Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.717 views

Tes Covid-19 Beraroma Komersil?

 

Oleh :

Siti Hajar, M.Sos || Aktivis Dakwah dan Fasilitator Tahfidz

 

PROBLEM yang terjadi di negeri ini tidak pernah usai, bagaiamana tidak seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan kehilangan anak di dalam kandungannya setelah tidak mampu membayar biaya swab test sebesar Rp2,4 juta. Padahal kondisinya saat itu membutuhkan tindakan cepat untuk dilakukan operasi kehamilan. (kompas.com).

Lagi-lagi rakyat kembali menjadi korban, dimana rakyat mengahadapi kondisi sulit dalam menghadapi covid-19 berujung kematian karena kurangnya kemampuan ekonomi dalam memenuhi kebijakan yang diterapkan oleh layanan kesehatan. Namun ini tidak terlepas dari kebijakan oleh pemerintah sendiri, Dimana pemerintah telah melakukan kebijakan bagi setiap ibu yang melahirkan wajib menjalani rapid test atau swab test negatif covid-19.

Diketahui bahwa biaya rapid test  mencapai 200.000 hingga  500.000, sementara biaya swab test sendiri mencapai 1,5 juta hingga 2,5 juta, belum lagi termasuk biaya lainnya. Ini menunjukkan bahwa test corona  bisa dibilang beraroma komersial.  Sungguh mengenasakan bagi korban mengalami hal tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Dalam hal ini pengamat kebijakan publik mendorong pemerintah untuk menggratiskan biaya tes virus corona. Kalau pun tidak memungkinkan, pemerintah dinilai perlu melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap harga tes Covid-19 sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta menjelaskan bahwa adanya biaya tes virus corona karena pihak RS harus membeli alat uji dan reagent sendiri, dan juga membayar tenaga kesehatan yang terlibat dalam uji tersebut.

Lantas Dimana Peran Negara?

 Pada masa pandemik Corona, masyarakat sangat merasakan perlunya sebuah sistem  kesehatan yang baik. Salah satunya pelayanan rumah sakit yang complite, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.  Betapa tidak, pandemi ini mengakibatkan banyak orang terinfeksi virus sehingga  membutuhkan rumah sakit yang mampu melakukan perawatan medis secara khusus,  perlunya ruangan ruangan isolasi dan test kesehatan secara gratis.

Namun jangan berharap jika semua ini didapatkan, karena kapitalis tidak membutuhkan empati terhadap orang yang disekitarnya namun yang dibutuhkan sistem kapitalis adalah bagimana mendapaktkan keuntungan yang banyak, tidak perlu rakyat dalam kondisi terjepitpun. Sistem inilah yang dianut negara kita saat ini, maka wajar saja jika pelayanan kesehatan seperti test corona dijadikan ajang komersial.

Berbeda halnya ketika Islam menganggap bahwa setiap layanan kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia, tidak melihat kaya atau miskinnya seseorang tersebut.  Bahkan  Islam yang mulia tidak membatasi kepada warga negara yang berbeda agama apapun selagi membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal ini berangkat dari firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam” (QS. Al-Isra:17). Karena manusia secara umum adalah makhuk yang dimuliakan. Oleh karena itu kita harus memperhatikannya dan mengobatinya ketika mengalami kesakitan, walaupun ia bukan seorang muslim. Rasulullah pernah menjenguk seorang pemuda Yahudi yang sakit. Bahkan imam Al-Bukhari dalam kitab shahih-nya membuat bab khusus tentang hal itu, Bab Iyadah Al-Musyrik (Bab Menjenguk Orang Musyrik).

Dimensi humanisme yang kuat telah ditanamkan agama Islam kepada umatnya, menjadikan setiap pelayanan medis dalam setiap masa peradaban Islam berinteraksi dengan pasien dengan pandangan bahwa pasien adalah manusia. Interaksi dengan pasien senantiasa dijalankan dengan paradigma bahwa pasien adalah manusia yang sedang mengalami krisis dan membutuhkan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas medis saja, akan tetapi merambah ke bantuan psikologis, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. 

pelayanan kesehatan oleh  negara melayani tanpa diskriminasi, baik berdasarkan kedudukan sosial, tingkat ekonomi, ras, maupun agama. Pengobatan diberikan secara gratis. Pasien mendapatkan pelayanan berkualitas yang  memuaskan.

Adapun mekanisme dimensi humanis dalam pelayanan kesehatan dimulai dari masuknya pasien ke rumah sakit, sepanjang perawatannya hingga pasca penyembuhannya. Ketika kesembuhannya telah sempurna ia akan mendapatkan sejumlah tunjangan yang mencukupinya hingga ia mampu bekerja kembali. Hal ini agar pasien tidak memaksa untuk bekerja selama ia baru sembuh, sehingga penyakitnya tidak kambuh kembali.

Selain itu Islam juga memberikan kenyamanan yang luar biasa kepada mereka yang fakir sekalipun ketika mereka sakit. Ia akan mendapatkan pelayanan prima tanpa harus mempermalukan diri, mencari relasi atau membuat proposal agar mendapatkan perhatian dan pengobatan yang seharusnya.

Bagaimana negara mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan yang mengagumkan ini? Disinilah keunggulan anggaran pembiayaan negara dalam sistem Islam. Selain bersumber dari kas negara Baitul Mal, negara didukung oleh amal-amal sosial berupa infak yang memancar deras dari hati umat Islam. Islam memiliki sistem perwakafan dan peran optimalnya dalam menyokong sistem pelayanan kesehatan negara. Jadi yang namanya beraroma komersial tidak akan pernah terjadi  dalam sistem Islam termasuk dalam pelayanan kesehatan  bagi rakyat yang membutuhkan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Ahad, 05 Dec 2021 12:18

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ahad, 05 Dec 2021 11:56

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15


MUI

Must Read!
X