Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.109 views

Rakyat Menjerit Gaji Direksi Dan Pengawas BPJS Kian Melejit

Oleh: Dina Evalina (Aktivis Dakwah)

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap orang karena setiap aspek kehidupan berkaitan dengan kesehatan. Tubuh yang sehat akan lebih bersemangat dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Sehingga berapapun biaya yang harus dikeluarkan demi tubuh yang sehat tak jarang rela dikorbankan.

Bagi masyarakat kelas atas biaya kesehatan yang mahal tak menjadi beban , namun bagi masyarakat kelas menengah atau kelas bawah yang memiliki penghasilan perbulan dibawah rata-rata, biaya kesehatan mahal merupakan Maslaah yang besar.

Sejak tanggal 1 Januari 2014 tahun PT. Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan. Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan merupakan program Pemerintah dalam rangka tercapainya jaminan kesehatan bagi segenap masyarakat Indonesia. Hampir seluruh rakyat negeri ini dihimbau untuk mengikuti program BPJS, dengan membayar iuran setiap bulanya sesuai kelas yang pilih. Pilihan kelas dalam program BPJS menentukan pelayanan kesehatan yang diberikan.

Selama 5 tahun berjalan, program BPJS mengalir defisit yang cukup besar. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ardan Adiperdana memaparkan, hasil audit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sepanjang 2018. Dari hasil audit ditemukan, gagal bayar atau defisit yang ditanggung oleh perusahaan hingga 31 Desember 2018 sebesar Rp 9,1 triliun.

Defisitnya BPJS membuat pemerintahan mengambil langkah menaikan iuran BPJS untuk menutupi defisit tersebut. Kementerian Kesehatan memastikan draf revisi Peraturan Presiden mengenai Jaminan Kesehatan telah rampung disiapkan. Menurutnya, sejumlah ketentuan akan termuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) ini. Salah satunya mengenai kenaikan iuran. "Insya Allah (iuran naik), karena ini (sistem Jaminan Kesehatan Nasional) sudah kelihatan memang tidak ada sinkronisasi antara penerimaan dan pengeluaran (defisit)." Tuturnya.

Ditengah sempitnya perekonomian sebagian besar masyarakat Indonesia terlebih yang hidup dibawah garis kemiskinan, naiknya iuran BPJS tersebut akan semakin menambah beban hidup mereka. Walaupun hal itu mendapat komentar dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko : Saya tidak ingin ada istilah kesehatan itu murah. Sehat itu mahal. Kalau sehat murah, orang nanti semua menyerahkan ke BPJS. Mati nanti BPJS." Tutur Moeldoko.

Namun, keputusan Pemerintah untuk menaikan iuran BPJS tersebut akan menyempurnakan kesengsaraan rakyat di negeri ini. Saat rakyat bersedih hati harus menerima pahitnya berita kenai iuran BPJS,  justru Pemerintah menaikan gaji  direksi dan Pengawas BPJS seperti dilansir dalam katadata.co.id, Kementerian Keuangan menaikkan besaran komponen tunjangan cuti bagi direksi dan pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dari sebelumnya paling banyak satu kali gaji menjadi dua kali gaji.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.02/2019 yang merupakan revisi dari PMK Nomor 34/PMK.02/2015 tentang Manfaat Tambahan Lainnya dan Insentif Bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi BPJS.

Sungguh perih hidup di negeri kaya raya akan sumber daya alamnya, namun keterpurukan selalu datang melanda, untuk kesehatanpun harus membiayai dengan uang pribadi sementara yang untung hanya para kapital yang mementingkan kepentingan sendiri. Inilah ironi hidup di negeri yang menganut Sistem rusak yang terbukti menghancurkan negeri.

Sistem Sekuler Kapitalis mengenyampingkan peran Tuhan dalam menciptakan berbagai peraturan di negeri ini. Sistem yang tidak memiliki tujuan untuk mensejahterakan rakyat namun menghisap kekayaan-kekayaan pribadi maupun kekayaan Alam milik rakyat oleh para jpaitalis demi memuluskan ambisinya menguasai dunia.

Sehingga, selama negeri ini menganut Sistem Sekuler Kapitalis ditambah dengan rezim yang berkuasa menyokong sistem ini terus berlangsung maka jaminan kesehatan sesungguhnya tak kan dapat dirasakan. Program BPJS yang digadang-gadang dapat menanjadi solusi atas permasalahan kesehatan masyarakat nyatanya menjadi musibah baru bagi masyarakat.

Masyarakat yang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan karena terkendala dana, berharap kepada BPJS yang pada faktanya menambah beban mereka. Dari urusan administrasi, pelayanan yang tidak memuaskan termasuk dalam hal obat-obatan, serta danau yang mereka terima jika menunggak membayar iuran BPJS.

Untuk terbebas dari belenggu keterpurukan yang diakibatkan sistem ini, maka kita harus mencampakkan sistem tersebut kemudian beralih mengambil sistem Islam yang sempurna sebagai standar membentuk berbagai peraturan untuk diterapkan di tengah masyarakat. Sistem Islam yang diterapkan dalam sebuah negara bernama Khilafah berhasil menorehkan tinta emas peradaban di dunia selama lebih dari 13 abad lamanya serta menaungi 2/3 dunia dengan Rahmat Islam.

Dalam kekhilafahan perkara pelayanan Kesehatan merupakan kewajiban negara untuk memberikannya kepada rakyatnya secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. Dari penyakit yang ringan hingga penyakit yang kronis akan dijamin oleh negara. Maka rakyta tak perlu bersusah payah memikirkan biaya pelayanan kesehatan yang ingin mereka dapatkan dikala penyakit datang melanda.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Grogi Denny Siregar

Grogi Denny Siregar

Kamis, 05 Aug 2021 23:50

China Gerah Istana Gelisah?

China Gerah Istana Gelisah?

Kamis, 05 Aug 2021 21:48

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Kamis, 05 Aug 2021 21:20

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Kamis, 05 Aug 2021 21:15

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Kamis, 05 Aug 2021 20:50

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 20:48

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Kamis, 05 Aug 2021 20:13

Covid dan Bertapa 40 Hari

Covid dan Bertapa 40 Hari

Kamis, 05 Aug 2021 19:46

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

Kamis, 05 Aug 2021 19:45

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

Kamis, 05 Aug 2021 17:43

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Kamis, 05 Aug 2021 16:15

Menteri Agama Kacau

Menteri Agama Kacau

Kamis, 05 Aug 2021 15:41

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Kamis, 05 Aug 2021 14:46

Presiden Main Sandiwara

Presiden Main Sandiwara

Kamis, 05 Aug 2021 13:19

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Kamis, 05 Aug 2021 13:14

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Kamis, 05 Aug 2021 13:09

Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06


MUI

Must Read!
X