Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.053 views

Kesabaran dalam Ketaatan

BULAN Dzulhijjah telah menyapa kita. Salah satu dari bulan haram yang ditetapkan Allah. Bulan yang memiliki banyak keutamaan. Nilai ibadah di dalamnya akan dilipatgandakan. Khususnya untuk sepuluh hari pertama.

Sebagaimana disebutkan dalam Hadits yang disampaikan Rasulullah SAW: "Tidak ada hari di mana amal saleh pada hari itu lebih dicintai Allah 'Azza wa Jalla daripada hari-hari ini (yakni 10 hari pertama Dzulhijah). Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah? Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa, raga, dan hartanya, kemudian tidak bersisa lagi." (HR Bukhari).

Mengapa hari-hari itu begitu istimewa? Karena di dalamnya terkumpul banyak ibadah utama, yang ibadah tersebut tak bisa dikerjakan di bulan lainnya. Setidaknya ada tiga ibadah besar yang dilaksanakan di awal Dzulhijjah ini, yakni puncak ibadah haji (wukuf di Padang Arafah), Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan ibadah qurban. Ibadah tersebut memberi banyak hikmah untuk kita. Hikmah yang paling utama adalah mengajarkan tentang kesabaran dan keikhlasan dalam ketaatan kepada Allah.

Ibadah haji merupakan bagian dari rukun Islam. Diwajibkan bagi muslim yang mampu melaksanakannya. Mampu secara fisik, finansial, maupun kondisi dirinya.

Salah satu makna yang terkandung dari pelaksanaan ibadah haji adalah tentang pengorbanan demi melaksanakan perintah Allah. Untuk melaksanakan haji, jamaah harus mengeluarkan uang yang tak sedikit. Kemudian melakukan perjalanan yang jauh dan melelahkan. Meninggalkan keluarga dan kampung halaman. Menghadapi kondisi yang kadang tak terduga. Namun semua dilakukan dengan keikhlasan, demi meraih keridhaan Allah.

Ibadah haji juga mengandung makna ketundukan dan kepatuhan terhadap aturan Allah. Para jamaah melaksanakan ritual ibadah sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW. Tidak menambah, mengurangi, ataupun mengubah syariat tersebut. Misal, tak ada seorangpun yang berani menggeser tanggal pelaksanaan wukuf. Semua melaksanakan secara serentak di tanggal 9 Dzulhijjah. Tak ada yang protes. Pun begitu dengan tatacara thawaf, sa'i dan ritual ibadah haji yang lain.

Jika saat ibadah haji, kita bisa menerima aturan dan hukumnya apa adanya, tidak berani mengubahnya, lalu bagaimana dengan aturan Allah yang lainnya? Padahal perkara ibadah hanyalah salah satu bagian dari Syariat Islam.

Secara keseluruhan Islam meliputi tiga dimensi. Hubungan manusia dengan Pencipta, meliputi akidah dan ibadah. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri, meliputi masalah makanan, pakaian, dan akhlak. Hubungan manusia dengan sesama manusia yang meliputi masalah muamalah (kehidupan secara umum) juga masalah persanksian (hukum) dan pemerintahan.

Bukankah kita diperintahkan agar mengambil ajaran Islam secara sempurna, sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Baqarah [2] : 208. Lantas Allah juga memerintahkan kita agar senantiasa berhukum dengan hukum-Nya, dan melarang berhukum dengan yang lainnya. Hal itu ditegaskan dalam banyak ayat Alquran, salah satunya QS Al-Maidah [5] : 49.

Maka patut kita renungkan, sudahkah kita melaksanakan perintah tersebut?  Atau kita masih memilah-milah hukum, mengambil yang dianggap menguntungkan, lalu meninggalkan yang dianggap memberatkan? Padahal sikap seperti ini merupakan sikap yang tercela, dan tentunya harus ditinggalkan.

Selain ibadah haji, ibadah lain yang juga sarat dengan hikmah adalah ibadah qurban. Sebagaimana jamak diketahui, syariat qurban berawal dari peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim dengan anaknya Ismail. Di mana kala itu Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk menyembelih putra kesayangannya. Putra yang telah lama ditunggu kehadirannya. Di tengah kecintaan itulah Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk mempersembahkan putranya.

Pilihan yang berat, menaati perintah Allah dengan mengorbankan putranya atau melindungi anaknya dengan mengabaikan perintah Allah. Di situlah ujian keimanan. Dan Nabi Ibrahim beserta anaknya telah memberikan contoh teladan kesabaran dalam ketaatan. Mereka rela mengorbankan apa yang paling dicintai demi memenuhi perintah Allah. Dan pengorbanan itu dibalas Allah dengan balasan yang terbaik pula.

Dalam konteks kekinian, ketaatan kita kepada Allah pun pasti akan menemui ujian. Apalagi dalam sistem sekularisme saat ini. Di mana banyak orang yang sudah mengabaikan aturan agama. Bahkan mereka yang berusaha taat dianggap terlalu fanatik, bahkan diberi cap radikal atau cap negatif lainnya.

Tak bisa dipungkiri, banyak orang yang terlena dengan dunia. Rela menempuh jalan apa saja demi mengumpulkan harta, meraih jabatan dan kekuasaan, memuaskan nafsu duniawinya. Dalam kondisi ini, orang yang taat justru menjadi terasingkan. Dan itulah ujian keimanan.

Maka marilah kita merenung, jika Nabi Ibrahim mampu mengorbankan anaknya demi ketaatan dan kecintaannya kepada Allah, Lalu bagaimana dengan kita? Sudah seberapa besar ketaatan kita kepada Allah? Sudahkah kita mengorbankan apa yang kita miliki demi meraih kecintaan Allah? Jika belum, maka inilah saatnya. Mumpung Allah masih memberi kesempatan hidup.

Mari bersama kita kembali kepada aturan Allah. Melaksanakan dan memperjuangkannya. Siap dengan segala konsekwensinya. Bersabar dan rela mengorbankan apa saja demi menjalankan ketaatan dan meraih keridhaan Allah. Dengannya, kita bisa meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.*

Pahriati, S.Si

Guru di Tabalong, Kalimantan Selatan

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Rabu, 08 Jul 2020 21:30

Pertempuran Pecah Antara Intelijen Milter dan Angkatan Darat Suriah di Damaskus

Pertempuran Pecah Antara Intelijen Milter dan Angkatan Darat Suriah di Damaskus

Rabu, 08 Jul 2020 20:50

Rusia dan Cina Veto Mandat PBB yang Akan Memperluas Bantuan Lintas Perbatasan ke Suriah

Rusia dan Cina Veto Mandat PBB yang Akan Memperluas Bantuan Lintas Perbatasan ke Suriah

Rabu, 08 Jul 2020 20:30

Dinilai Tak Mampu Urus Sertifikasi Halal, BPJPH Diminta Patuhi KMA Nomor 982/2019

Dinilai Tak Mampu Urus Sertifikasi Halal, BPJPH Diminta Patuhi KMA Nomor 982/2019

Rabu, 08 Jul 2020 19:41

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

Rabu, 08 Jul 2020 18:06

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Rabu, 08 Jul 2020 16:28

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Rabu, 08 Jul 2020 15:49

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

Rabu, 08 Jul 2020 14:41

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Rabu, 08 Jul 2020 10:21

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Rabu, 08 Jul 2020 08:37

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Rabu, 08 Jul 2020 07:41

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

Rabu, 08 Jul 2020 07:32

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Rabu, 08 Jul 2020 06:35

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Rabu, 08 Jul 2020 06:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X