Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.853 views

'Grusa Grusu' Pindah Ibu Kota

AKHIRNYA Kaltim resmi menjadi calon ibu kota baru. Presidem telah menambatkan keputusannya pada Provinsi Kalimantan Timur. Lebih tepatnya di daerah kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Ada empat alasan mengapa kawasan Kaltim ditunjuk oleh Jokowi sebagai ibu kota baru. Menurutnya kawasan Kalimantan Timur memenuhi kriteria sebagai ibu kota, yakni risiko bencana yang minim, memiliki lokasi strategis di tengah-tengah Indonesia, berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang, yakni Balikpapan dan Samarinda.

Alasan lain yang dia kemukakan adalah memiliki infrastruktur lengkap dan tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180 ribu hektare. Menurut keterangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), pembangunan ibu kota baru itu akan dimulai pada 2021. Target penyelesaian pembangunan gedung pemerintahan pada 2024. (Republika.co.id, 26/8/19). Beda Jokowi beda pula respon ASN. Menurut survei yang dilakukan Indonesia Development Monitoring, sebanyak 94,7 persen ASN menolak ibu kota dan pusat pemerintahan dipindah ke Kalimantan.

Meski sempat mendapat kritikan dari publik dan pengamat politik, Jokowi kekeuh pindah ibu kota. Alasannya karena beban Pula Jawa terlalu  berat, Jakarta sering banjir, macet, dan sebagainya. Alasan yang terlalu receh tentang ibu kota. Jikalau Pula Jawa terlalu berat bebannya, bagaimana dengan Kalimantan? Paru- paru dunia itu akan disulap bak kota metropolitan yang selama ini menjadi ikon Jakarta.

Lalu bagaimana pula dengan masalah teknis dan administrasi? Sudahkah diantisipasi? Memindahkan 1 juta ASN itu tidak semudah mengirim paket barang ke Kalimantan. Dan yang lebih penting tentang biaya. Biaya pindah ibu kota bakal menelan Rp 466 Triliun. Jangan sampai proyek pemindahan ibu kota menjadi bancakan baru untuk membuka seluas-luasnya investasi asing. Belum lagi beban biaya 'mengusung' ASN. Tidak hanya memboyong manusianya tapi juga biaya hidup mereka. Ribet dah.

Rupanya pindah ibu kota seperti tak menjadi beban bagi Presiden. Pokoknya pindah. Meski diklaim sudah melakukan kajian mendalam. Apakah kajian mendalam itu sudah sampai memikirkan efek dan risiko jangka panjangnya? Apalagi ekonomi negeri ini sedang di ambang batas normal. Utang dimana-mana. Bunganya kemana-mana. Ojo grusa grusu. Jangan gegabah. Ambil keputusan itu ya pikirkan nasib rakyatnya. Bukan berdasarkan selera peguasa.  Filosofi Jawa mengatakan, ’Dipikir sing tenang sak durunge mutusno, ojo grusa-grusu, mengko keliru". Artinya, "pikirkan dengan tenang sebelum memutuskan sesuatu, jangan gegabah, nanti keputusannya keliru".

Jika tujuan pindah ibu kota untuk pemerataan. Papua juga butuh pemerataan pembangunan dan ekonomi. Bahkan mereka lebih membutuhkan itu. Pula paling timur Indonesia itu memang minim perhatian. Bahkan serasa terasing di negeri sendiri. Kesejahteraan belum mereka rasakan. Memperhatikan Papua yang sedang dirundung masalah disintegrasi justru lebih bijak ketimbang mengurus pindah ibu kota. Itung-itung sebagai pembuktian kemenangan telak Jokowi di pilpres kemarin benar-benar berimplikasi pada masyarakat Papua.

Andaikata keputusannya benar masih beruntung kita. Namun, jika keliru, menyesal tiada guna. Rakyat pula yang menanggung derita. Seberapa besar jaminan pemerintah bahwa keputusan besar ini tak akan merugikan rakyat? Mengelola negara dengan sistem kapitalis liberal itu mengandung risiko tinggi. Sebab, tujuan negara tak lagi murni sebagai periayah. Negara sebatas regulator dan fasilitator. Sebagaimana pandangan good governance ala kapitalis. Proyek negara tak lebih sekadar business to business. Lebih untungkan pengusaha kapitalis. Fasilitas negara tak gratis.

Beda konsep dengan negara berbasis Islam. Negara hadir sebagai pelayan dan pengurus rakyat. Proyek negara dikerjakan untuk sebesar-besar kepentingan rakyat. Kekayaan alam dimanfaatkan demi mencukupi kebutuhan rakyat. Sayangnya, mereka yang 'ngaku' kerja untuk rakyat justru berkhianat pada rakyat. Diberi solusi Islam sebagai solusi tuntas permasalahan negeri malah tidak mau. Mungkin mereka masih kerasan dengan kapitalis liberal. Masih betah melihat kesusahan rakyat. Masih kuat dengan beragam musibah yang menimpa negeri ini. Padahal semua itu pertanda. Bahwa Allah Sang Maha Kuasa tak ridlo hambaNya terus berbuat mungkar.*

Chusnatul Jannah

Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55


MUI

Must Read!
X