Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.943 views

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

 

Oleh:

Habsah || Mahasiswa UINSU

 

ANGKA pernikahan dini kian melonjak di tengah pandemi covid-19. Banyak sekali pengajuan dispensasi nikah di berbagai daerah dan rata-rata yang mengajukannya adalah anak remaja berusia 14 hingga 18 tahun. Mengingat UU. No 16 tahun 2019 mengenai batas menikah pengantin wanita yakni 19 tahun, yang menggantikan undang-undang sebelumnya pasal 7 ayat 1 UU pernikahan yang menjelaskan bahwa batas usia perkawinan perempuan adalah 16 tahun, dan ini salah satu pemicu banyaknya anak usia 14-18 tahun untuk meminta dispensasi pernikahan.

Adapun alasan mereka mengajukannya karena hamil di luar nikah, namun adapula yang beralasan belum genap 19 tahun namun sudah berkeinginan untuk menikah. Belum lagi pernikahan dini dipicu karena alasan ekonomi yang kian memburuk di masa pandemi ini. Tak jarang di jumpai orang tua yang menikahkan anaknya untuk melepas bebas, padahal itu bukanlah solusi.

Problem yang lahir dari kebijakan dispensasi nikah ini : pertama dijalankan bersamaan dengan pendewasaan usia perkawinan dengan harapan menurunkan angka pernikahan dini. Dan kedua, menjadi jalan keluar untuk memaklumi fenomena seks bebas di kalangan remaja. 

Adanya dispensasi nikah karena alasan seks bebas tidak hanya berdampak pada individual saja tapi juga berpotensi melahirkan keluarga tanpa ketahanan dan menghasilkan generasi yang lemah.

Melihat hal demikian yang dibutuhkan bukanlah larangan nikah dini ataupun dispensasi nikah. Tetapi membutuhkan pemberlakuan sistem ijtima'iy islam agar generasi siap memasuki gerbang keluarga dan mencegah seks bebas. Sejatinya kita tahu manusia merupakan mahluk sosial yang membutuhkan satu sama lain, dan bergaul adalah fitrahnya manusia. Tapi tak jarang kita temui banyak remaja-remaja yang terjerembab dalam arus kemaksiatan karena salahnya pergaulan, sehingga berakibatkan perilaku yang menyimpang seperti seks bebas yang akhirnya membuat remaja putri hamil diluar nikah. Ini terjadi karena pergaulan tidak dibentengi dengan iman yang kokoh yang berakibatkan lemahnya kematangan cara berfikir remaja di zaman sekarang. 

Bukan karena hamil diluar nikah saja, anak-anak yang memang ada keinginan menikah atau hanya sekedar ikutan tren nikah muda namun kurang siap dari sisi mental ini juga sangat jauh dari harapan, sebab menikah bukan hanya sekedar akad dan berhubungan saja. Namun ini menyangkut tentang kehidupan yang akan dijalani dalam jangka waktu yang lama. Jadi ini bukan sekedar menikah tapi juga perlu ilmu di dalamnya. 

Kurangnya kesiapan mental dan kematangan berfikir malah akan menjadi masalah di alam rumah tangga itu sendiri seperti ingin lepas dari tanggung jawab rumah tangga. Belum lagi permasalahan orang tua yang menikahkan anakanya karena alasan untuk mengurangi bebas ekonomi, hal ini justru salah dan bertentangan dengan islam. Sebagai orang tua sudah seyogyanya menjalankan kewajiban dan memberikan serta memenuhi hak anak, seperti pendidikan, afeksi dan pemenuhan kebutuhan fisiknya, bukan lepas tanggung jawab langsung menikahkan anaknya begitu saja dengan dalih mengurangi beban ekonomi.  

Lantas, apakah islam melarang untuk menikah dini? Tidak ada larangan dalam islam untuk menikah dini. Justru  pernikahan dini dengan alasan agar terhindar dari perbuatan zina sungguh bagus, apalagi jika mereka memiliki bekal. Nikah muda juga bukan menjadi momok tersendiri di kalangan masyarakat, jika Anak-anak yang di didik dengan pemikiran islam dan iman yang kokoh akan melahirkan generasi yang siap secara mental dan bertanggung jawab, bukan menghasilkan generasi yang hanya ikut ikutan tren nikah muda ataupun kebelet ingin menikah. Bahkan jika ada kesiapan yang matang , resiko seperti kematian ibu dan anak pada fase hamil dan melahirkan bisa diminimalisir.

Jadi, bukan dispensasi nikah yang menjadi solusi, tapi perlunya kesiapan yang matang serta membangun generasi yang kokoh iman agar menghasilkan generasi yang berkepribadian tangguh dan mampu menghadapi setiap tantangan zaman.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:28

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X