Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.268 views

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

 

Penulis : Sri Indrianti

Mengiringi kebijakan new normal, digulirkanlah konsep "Tangguh Semeru" di Provinsi Jawa Timur. Semeru merupakan singkatan dari Sehat Aman Tertib dan Rukun. Konsep Tangguh Semeru ini awalnya meliputi Kampung Tangguh dan Pesantren Tangguh. Namun dengan berjalannya waktu, konsep tangguh ini semakin diperluas yakni meliputi Terminal Tangguh, Pasar Tangguh,   Pariwisata Tangguh, dan Kawasan Anak Tangguh.

Konsep Tangguh Semeru ini begitu giat dilaksanakan di berbagai pemerintah kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur. Program ini disinyalir bisa menekan angka kasus penyebaran Covid 19. Bahkan untuk konsep Kampung Tangguh Semeru diadopsi secara nasional dengan nama Kampung Tangguh Nusantara, karena dianggap efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama. (suarasurabaya.net, 11/6/2020)

Sinyal Negara Lumpuh

Program Tangguh Semeru yang diprakarsai Polda Jawa Timur ini patut mendapatkan apresiasi. Program ini mampu membuat masyarakat dari berbagai kalangan untuk bergerak bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid 19. Namun ada hal yang tak boleh dilupakan. Yakni keterlibatan negara dalam membuat kebijakan yang signifikan sehingga Program Tangguh Semeru ini tidak akan berlalu dengan sia-sia.

Seperti yang kita ketahui, Jawa Timur memiliki angka kasus harian yang cukup tinggi. Dilansir dari tirto.id per tanggal 4 Juli 2020, Jawa Timur memiliki angka kasus baru sebanyak 413. Sampai saat ini Jawa Timur masih menjadi episentrum virus menggantikan DKI.

Dengan angka yang masih cukup tinggi ini, semestinya segera dievaluasi terkait pelaksanaan Program Tangguh Semeru. Karena sejauh ini program tersebut tidak dibarengi dengan kebijakan dari negara untuk mendukung kesuksesan Program Tangguh Semeru.

Contohnya, dikeluarkannya kebijakan New Normal Life yang membuat masyarakat bisa bebas berkeliaran dari satu wilayah ke wilayah lain. Pemerintah berdalih ini dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian masyarakat. Padahal dengan adanya kebijakan ini semakin membuat penyebaran Covid 19 tidak terkendali.

Program Bantuan Sosial yang tidak merata semakin menambah polemik penanganan Pandemi Covid 19. Pun juga dengan kebijakan yang mencekik masyarakat di tengah derita pandemi. Seperti kenaikan BPJS dan tarif listrik.

Sebaliknya, terlihat masing-masing pemerintah kabupaten mengupayakan secara swadaya untuk melaksanakan Program Tangguh Semeru ini. Terlibat di dalamnya berbagai kalangan masyarakat demi kesuksesan Program Tangguh Semeru. Padahal program ini tidak akan memberikan dampak signifikan jika negara tidak membuat kebijakan yang sejalan. Negara saat ini justru mengeluarkan kebijakan lain yang tidak ada hubungannya dengan penanganan penyebaran Covid 19.

Penanganan penyebaran Covid 19 yang dilakukan masing-masing pemerintah daerah secara swadaya ini merupakan sinyal negara lumpuh. Negara yang menganut Sistem Kapitalisme ini sebenarnya babak belur menangani Pandemi Covid 19. Ini semua terjadi karena negara sejak awal terjadi pandemi, tidak melakukan prioritas utama penanganan. Aspek ekonomi masih menjadi prioritas utama.

Negara seakan menutup mata dari pendapat para ahli yang meminta untuk melakukan karantina wilayah sebagaimana yang tercantum dalam  Undang-undang Kesehatan ketika terjadi wabah. Negara tidak mengambil langkah ini dengan beralasan tidak memiliki dana. Karena jika ditempuh karantina wilayah negara harus menjamin kebutuhan primer masyarakat tanpa memandang status sosial. Maka diambillah karantina versi ekonomis yakni PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) disertai bantuan sosial ke masyarakat membutuhkan. Ternyata justru ini menambah polemik baru di masyarakat karena tidak tepat sasaran. Bahkan akhirnya PSBB dicabut dan dikeluarkanlah kebijakan New Normal Life yang semakin menunjukan negara abai dalam menangani pandemi.

Islam Mengatasi Wabah

Dalam Kitab The Canon of Medicine karya ilmuwan muslim Ibnu Sina atau Avicenna terdapat penjelasan mengenai karantina ketika terjadi wabah. Metode ini disebut beliau dengan istilah  al-arba’iniyyat (40 harian) lalu dikenal dalam bahasa Itali dengan quarantine yang kemudian diserap dalam bahasa Indonesia menjadi karantina.

Buku wajib dunia kedokteran ini menjelaskan bahwa  karantina dilakukan untuk mengawasi penyebaran penyakit menular. Karantina diharapkan bisa menekan infeksi penyakit, sehingga jumlah kasus tidak bertambah.

Kitab Kedokteran karya Ibnu Sina ini menjadi kitab  rujukan bagi ilmu kedokteran di dunia Islam dan eropa selama berabad-abad.  Ternyata konsep karantina yang pernah dilakukan Ibnu Sina ribuan tahun silam masih relevan dalam pembatasan penyebaran wabah Covid 19 saat ini.

Sebenarnya konsep karantina juga pernah lebih dahulu dilakukan oleh Rasulullah SAW saat terjadi wabah kusta. Begitu juga konsep ini juga dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab saat terjadi wabah tha'un di wilayah Syam.

Tentu saja proses karantina ini juga disertai dengan pemberian fasilitas kesehatan yang memadai baik penderita maupun paramedis. Pemenuhan kebutuhan primer pun menjadi hak masyarakat yang ada di wilayah wabah. Dari sini berarti terbukti bahwa Islam telah memberikan solusi yang tepat terkait penanganan wabah. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 14:05

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Rabu, 05 Aug 2020 11:16

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Rabu, 05 Aug 2020 09:35

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 08:27

Ini Loh Pak Masalahnya?

Ini Loh Pak Masalahnya?

Rabu, 05 Aug 2020 06:46

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Rabu, 05 Aug 2020 06:00

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Rabu, 05 Aug 2020 05:52

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Selasa, 04 Aug 2020 21:20

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Selasa, 04 Aug 2020 21:00

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Selasa, 04 Aug 2020 20:05

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Selasa, 04 Aug 2020 19:35

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Selasa, 04 Aug 2020 19:05

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Selasa, 04 Aug 2020 15:04

PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

Selasa, 04 Aug 2020 11:36

Video Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Video Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Selasa, 04 Aug 2020 11:22

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Selasa, 04 Aug 2020 11:22

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Selasa, 04 Aug 2020 09:52

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Selasa, 04 Aug 2020 09:50

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X