Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.131 views

Haji

Oleh: Roni Tabroni*

Wahai haji, mungkin masih ingat ketika tangisan orang-orang terkasih itu pecah saat melepas kepergian kita menuju tanah suci. Tangisan bangga bercampur cemas. Bangga karena anggota keluarganya dipanggil menjadi tamu Allah, cemas karena tahu proses ibadah haji begitu berat.

Kesempatan menjadi tamu sang Khalik untuk menapakkan kakinya di tanah paling suci di muka bumi tentu tidak dimiliki setiap orang. Menghampiri makam manusia paling mulia Rasulullah, menghampiri dan tawaf di tempat paling sakral menjadi kesempatan paling berharga.

Ibadah haji merupakan prosesi dramatis dalam perjalanan spiritual manusia. Memadukan ibadah ritual, perjalanan yang berat, tempat tinggal yang berpindah-pindah, hingga nuansa-nuansa mencekam.

Pertemuan jutaan manusia dengan beragam latar belakang dari berbagai penjuru dunia menjadi fenomena yang begitu unik sekaligus aneh. Beragam karakter manusia ada di sana. Mereka dipersatukan oleh keyakinan dan spiritualitas yang sama. Solidaritas dan semangat beribadah begitu tampak. Dalam kondisi berdesak-desakkan, di tengah cuaca ekstrim, tidak ada yang surut untuk mengejar tempat dan moment paling utama.

Haji merupakan peleburan diri manusia dengan sang Khalik. Merelakan diri untuk meninggalkan kenikmatan dunia, menanggalkan gengsi dan stratifikasi sosial. Semua menyatu dalam semangat mencari pahala dan nikmatnya ibadah, hingga kenyamanan hidup dinafikan. Berjalan berpuluh-puluh kilo meter jauhnya (jika ditotalkan), tinggal di tempat yang tidak nyaman, merasakan panasnya cuaca dan kencangnya angin yang kurang bersahabat. Para tamu Allah pantang mengeluh.

Mencari waktu dan tempat utama yang sesuai dengan sunnah, bukan hal mudah. Namun dengan tekad kuat, Allah selalu memberikan jalan. Tidak ada yang tidak mungkin, ketika hambanya berupaya untuk menjalankan sunnah-Nya, jalan itu dibukakan. Tidak jarang kehawatiran menghinggapi para jamaah, keraguan bukan tidak mungkin datang menggoda. Tetapi nawaitu untuk berada dalam sunnah-Nya mengalahkan segalanya.

Dari mulai program tarwiyah, memilih waktu dan tempat serta tata cara shalat yang khas menjadi pilihan penting. Termasuk bertahan di Muzdalifah hingga terbit fajar dan melempar jumroh di waktu-waktu yang dicontohkan. Pilihan-pilihan ini bukan kebetulan, tetapi ketetapan yang harus diikuti.

Kondisi Arofah yang sakral membuat suasana semakin khidmat. Kenikmatan ibadah bercampur rasa haru dan syukur. Tetesan air mata menjadi bukti pengakuan dosa dan lemahnya diri.

Menjadi manusia haji, artinya menjadi mahluk yang tidak berdaya kecuali dengan bantuan-Nya. Di Arofah tidak ada pejabat dan rakyat, tidak ada sodagar dan pegawai, tidak ada orang pintar dan bodoh, semuanya adalah mahluk Allah yang tidak berdaya. Dipersamakan dengan simbol kain ihrom yang teramat sederhana, sebagai bukti penyerahan sekaligus menyadari kelemahan diri manusia dihadapan-Nya.

Wahai haji, semua apa yang pernah dilewati merupakan anugerah yang tidak didapatkan oleh semua ummat Islam. Tanah suci yang pernah diinjak, dan tempat sakral yang kita pernah berada di dalamnya belum tentu akan kita tapaki kembali hingga sakaratul maut menjemput kita.

Kesempatan yang sekali ini, menjadi momentum paling istimewa selama hidup di dunia. Kehidupan yang amat sebentar ini, sebelum akhirnya semua kita akan mati. Sebelum menuju alam kubur yang pasti dirasakan oleh semua mahluk, kita berharap apa yang kita lewati ini menjadi wasilah penggugur dosa.

Di tengah lantunan do'a-do'a selama di tanah suci ini, semua orang memiliki misi tunggal yaitu dihapusnya semua dosa-dosa yang pernah diperbuatnya, seraya berharap setelah kepulangannya menjadi haji mabrur. Mabrur artinya melewati makbul, bukan hanya amal ibadahnya diterima, tetapi juga berefek pada kehidupan yang lebih baik.

