Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.660 views

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Afiliasi regional Al-Qaidah di Afghanistan mempertahankan hubungan dekat dengan Taliban dan memiliki "minat abadi" dalam menyerang pasukan AS dan asing, Pentagon mengatakan Rabu (1/6/2020).

Di bawah kesepakatan yang ditandatangani Taliban dengan Amerika Serikat pada Februari, kelompok jihad Afghanistan itu sepakat untuk menghentikan Al-Qaidah dari menggunakan Afghanistan sebagai tempat yang aman untuk merencanakan serangan.

Tetapi dalam bulan-bulan sejak itu, Taliban terus bekerja dengan Al-Qaidah di Anak benua India (AQIS), Departemen Pertahanan AS mengatakan dalam sebuah laporan.

"AQIS secara rutin mendukung dan bekerja dengan anggota-anggota Taliban tingkat rendah dalam upayanya untuk melemahkan pemerintah Afghanistan, dan mempertahankan minat abadi dalam menyerang pasukan AS dan sasaran-sasaran Barat di kawasan itu," kata Pentagon dalam penilaian keamanan yang disusun untuk Kongres AS. .

"Meskipun kemajuan dalam proses perdamaian baru-baru ini, AQIS mempertahankan hubungan dekat dengan Taliban di Afghanistan, kemungkinan untuk perlindungan dan pelatihan."

Laporan Pentagon muncul menyusul analisis PBB yang dirilis bulan lalu yang menemukan bahwa Al-Qaidah dan Taliban "tetap dekat" dan sedang dalam konsultasi reguler mengenai negosiasi dengan Amerika.

Para pengamat Afghanistan telah lama mempertanyakan apakah Washington naif dalam berpikir bahwa Taliban akan menghormati janji untuk membatasi Al-Qaidah, kelompok jihadis yang dituduh berada di balik serangan 11 September 2001 yang menyebabkan invasi Amerika ke Afghanistan.

Laporan itu mengkliam bahwa setiap anggota "inti" Al-Qaidah yang masih berada di Afghanistan difokuskan terutama pada kelangsungan hidup, dan telah mendelegasikan kepemimpinan regional ke AQIS.

"Ketertarikan AQIS dalam menyerang pasukan AS dan target Barat lainnya di Afghanistan dan kawasan masih berlanjut, tetapi tekanan koalisi (kontrajihadis) yang terus menerus telah mengurangi kemampuan AQIS untuk melakukan operasi di Afghanistan tanpa dukungan dari Taliban," kata Pentagon.

Laporan PBB menyoroti hubungan antara Al-Qaidah dan Taliban, yang melindungi mantan pemimpinnya Syaikh Usamah Bin Ladin di Afghanistan menjelang serangan 11 September 2001.

Kedua kelompok "tetap dekat, berdasarkan persahabatan, sejarah perjuangan bersama, simpati ideologis dan perkawinan campuran," kata laporan PBB itu.

Kesepakatan AS-Taliban yang ditandatangani 29 Februari seharusnya mengarah pada pembicaraan damai yang dimulai 10 Maret antara jihadis dan pemerintah Kabul.

Tetapi negosiasi telah terbukti sulit di tengah pertukaran tahanan yang kontroversial dan meningkatnya kekerasan.

Di bawah kesepakatan AS-Taliban, pasukan asing seharusnya meninggalkan Afghanistan tahun depan.

Tetapi Jenderal Kenneth McKenzie, yang mengepalai Komando Sentral AS, mengatakan bulan lalu bahwa "syarat-syarat harus dipenuhi yang memuaskan kita - bahwa serangan terhadap tanah air kita tidak akan dihasilkan dari Afghanistan" sebelum AS menarik diri. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30


MUI

Must Read!
X