Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.568 views

Hapus Pendidikan Agama, Dekatkan Manusia pada Kehancuran

MASIH menjadi pembicaraan yang hangat, seorang Praktisi Pendidikan Setyono Djuandi Darmono mengusulkan agar pendidikan agama tidak perlu diterapkan di sekolah. Agama yang memadai, masing-masing bisa diajarkan lewat guru agama di luar sekolah. Ia menilai bahwa agama telah menciptakan perpecahan di kalangan siswa. Mestinya, siswa-siswa itu tidak perlu dipisah, dan itu bisa dilakukan jika mapel agama ditiadakan.

Setelah statementnya menimbulkan kontroversi, akhirnya Darmono memberikan klarifikasi bahwa yang dimaksud adalah bukan menghapus pelajaran agama, namun mewaspadai paham agama yang ekstrem masuk ke sekolah atau universitas. Namun, sungguh sangat disayangkan ketika seorang Praktisi Pendidikan memberikan pernyataan demikian. Pasalnya, kita begitu menyadari bahwa kerusakan moral yang terjadi pada generasi muda di kancah pendidikan terjadi karena mereka terlampau dijauhkan dari ajaran agama yang porsinya tidak sesuai dengan alokasi waktu yang banyak ketika peserta didik ada di sekolah.

Saat mapel agama saja diajarkan, siswa masih jauh dari akhlakul karimah, tidak sedikit yang tak paham adab, sehingga tak jarang juga kita mendengar banyak penyimpangan perilaku yang dilakukan siswa seperti berzina, mengkonsumsi narkoba, miras, tawuran, bullying, berkelahi dengan guru, dan segudang permasalahan pendidikan lainnya yang sudah akut terjadi di negara ini. Sangat naif ketika kita mengatakan bahwa itu akibat dari pelajaran agama di sekolah, justru kurangnya porsi pelajaran agamalah yang menjadikan mereka menjadi pribadi yang arogan.

Ketika agama dihapuskan dari pendidikan, dan mengatakan bahwa paham agama ekstrem menjadi ancaman, maka pada saat yang sama siswa dididik berbagai pemahamam sekulerisme, liberalisme, dan ide-ide lain yang bukan dari Islam. Putra-putri negeri muslim dilatih dengan cara Barat, yakni menjadikan ilmu pengetahuan jauh dari penerapan praktis, dan menggantinya dengan pelajaran akademis. Sekulerisasi ilmu pengetahuan sudah menjelma menjadi musuh dalam selimut umat Islam yang menggerogoti keimanan dan identitas umat. Peradaban Islam yang berdasarkan wahyu telah pudar.

Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas, dalam bukunya, Islam and Secularism, merumuskan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk menghasilkan orang yang baik (to produce a good man). Siapakah manusia yang baik dan beradab itu? Maka dalam pandangan Islam, manusia seperti ini adalah manusia yang kenal dengan Tuhannya, tahu akan dirinya, menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai uswah hasanah, mengikuti jalan pewaris Nabi (ulama), dan berbagai kriteria manusia yang baik lainnya.

Tujuan pendidikan yang telah digariskan syariat Islam adalah untuk (1) membentuk manusia yang memiliki kepribadian Islam (syakhsiyyah Islamiyyah) secara utuh, yakni pola pikir dan pola sikapnya didasarkan pada akidah Islam. (2) Menciptakan ulama, intelektual dan tenaga ahli dalam jumlah berlimpah di setiap bidang kehidupan yang merupakan sumber manfaat bagi umat, melayani masyarakat dan peradaban, serta akan membuat negara Islam menjadi negara terdepan, kuat, dan berdaulat sehingga menjadikan Islam sebagai ideologi yang mendominasi dunia.

Output yang akan dihasilkan dari pendidikan Islam adalah generasi yang tunduk, bertakwa, dan taat pada hukum-hukum Allah, bukan generasi yang miskin moralitas, lemah, dan tidak memiliki ghirah agama. Tujuan pendidikan seperti ini hanya bisa diwujudkan melalui penerapan Islam secara kaffah. Wallahu a'lam bisshawab.*

Indri Lestari, S. Pd

Pengajar

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55

Armenia Angkut Ratusan Militan Komunis Kurdi PKK untuk Perangi Azerbaijan

Armenia Angkut Ratusan Militan Komunis Kurdi PKK untuk Perangi Azerbaijan

Rabu, 30 Sep 2020 20:25

Orang Kaya Saudi Berusaha Pergi Dari Kerajaan Khawatir Represi Yang Meningkat Sejak MBS Berkuasa

Orang Kaya Saudi Berusaha Pergi Dari Kerajaan Khawatir Represi Yang Meningkat Sejak MBS Berkuasa

Rabu, 30 Sep 2020 19:35

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Rabu, 30 Sep 2020 08:25

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Rabu, 30 Sep 2020 06:35

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Rabu, 30 Sep 2020 05:59

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Selasa, 29 Sep 2020 23:53

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Selasa, 29 Sep 2020 22:54

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Selasa, 29 Sep 2020 22:30

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Selasa, 29 Sep 2020 22:07

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Selasa, 29 Sep 2020 21:41

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Selasa, 29 Sep 2020 21:30

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Selasa, 29 Sep 2020 20:55

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Selasa, 29 Sep 2020 20:51

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Selasa, 29 Sep 2020 20:50

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

Selasa, 29 Sep 2020 20:37

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Selasa, 29 Sep 2020 20:15

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Selasa, 29 Sep 2020 19:57

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Selasa, 29 Sep 2020 19:45

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

Selasa, 29 Sep 2020 14:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X