Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.025 views

Quo Vadis, Injury Time PPKM Lima Hari?

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Resmi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan perpanjangan waktu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang yang semula harus berakhir 20 Juli 2021.

Perpanjangan waktu PPKM Darurat selama lima hari ini, jika boleh disebut dengan "injury time" sebagaimana kita kenal dalam dunia sepak bola. Injury time dalam dunia si kulit bundar adalah penambahan waktu beberapa menit dari waktu normal dalam setiap babak.

Terkait dengan "injury time" PPKM selama lima hari, kini berubah istilah dari PPKM Darurat menjadi PPKM "berlevel". Apa pun istilahnya, tak dapat dinafikan jika kemudian muncul sejumlah pertanyaan, apakah yang menjadi dasar dari ditetapkannya "injury time" selama lima hari?

Apakah hanya karena penyebaran covid-19 bertambah masif? Atau dari penambahan jumlah angka kematian akibat Covid-19?

Bertambah masifnya penyebaran dan jumlah angka kematian akibat Covid-19 tak sepatutnya menjadi alasan untuk adanya "injury time" PPKM, karena dari awal "dualisme" penanganan pandemi Covid ini fokus keseimbangan antara penanganan medis dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan "dualisme" penanganan antara medis dan ekonomi harus seimbang, maka dapatkah kiranya dikatakan biarlah kematian bertambah asalkan ekonomi tidak terpuruk? Patut diduga, kondisi yang terjadi saat ini merupakan hasil dari sikap "dualisme" yang diambil dari awal penanganan pandemi ini.

Sikap "dualisme" penanganan ini pulalah akhirnya penentu kebijakan tidak ada keberanian menutup penerbangan baik lokal maupun internasional. Sementara rakyat sendiri dijejali berbagai aturan pengetatan kegiatan masyarakat.

Ujung-ujungnya lebih tragis lagi sejumlah negara eksodus menarik warganya untuk segera meninggalkan Indonesia. Dan lebih mengenaskan lagi atlit olimpiade Indonesia yang sudah bisa masuk ke negara penyelenggara dilarang memasuki perkampungan atlit, sungguh ironis dan nelangsa.

Akhirnya layak timbul pertanyaan, quo vadis injury time PPKM lima hari? Level-level model apalagi yang mau diterapkan dalam penanganan pandemi Covid-19 yang memasuki bulan ketujuhbelas ini?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X