Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.370 views

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

SEJARAH Islam yang pernah berjaya memang benar adanya. Bahkan sejarah lengkapnya akan sulit untuk dipelajari hanya dalam hitungan hari ataupun bulan. Karena kejayaan Islam membentang luas dari Jazirah Arab sampai daratan Eropa yang dimulai dari abad ke-6 M sampai abad ke 20 M.

Di negeri ini pun, penjelasan sejarah Islam tidak semua dipelajari di bangku sekolah. Terlebih lagi hanya sekolah berbasis Islam saja yang terdapat materi sejarah Islam. Tapi ternyata sejarah yang diajarkanpun dipilah-pilah, diajarkan yang menurut pemerintah sesuai dengan kultur Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari Gatra.com (13/09/19) bahwa Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementrian Agama, Ahmad Umar mengungkapkan, di tahun ajaran baru 2020, tidak akan ada lagi materi perang di mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Baik untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) ataupun Madrasah Aliyah (MA).

Tujuan dari penghapusan ini ialah agar Islam tidak lagi dianggap sebagai agama radikal atau yang selalu dikaitkan dengan perang oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, Dirjen Pendidikan Islam pun ingin mengajarkan pada para siswa, bahwa islam pernah sangat berjaya.

Umar menambahkan dengan kebijakan ini diharapkan dapat mendidik anak-anak sebagai orang yang punya toleransi tinggi kepada penganut agama-agama lainnya.

 

Kesalahan Pandangan

Peryataan Direktur KSKK ini mempunyai makna tersirat bahwa dengan adanya materi perang dalam buku SKI akan menjadi penyebab sesorang menjadi radikal dan mengikis toleransi beragama. Beliau menganggap ketika materi perang diajarkan maka Islam akan dicap sebagai agama yang  radikal. Oleh karena itu penarikan kesimpulannya adalah materi perang harus dihapuskan dan diganti dengan materi yang tidak memicu sikap radikal.

Maka pengambilan kesimpulan seperti ini sangatlah irrasional. Penghapusan materi perang yang merupakan bagian dari sejarah islam, berarti juga pendistorsian dan pengamputasian sejarah itu sendiri. Yang pada akhirnya seorang muslim tidak mengetahui sejarah Islam keseluruhan yang dianutnya.

Bukan berarti karena ada materi perang, Islam menjadi agama yang intoleran dan radikal. Justru sebaliknya dengan mempelajari peperangan yang dilakukan oleh rasulullah dan sahabat  maka kaum muslim akan mengetahui bahwa perang dalam islam mempunyai aturan yang jelas dan misi yang jelas. Tidak dilakukan sembarangan apalagi dengan alasan yang tidak dibenarkan oleh syara’. Bukan pula seperti gambaran perang saat ini yang dilakukan negara-negara Barat terhadap kaum muslim di Timur Tengah dengan menjatuhkan bom kepada masyarakat sipil yang tidak bersalah.

 

Perang Dijelaskan dalam Al-Qur’an

Sejarah islam seharusnya diajarkan seluruhnya, bukan hanya diambil yang dianggap baik dan mencampakan yang dianggap buruk. Terutama sejarah penerapan syari’at Islam secara kaffah yang akhirnya mewujudkan peradaban yang gemilang. Dimana dari jihad itulah negara-negara  lain terbebas dari penghambaan selain kepada Allah. Atas nama mencegah radikalisasi atau yang populer disebut deradikalisasi, umat Islam sendiri dibatasi untuk mempelajari khazanah Islam. Walhasil umat Islam yang kurang memahami Islam menjadi phobia pada ajaran Islam.

Perlu diketahui bahwasannya penyampaian sejarah bergantung pada perspektif sang penyampai sejarah. Jika sejarah Islam disampaikan secara objektif dan sesuai dengan fakta, maka akan kita temui bahwasannya peperangan dalam Islam bukan mengajarkan menyakiti sesama muslim atau non muslim yang tidak bersalah. Rasulullah dan khalifah setelah beliau mengajarkan bahwa perang adalah melawan kekufuran dan kedzaliman. 

Terlebih lagi, tidak bisa dipungkiri bahwa materi perang adalah bagian dari isi Al-Quran yang tidak bisa dihilangkan. Banyak ayat Al-Qur’an menjelaskan tentang kisah peperangan Rasul dan para sahabat dalam memerangi kekufuran dan mempertahankan Islam dari serangan musuh. Maka dengan menafikkan materi perang sama halnya melakukan penolakan terhadap ayat-ayat perang yang ada dalam Al-Qur’an. Hal ini tentu akan menjerumuskan seseorang pada penolakan kandungan Al-Qur’an.*

Indriyatul Munawaroh

Praktisi Pendidikan tinggal di Ponorogo, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Sri dan Luhut Jadi Menteri Lagi, Bagus Itu!

