Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.550 views

MUI Gelar Diklat Nasional Kristologi ke-6

BEKASI (voa-islam.com)--Lembaga Dakwah Khusus (LDK) MUI Pusat, kembali menyelenggarakan Diklat Nasional Kristologi yang ke-6 tahun 2021, Sabtu-Ahad, 25-26 Syafar 1443 H bertepatan 2-3 Oktober 2021 M, seluruh kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN (Al_Fatih Kaafah Nusantara) Bekasi, Jawa Barat.

Pimpinan KH. Fadzlan Rabbani Garamatan. Pada Diklat Nasional Kristologi ke-6, secara khusus LDK-MUI Pusat memberikan Anugerah LDK Awards yang Pertama tahun 2021 ini yang diberikan kepada Keluarga & Lembaga-lembaga Mualaf yang telah mendedikasikan aktivitasnya dalam rangka merawat dan menjaga aqidah ummat

Kegiatan tersebut terselenggara dengan sukses atas dukungan dan fasilitasi penuh dari Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN.

Disela kesibukannya, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat Buya Dr. H. Anwar Abbas, M.Ag, MM, hadir dalam Acara Diklat Nasional Kristologi Ke-6 & Penganugerahan LDK Awards yang ke-1 dan disambut para peserta dengan hangat dan antusias.

Dia memberikan penyegaran Taujih Subuh dengan memotivasi para peserta Diklat Nasional agar memperkuat dakwah, melalui kokohnya sektor ekonomi sebagai bagian dari upaya memperjuangkan dan memperkokoh aqidah ummat. Ummat yang rapuh ekonominya, berpotensi dijadikan sasaran empuk dan target pemurtadan.

"Dengan mapannya ekonomi Ummat, Insyaa Allah akan semakin mengokohkan Aqidah. Karenanya kuasai ekonomi, kuasa politik agar perlindungan terhadap aqidah ummat bisa diwujudkan," ujarnya.

Buya Anwar Abbas dan Istri menyempatkan mengikuti therapi Woukuf khas Pondok Pesantren Nuu Waar yang membugarkan didampingi tuan rumah KH Fadzlan Rabbani Garamatan dan Ketua LDK Ustadz H Abu Deedat Syihab.

Diklat Nasional Kristologi Ke-6 LDK-MUI Pusat ini, dibuka oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat, Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA. Dalam sambutannya, Buya Amirsyah memberikan arahan terkait maraknya tindakan dan upaya pemurtadan di tengah-tengah masyarakat yang harus disikapi dengan upaya-upaya penguatan aqidah ummat.

Meskipun secara sunatullah ada upaya-upaya untuk menjauhkan ummat Islam dari Islam, namun LDK harus tetap bersemangat, dan berupaya untuk tetap fokus memberikan penguatan aqidah ummat, salah satunya dengan melakukan Diklat-Diklat sebagaimana yang dilakukan oleh LDK MUI Pusat.

"Hal ini penting untuk konsolidasi dengan ormas-ormas Islam dan simpul-simpul lembaga anti pemurtadan," ungkapnya.

Senada dengan Buya Amirsyah, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DP MUI Pusat, KH. Dr. Muhyiddin Junaedi, MA yang bertindak sebagai Keynote Speaker dalam acara Diklat Nasional Kristologi Ke-6 ini, memberikan arahan dengan mengurai perkembangan dan informasi Islam diberbagai belahan dunia yang sangat mencerahkan dan menggairahkan, membuat suasana ruang Diklat semakin hangat dengan informasi-informasi segar yang disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Pusat Masa Khidmat 2015-2020 tersebut.

Ketua Panitia Diklat Nasional Kristologi Ke-6 dan Anugerah LDK-Awards Pertama, Epen Supendi mengatakan, acara yang digelar ini sebagai Program Rutin LDK MUI Pusat yang merupakan program prioritas, lebih-lebih memperhatikan dinamika ditengah-tengah masyarakat dan maraknya postingan di medsos video-video yang memuat konten musik, video singkat terkait propaganda kristenisasi secara terselubung.

