Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.182 views

Terowongan Silaturahmi, Bukti Presiden Busung Lapar Sejarah?

 

Oleh: Nuraisah Hasibuan S.S.

Rencana pembangunan terowongan silaturahmi dari masjid Istiqlal menuju gereja Katedral dinilai banyak pihak hanya sebagai simbol yang kosong esensi.

Usulan rencana pembangunan terowongan ini sendiri baru muncul saat presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo melakukan tinjauan proyek renovasi masjid Istiqlal. Artinya, rencana itu sebenarnya tidak ada di awal rancangan renovasi masjid yang telah dimulai sejak 6 Mei 2019 itu.

Kontan, rencana tersebut menuai pro dan kontra. Pihak yang setuju di antaranya Kepala Bagian Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah. Ia menilai ide rencana ini adalah rasa toleransi yang sangat tinggi. Bagaimana tidak? Jemaat gereja Katedral yang selama ini memarkir kendaraan di halaman masjid Istiqlal dan merasa kesulitan saat menyebrang akan dimudahkan dengan adanya terowongan ini. Bahkan, menurutnya, dulu sempat ada rencana merubuhkan pagar masjid agar akses lebih terbuka lagi. Namun rencana ini batal karena alasan keamanan.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas juga mengatakan setuju dengan pembangunan terowongan ini, karena terdapat maslahat di dalamnya. Menunjukkan agama Islam yang toleran, katanya.

Pendapat serupa juga dikuatkan oleh Wakil Ketua Komisi Agama Departemen Perwakilan Rakyat (DPR), Ace Hasan. Menurutnya, terowongan tersebut akan menjadi ikon toleransi beragama, karena menghubungkan dua rumah ibadah terbesar di Indonesia.

Namun tak begitu halnya dengan Sejarahwan J.J. Rizal. Ia mengkritik keras pembangunan terowongan ini, sampai-sampai menyebut Presiden Jokowi “busung lapar sejarah” (tempo.co). Pasalnya, jika melihat sejarah pembangunan masjid Istiqlal yang berseberangan dengan gereja Katedral, itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan toleransi antar umat beragama Islam dan Kristen. Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno memilih lokasi di dekat gereja Katedral karena memang ketika itu ada lahan yang cukup luas di sana. Saat itu Soekarno ingin ada rumah Tuhan yang dekat dengan pusat pemerintahan, agar para penguasa selalu ingat pada Tuhannya.

Jadi, sangat tidak tepat jika teworongan tersebut selalu dikait-kaitkan dengam toleransi. Dan memang teramat keliru jika toleransi dianggap hanya sekedar ikon saja.

Hal ini disampaikan dengan sangat gamblang oleh Sekretaris Umum Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom. Menurutnya daripada sibuk dengan pembangunan simbol-simbol yang formalistik, ada baiknya pemerintahan Jokowi fokus pada perbaikan kerukunan yang eksistensial semisal perizinan pembangunan rumah ibadah.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Direktur Riset Setara Institute, Halili. Meski ia mengapresiasi pembangunan terowongan ini sebagai simbol toleransi, namun hal tersebut harus dibarengi dengan perbaikan masalah-masalah keagamaan yang justru melampaui urgensitas pengadaan infrastruktur sebagai simbol-simbol.

Sejak periode pertama pemerintahan Jokowi, sebenarnya rakyat sudah sangat berharap agar pemerintah melakukan upaya yang serius dalam mengartasi masalah kerukunan antar umat beragama di negeri ini. Namun ironisnya, masalah ini justru semakin meruncing hinga memasuki periode ke-dua pemerintahan. Tambahan lagi karena ada kesan pemerintah lebih pro minoritas, dimana masalah-masalah yang menyangkut agama minoritas sanngat cepat direspon. Sementara masalah yang berkaitan dengan agama mayoritas dalam hal ini Islam, terkesan diabaikan.

Disamping itu, hal ihwal pendanaan juga harus dipertimbangkan. Di tengah krisis keuangan negeri, akan lebih elok jika pembangunan infrastruktur yang tidak urgent di-delay dulu hingga kondisi keuangan membaik. Saking tingginya biaya pembangunan terowongan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sampai mengusulkan agar yang dibangun jembatan saja dan bukannya terowongan.

Intinya adalah, seluruh rakyat negeri ini berharap agar pemerintah lebih jeli melihat prioritas. Prioritas untuk lebih meningkatkan penyelesaian masalah antar umat beragama di lapangan, dan prioritas untuk menggunakan Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) untuk halbyang lebih mendesak. Rakyat sudah jemu dengan tontonan gimik politik. Jika terowongan silaturahmi itu memudahkan akses penyebrangan bagi jemaat gereja Katedral saat memarkir kendaraannya di halaman masjid Istiqlal, lalu fungsinya untuk jamaah masjid Istiqlal apa?

Seharusnya pemerintah sadar, pengambilan kebijakan-kebijakan yang bertujuan ingin menarik simpati sebagian golongan umat beragama pada akhirnya bukannya membawa perbaikan dalam negeri, melainkan justru akan membawa perpecahan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Grogi Denny Siregar

Grogi Denny Siregar

Kamis, 05 Aug 2021 23:50

China Gerah Istana Gelisah?

China Gerah Istana Gelisah?

Kamis, 05 Aug 2021 21:48

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Kamis, 05 Aug 2021 21:20

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Kamis, 05 Aug 2021 21:15

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Kamis, 05 Aug 2021 20:50

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 20:48

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Kamis, 05 Aug 2021 20:13

Covid dan Bertapa 40 Hari

Covid dan Bertapa 40 Hari

Kamis, 05 Aug 2021 19:46

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

Kamis, 05 Aug 2021 19:45

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

Kamis, 05 Aug 2021 17:43

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Kamis, 05 Aug 2021 16:15

Menteri Agama Kacau

Menteri Agama Kacau

Kamis, 05 Aug 2021 15:41

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Kamis, 05 Aug 2021 14:46

Presiden Main Sandiwara

Presiden Main Sandiwara

Kamis, 05 Aug 2021 13:19

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Kamis, 05 Aug 2021 13:14

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Kamis, 05 Aug 2021 13:09

Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06


MUI

Must Read!
X