Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.929 views

Haji

Oleh: Roni Tabroni*

Wahai haji, mungkin masih ingat ketika tangisan orang-orang terkasih itu pecah saat melepas kepergian kita menuju tanah suci. Tangisan bangga bercampur cemas. Bangga karena anggota keluarganya dipanggil menjadi tamu Allah, cemas karena tahu proses ibadah haji begitu berat.

Kesempatan menjadi tamu sang Khalik untuk menapakkan kakinya di tanah paling suci di muka bumi tentu tidak dimiliki setiap orang. Menghampiri makam manusia paling mulia Rasulullah, menghampiri dan tawaf di tempat paling sakral menjadi kesempatan paling berharga.

Ibadah haji merupakan prosesi dramatis dalam perjalanan spiritual manusia. Memadukan ibadah ritual, perjalanan yang berat, tempat tinggal yang berpindah-pindah, hingga nuansa-nuansa mencekam.

Pertemuan jutaan manusia dengan beragam latar belakang dari berbagai penjuru dunia menjadi fenomena yang begitu unik sekaligus aneh. Beragam karakter manusia ada di sana. Mereka dipersatukan oleh keyakinan dan spiritualitas yang sama. Solidaritas dan semangat beribadah begitu tampak. Dalam kondisi berdesak-desakkan, di tengah cuaca ekstrim, tidak ada yang surut untuk mengejar tempat dan moment paling utama.

Haji merupakan peleburan diri manusia dengan sang Khalik. Merelakan diri untuk meninggalkan kenikmatan dunia, menanggalkan gengsi dan stratifikasi sosial. Semua menyatu dalam semangat mencari pahala dan nikmatnya ibadah, hingga kenyamanan hidup dinafikan. Berjalan berpuluh-puluh kilo meter jauhnya (jika ditotalkan), tinggal di tempat yang tidak nyaman, merasakan panasnya cuaca dan kencangnya angin yang kurang bersahabat. Para tamu Allah pantang mengeluh.

Mencari waktu dan tempat utama yang sesuai dengan sunnah, bukan hal mudah. Namun dengan tekad kuat, Allah selalu memberikan jalan. Tidak ada yang tidak mungkin, ketika hambanya berupaya untuk menjalankan sunnah-Nya, jalan itu dibukakan. Tidak jarang kehawatiran menghinggapi para jamaah, keraguan bukan tidak mungkin datang menggoda. Tetapi nawaitu untuk berada dalam sunnah-Nya mengalahkan segalanya.

Dari mulai program tarwiyah, memilih waktu dan tempat serta tata cara shalat yang khas menjadi pilihan penting. Termasuk bertahan di Muzdalifah hingga terbit fajar dan melempar jumroh di waktu-waktu yang dicontohkan. Pilihan-pilihan ini bukan kebetulan, tetapi ketetapan yang harus diikuti.

Kondisi Arofah yang sakral membuat suasana semakin khidmat. Kenikmatan ibadah bercampur rasa haru dan syukur. Tetesan air mata menjadi bukti pengakuan dosa dan lemahnya diri.

Menjadi manusia haji, artinya menjadi mahluk yang tidak berdaya kecuali dengan bantuan-Nya. Di Arofah tidak ada pejabat dan rakyat, tidak ada sodagar dan pegawai, tidak ada orang pintar dan bodoh, semuanya adalah mahluk Allah yang tidak berdaya. Dipersamakan dengan simbol kain ihrom yang teramat sederhana, sebagai bukti penyerahan sekaligus menyadari kelemahan diri manusia dihadapan-Nya.

Wahai haji, semua apa yang pernah dilewati merupakan anugerah yang tidak didapatkan oleh semua ummat Islam. Tanah suci yang pernah diinjak, dan tempat sakral yang kita pernah berada di dalamnya belum tentu akan kita tapaki kembali hingga sakaratul maut menjemput kita.

Kesempatan yang sekali ini, menjadi momentum paling istimewa selama hidup di dunia. Kehidupan yang amat sebentar ini, sebelum akhirnya semua kita akan mati. Sebelum menuju alam kubur yang pasti dirasakan oleh semua mahluk, kita berharap apa yang kita lewati ini menjadi wasilah penggugur dosa.

Di tengah lantunan do'a-do'a selama di tanah suci ini, semua orang memiliki misi tunggal yaitu dihapusnya semua dosa-dosa yang pernah diperbuatnya, seraya berharap setelah kepulangannya menjadi haji mabrur. Mabrur artinya melewati makbul, bukan hanya amal ibadahnya diterima, tetapi juga berefek pada kehidupan yang lebih baik.

Dengan menapaki seluruh sunnahnya, kita berharap di padang mahsyar kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Dengan pengorbanan yang tidak sedikit kita tidak ada maksud lain kecuali ingin menjadi bagian dari ummat Nabi Muhammad karena telah menjalankan seluruh prosesi yang berat ini tanpa kompromi.

Di padang mahsyar, ketika setiap manusia akan disibukkan dengan dirinya sendiri, mereka akan mencari perlindungan. Hanya mereka yang istiqomah dalam tauhid dan menjalankan seluruh sunnahnya lah yang mendapatkan syafaatnya kelak.

Dengan imbalan jannah yang dijanjikan bagi haji mabrur, maka seluruh pengorbanan yang dikeluarkan baik berupa harta, tenaga, waktu, dan mental, menjadi tidak berati.

Semua perjalanan dan susana berhaji yang begitu berat akan menjadi saksi kelak bahwa kita pernah menjadi bagian itu semua. Bahwa semua yang kita korbankan, kenyamanan yang kita tanggalkan, berharap menjadi wasilah yang menakdirkan kita berada dalam jannah-Nya.

Suatu hari nanti, setibanya di tanah air, setiap orang akan mengenangnya sebagai sebuah ceritera yang menarik. Mina, Arafah, dan Muzdalifah, sebagai medan paling menantang bagi jamaah haji berubah menjadi kenangan paling indah dalam hidup. Di tanah air dipastikan akan merasakan kerinduan yang begitu dalam. Suka duka nya akan tertanam dalam memori dan menjadi pengantar tidur. Kisahnya akan diwariskan pada anak-cucu sebelum kita meninggalkan mereka.

Jika pun kesempatan itu hanya sekali dalam hidup kita, maka persaksian itu mudah-mudahan cukup untuk menjadikan kita berada dalam safaat Rasulullah dan berada dalam pangkuan sang Khalik. Sebuah perjumpaan yang didambakan seluruh ummat Islam.

Tetapi, kenangan prosesi haji dan kelezatan spiritual itu tidak cukup dinikmati sendiri. Setiap haji dituntut untuk menjadi bagian dari kehidupan manusia. Ritual haji harus dapat ditransformasikan menjadi sebuah perilaku dalam kehidupan nyata, sehingga efek dari berhaji adalah peradaban baik sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

*) Penulis merupakan pembimbing jamaah haji perwakilan Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 16/09/2019 14:40

Selamat Jalan KPK...