Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.588 views

Dilema Negara di Tengah Serangan Corona

 

DESAKAN Lockdown oleh beberapa organisasi kesehatan dan masyarakat sipil kian menguat. Namun nampaknya Pemerintah masih enggan mengambil kebijakan tersebut, meski korban terus berjatuhan. Sejak kasus pertama muncul di Indonesia hingga kini telah ada ratusan yang terjangkit virus tersebut, bahkan puluhan diantaranya meninggal dunia.

Kekhawatiran sejumlah pihak tentu dapat dimaklumi dengan menuntut pemerintah untuk melakukan langkah lockdown demi menghentikan penyebaran virus. Namun meski demikian Pemerintah sendiri tetap tak mengambil opsi lockdown dengan alasan dapat berdampak pada perekonomian dan sosial serta keamanan.

Betul memang, ekonomi negeri ini rapuh. Negara sangat tergantung pada pajak sebagai sumber terbesar pemasukan negara. Bisa dibayangkan bukan, jika perekonomian mandek meski hanya 2 pekan. Sementara kebutuhan makan rakyat menjadi tanggung jawab Pemerintah selama lockdown, bisa dipastikan akan terjadi kekacauan.

Namun kebijakan tersebut di satu sisi juga tak bisa dibenarkan, sebab sangat membahayakan bagi keselamatan nyawa rakyat. Artinya tanpa lockdown mereka yang barangkali telah terjangkit namun tak mengetahuinya, dapat menularkan virus tersebut pada yang lain. Tentu ini akan menambah korban-korban baru.

Dalam kondisi demikian memang lockdown harusnya menjadi opsi yang dipilih tanpa memperhitungkan kerugian materi yang ditimbulkan. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Islam melalui lisan yang mulia Rasulullah Saw ketika terjadi penyebaran penyakit menular. Beliau bersabda “Wabah Tha’un adalah suatu ayat, tanda kekuasaan Allah Azza Wajall yang sangat menyakitkan, yang ditimpakan kepada orang-orang dari hamba-Nya. Jika kalian mendengar berita dengan adanya wabah Tha’un, maka jangan sekali-kali memasuki daerahnya, jika Tha’un telah terjadi pada suatu daerah dan kalian disana, maka janganlah kalian keluar darinya.

Sementara itu, selama masa lockdown kebutuhan akan makan rakyat menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhinya. Disini barangkali muncul pertanyaan bagaimana negara dapat menjamin kebutuhan rakyat? dari mana sumber pemasukannya? Sejak awal Islam telah memberikan pengaturan yang luar biasa agar negara mampu memberikan layanan maksimal kepada rakyatnya. Diantaranya adalah dengan mengelola kekayaan alam yang dimiliki secara mandiri dan tanpa menggantungkan kepada pihak lain. Jika pun melibatkan pihak luar, bentuknya hanyalah sebagai pekerja dan bukan pemilik.

Dengan demikian, negara secara penuh dapat memanfaatkan hasilnya untuk kepentingan rakyat. Negara pun lebih siap menghadapi kondisi yang tak terduga sebagaimana hari ini tanpa takut terjadi chaos. Jika pun ternyata kas negara dalam keadaan kosong karena faktor tertentu lantas bagaimana? Maka Islam pun telah memberi solusi akan hal ini, yakni memungut pajak kepada rakyat yang memiliki kelebihan harta untuk sementara waktu. Bisakah hal ini dilakukan?

Tentu hal demikian akan mudah dilakukan sebab sebelumnya negara telah menyeru kepada rakyat agar tumbuh kesadaran untuk peduli terhadap sesama, sehingga lahirlah pribadi-pribadi yang ikhlas dan secara sukarela memberikan kelebihan hartanya untuk menolong saudaranya. Efek lebih jauh lagi adalah tidak terjadi panic buying yang membuat harga kebutuhan pokok melambung serta rakyat akan taat terhadap penguasa untuk mengikuti arahan lockdown. Sebab ketaqwaan individu telah tertanam sempurna. Sehingga rakyat akan lebih banyak muhasabah diri akan musibah tersebut dan bukan disibukkan dengan memborong semua kebutuhan pokok tanpa peduli bagaimana kondisi saudaranya yang lain.

Namun lagi-lagi hal tersebut akan sulit dilakukan jika bukan Islam yang dijadikan sebagai asas berpijak. Sebab kurangnya kepedulian penguasa dalam penanganan masalah ini yang masih memperhitungkan untung-rugi dalam mengurus rakyat sesungguhnya adalah efek dari penerapan kapitalisme.*

Sri Wahyuni, S.Pd 

Dadapan, Desa Pakistaji, Kec. kabat, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

Senin, 25 May 2020 06:39

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Ahad, 24 May 2020 22:00

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 21:45

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Ahad, 24 May 2020 21:34

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 09:35

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

Ahad, 24 May 2020 08:51

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

Ahad, 24 May 2020 07:44

Mengenai Zonasi Penyebaran Covid-19, Berikut Tanggapan Haedar Nashir

Mengenai Zonasi Penyebaran Covid-19, Berikut Tanggapan Haedar Nashir

Ahad, 24 May 2020 06:06

‘Kosong-Kosong’: Makna Hakiki Bersilaturahmi

‘Kosong-Kosong’: Makna Hakiki Bersilaturahmi

Ahad, 24 May 2020 05:34

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona

Ahad, 24 May 2020 05:20

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441H Jatuh Pada 24 Mei 2020

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441H Jatuh Pada 24 Mei 2020

Sabtu, 23 May 2020 23:42

Hari Raya Idul Fitri 1441 H: Memetik Buah Ramadhan

Hari Raya Idul Fitri 1441 H: Memetik Buah Ramadhan

Sabtu, 23 May 2020 22:16

Pakistan Kirim Pasokan Medis ke AS untuk Bantun Amerika Perangi Corona

Pakistan Kirim Pasokan Medis ke AS untuk Bantun Amerika Perangi Corona

Sabtu, 23 May 2020 20:15

FPKS Ajak Masyarakat Kritisi RUU HIP

FPKS Ajak Masyarakat Kritisi RUU HIP

Sabtu, 23 May 2020 19:32

Istiqamah Taat Pasca Ramadhan

Istiqamah Taat Pasca Ramadhan

Sabtu, 23 May 2020 19:23

Efek Corona Raksasa Minyak Dunia Derita Kerugian Lebih 20 Miliar USD Pada Kuartal Pertama 2020

Efek Corona Raksasa Minyak Dunia Derita Kerugian Lebih 20 Miliar USD Pada Kuartal Pertama 2020

Sabtu, 23 May 2020 19:00

Palestina Tolak Pasokan Medis Virus Corona Dari UEA Yang Dikirim Lewat Israel

Palestina Tolak Pasokan Medis Virus Corona Dari UEA Yang Dikirim Lewat Israel

Sabtu, 23 May 2020 13:41

Sepakat Berdamai, Asmadi Satpol PP yang Cekcok dengan Habib Umar Assegaf Dihadiahi Umrah

Sepakat Berdamai, Asmadi Satpol PP yang Cekcok dengan Habib Umar Assegaf Dihadiahi Umrah

Sabtu, 23 May 2020 10:05

Idul Fitri Serentak, Awal Persatuan Ukhuwah yang Tak Terkoyak

Idul Fitri Serentak, Awal Persatuan Ukhuwah yang Tak Terkoyak

Sabtu, 23 May 2020 09:09

Layakkah Penyelenggara Konser Amal Corona Minta Maaf?

Layakkah Penyelenggara Konser Amal Corona Minta Maaf?

Jum'at, 22 May 2020 23:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X