selasa, 14 Jul 2020 07:27

LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X