Sri dan Luhut Jadi Menteri Lagi, Bagus Itu!

Kamis, 24 Oct 2019 08:14

Ini Temuan Lokataru Foundation pada Aksi 24-26 September 2019

Ini Temuan Lokataru Foundation pada Aksi 24-26 September 2019

Kamis, 24 Oct 2019 06:44

Inilah 6 Tips agar Anak Tak Jadi Korban Gawai

Inilah 6 Tips agar Anak Tak Jadi Korban Gawai

Rabu, 23 Oct 2019 23:27

Erupsi Kabinet

Erupsi Kabinet

Rabu, 23 Oct 2019 23:18

Turki Tidak Lanjutkan Operasi Militernya di Suriah Utara Setelah Lakukan Kesepakatan dengan Rusia

Turki Tidak Lanjutkan Operasi Militernya di Suriah Utara Setelah Lakukan Kesepakatan dengan Rusia

Rabu, 23 Oct 2019 22:45

Dag-Dig-Dug Menunggu Telepon dari Istana

Dag-Dig-Dug Menunggu Telepon dari Istana

Rabu, 23 Oct 2019 22:26

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

Rabu, 23 Oct 2019 22:25

Sertifikat Halal, Efek Makanan Halal kian Langka?

Sertifikat Halal, Efek Makanan Halal kian Langka?

Rabu, 23 Oct 2019 21:19

Din Syamsuddin: Kementerian Agama Ganti Nama Saja Jadi Kementerian Antiradikalisme

Din Syamsuddin: Kementerian Agama Ganti Nama Saja Jadi Kementerian Antiradikalisme

Rabu, 23 Oct 2019 21:15

UEA Minta Yaman Kembalikan Suku Cadang yang Mereka 'Hadiahkan' untuk Pembangkit Listrik Aden

UEA Minta Yaman Kembalikan Suku Cadang yang Mereka 'Hadiahkan' untuk Pembangkit Listrik Aden

Rabu, 23 Oct 2019 21:00

Innalillahi, Ketua DPW PKS Jawa Timur Wafat Saat Kunjungan Kerja di Jakarta

Innalillahi, Ketua DPW PKS Jawa Timur Wafat Saat Kunjungan Kerja di Jakarta

Rabu, 23 Oct 2019 18:07

Militer Irak: Pasukan AS yang Menyebrang dari Suriah ke Irak Tidak Memiliki Izin Tetap Tinggal

Militer Irak: Pasukan AS yang Menyebrang dari Suriah ke Irak Tidak Memiliki Izin Tetap Tinggal

Rabu, 23 Oct 2019 11:15

Hari Santri, 50 Warga Denpasar Hijrah Hapus Tato

Hari Santri, 50 Warga Denpasar Hijrah Hapus Tato

Rabu, 23 Oct 2019 11:08

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Rabu, 23 Oct 2019 10:03

Agar Asa Adidaya Baru Tidak Jadi Halusinasi

Agar Asa Adidaya Baru Tidak Jadi Halusinasi

Rabu, 23 Oct 2019 08:40

Cuaca Panas Melanda Indonesia, Ini Penjelasan BMKG

Cuaca Panas Melanda Indonesia, Ini Penjelasan BMKG

Rabu, 23 Oct 2019 07:11

Periode Kedua, Jokowi Dinilai Menanggung Beban Ganda

Periode Kedua, Jokowi Dinilai Menanggung Beban Ganda

Rabu, 23 Oct 2019 06:35

Berpengalaman 30 Tahun, LPPOM MUI Siap Menjalankan Amanat UU JPH

Berpengalaman 30 Tahun, LPPOM MUI Siap Menjalankan Amanat UU JPH

Rabu, 23 Oct 2019 02:08

Israel Berusaha Hilangkan Kurikulum Palestina di Wilayah Pedudukan Yerusalem

Israel Berusaha Hilangkan Kurikulum Palestina di Wilayah Pedudukan Yerusalem

Selasa, 22 Oct 2019 20:45

Pejabat Hamas: Agen Asing Siksa Para Tahanan Palestina di Penjara Saudi

Pejabat Hamas: Agen Asing Siksa Para Tahanan Palestina di Penjara Saudi

Selasa, 22 Oct 2019 20:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X