Dalam laporan singkatnya, Epen mengatakan Tema Diklat Nasional Kristologi tahun 2021 ini adalah “Meneguhkan Komitmen, Menjaga Aqidah Ummat dari Pemurtadan dan Aliran Sesat”.

Diklat Nasional Kristologi Ke-6 Tahun 2021 ini diikuti 240 peserta dari berbagai Wilayah Di Indonesia, terdiri dari Pengurus LDK MUI Pusat, perwakilan Komisi, Badan dan Lembaga MUI Pusat, LDK Provinsi, Ormas-ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, Persis dan Ormas Islam Lainnya, serta Lembaga-lembaga Anti Pemurtadan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua LDK MUI Pusat, Drs H. Abu Deedat Syihabudin, MH yang juga merupakan pakar Kristologi menegaskan dalam sambutannya, bahwa Lembaga Dakwah Khusus (LDK) yang semula bernama KDK (Komite Dakwah Khusus) muncul dan dibentuk karena merespon atas tindakan para misionari yang membawa 300 orang anak-anak muslim Indonesia pasca Tsunami Aceh yang terjadi 26 Desember 2004, yang ketika kembali ke Aceh sudah berpindah Aqidah. Maka konsolidasi diantara ormas Islam, lembaga-lembaga anti pemurtadan, menjadi hal yang sangat penting dan mendesak untuk membentengi dan penguatan aqidah ummat.

Sementara dalam sambutannya, tuan rumah Pimpinan Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN (Al-Fatih Kaafah Nusantara), KH Fadzlan Rabbani Garamatan menyambut gembira atas ditunjuknya Pesantren Nuu Waar menjadi tuan rumah pelaksanaan Diklat Nasional Kristologi Ke-6 LDK MUI Pusat dan sekaligus sebagai tempat Penganugerahan LDK Awards Pertama Tahun 2021.

Kehadiran para alim, para ulama, para assatidz dan assatidzah dari berbagai daerah di Indonesia ini merupakan kegembiraan tersendiri bagi Nuu Waar, semoga menjadi wasilah mengundang keberkahan Allah SWT.

Dalam menyambut para peserta dan tamu Undangan, Pondok Pesantren Nuu Waar tidak sekedar menyajikan hidangan makanan khusus, selain itu disela acara Diklat, Pimpinan Pondok Pesantren Nuu Waar, menyelenggarakan terapi Woukuf untuk kebugaran para Tamu Undangan, Keluarga dan Pimpinan Lembaga Mualaf serta peserta Diklat yang membuat kondisi mereka kembali bugar.

Diklat Nasional Kristologi Ke-6 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN ini, mendapat apresiasi yang sangat prositif dari para peserta juga dari para Mualaf dan lembaga-lembaga Mualaf yang hadir. Pada Tahun 2021 ini, LDK MUI Pusat memberikan LDK Awards yang Ke-1 kepada 28 orang tokoh Mualaf dan 26 Lembaga Mualaf yang tersebar diseluruh Indonesia, antara lain datang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogyakarta, Bogor.

Baik peserta, keluarga Mualaf maupun pimpinan lembaga Mualaf hadir dalam acara tersebut dengan biaya perjalanan ditanggung masing-masing. Ini merupakan bagian komitmen dari para peserta dalam upaya menangkal pemurtadan, penistaan agama dan aliran-aliran sesat.

Sebagai wujud komitmen para peserta, ditunjukkan dengan antusiasnya mengikuti acara Diklat secara khidmat, hingga acara berakhir. Dengan berkomitmen dan bertekad untuk bergabung dalam LDK-LDK MUI yang segera di programkan, untuk pembentukannya di Tingkat Provinsi dan Kota-Kabupaten di seluruh Indonesia.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X