Dengan menapaki seluruh sunnahnya, kita berharap di padang mahsyar kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Dengan pengorbanan yang tidak sedikit kita tidak ada maksud lain kecuali ingin menjadi bagian dari ummat Nabi Muhammad karena telah menjalankan seluruh prosesi yang berat ini tanpa kompromi.

Di padang mahsyar, ketika setiap manusia akan disibukkan dengan dirinya sendiri, mereka akan mencari perlindungan. Hanya mereka yang istiqomah dalam tauhid dan menjalankan seluruh sunnahnya lah yang mendapatkan syafaatnya kelak.

Dengan imbalan jannah yang dijanjikan bagi haji mabrur, maka seluruh pengorbanan yang dikeluarkan baik berupa harta, tenaga, waktu, dan mental, menjadi tidak berati.

Semua perjalanan dan susana berhaji yang begitu berat akan menjadi saksi kelak bahwa kita pernah menjadi bagian itu semua. Bahwa semua yang kita korbankan, kenyamanan yang kita tanggalkan, berharap menjadi wasilah yang menakdirkan kita berada dalam jannah-Nya.

Suatu hari nanti, setibanya di tanah air, setiap orang akan mengenangnya sebagai sebuah ceritera yang menarik. Mina, Arafah, dan Muzdalifah, sebagai medan paling menantang bagi jamaah haji berubah menjadi kenangan paling indah dalam hidup. Di tanah air dipastikan akan merasakan kerinduan yang begitu dalam. Suka duka nya akan tertanam dalam memori dan menjadi pengantar tidur. Kisahnya akan diwariskan pada anak-cucu sebelum kita meninggalkan mereka.

Jika pun kesempatan itu hanya sekali dalam hidup kita, maka persaksian itu mudah-mudahan cukup untuk menjadikan kita berada dalam safaat Rasulullah dan berada dalam pangkuan sang Khalik. Sebuah perjumpaan yang didambakan seluruh ummat Islam.

Tetapi, kenangan prosesi haji dan kelezatan spiritual itu tidak cukup dinikmati sendiri. Setiap haji dituntut untuk menjadi bagian dari kehidupan manusia. Ritual haji harus dapat ditransformasikan menjadi sebuah perilaku dalam kehidupan nyata, sehingga efek dari berhaji adalah peradaban baik sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

*) Penulis merupakan pembimbing jamaah haji perwakilan Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Rabu, 19 Feb 2020 03:21

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Rabu, 19 Feb 2020 02:44

Kemuliaan Seorang Ibu

Kemuliaan Seorang Ibu

Rabu, 19 Feb 2020 01:53

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

Rabu, 19 Feb 2020 00:53

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Selasa, 18 Feb 2020 23:58

Hadits

Hadits "Tidak Ada Penularan Penyakit", Apa Maksudnya?

Selasa, 18 Feb 2020 23:39

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Selasa, 18 Feb 2020 22:45

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Selasa, 18 Feb 2020 21:00

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Selasa, 18 Feb 2020 20:30

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Selasa, 18 Feb 2020 20:01

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Selasa, 18 Feb 2020 18:42

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Selasa, 18 Feb 2020 18:41

Salah Urus

Salah Urus

Selasa, 18 Feb 2020 18:40

Universitas Muhammadiyah Surabaya Jadi Sponsor Persebaya Musim Ini

Universitas Muhammadiyah Surabaya Jadi Sponsor Persebaya Musim Ini

Selasa, 18 Feb 2020 17:00

Sekolah yang Tak Mendidik

Sekolah yang Tak Mendidik

Selasa, 18 Feb 2020 16:29

Bayar SPP Pakai GoPay, Said Didu Ingatkan Nadiem Makarim Soal Korupsi

Bayar SPP Pakai GoPay, Said Didu Ingatkan Nadiem Makarim Soal Korupsi

Selasa, 18 Feb 2020 16:11

Banjir DKI Kok Surveinya Di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya Di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Selasa, 18 Feb 2020 15:00

Kepala BPIP Ditantang Debat Terbuka Majelis Mujahidin

Kepala BPIP Ditantang Debat Terbuka Majelis Mujahidin

Selasa, 18 Feb 2020 14:57

Liberalisasi Suburkan Bisnis Ngeri (Klinik Aborsi)

Liberalisasi Suburkan Bisnis Ngeri (Klinik Aborsi)

Selasa, 18 Feb 2020 12:34

Jelang Aksi 212 Tahun 2020, GNPF Ulama Ingatkan Penegak Hukum Tegas kepada Koruptor

Jelang Aksi 212 Tahun 2020, GNPF Ulama Ingatkan Penegak Hukum Tegas kepada Koruptor

Selasa, 18 Feb 2020 12:28


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X