Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.627 views

Taliban: Ada Kemajuan, Tetapi Tidak Ada Terobosan untuk Mengakhiri 2 Dekade Pendudukan AS

MOSKOW, RUSIA (voa-islam.com) - Taliban mengatakan "kemajuan yang layak" telah dibuat dalam pembicaraan dengan para politisi senior Afghanistan di Moskow tetapi tidak ada terobosan untuk mengakhiri dua dekade pendudukan AS di Afghanistan.

Mohammad Sohail Shaheen, kepala juru bicara delegasi Taliban, mengatakan kepada wartawan di ibukota Rusia, Kamis (30/5/2019), bahwa pertemuan itu adalah langkah terbaru dalam upaya mencapai penyelesaian damai.

"Kami puas, itu negosiasi yang berhasil, dan kami berharap untuk melanjutkan tempo ini di masa depan," katanya setelah pertemuan.

Juru bicara itu juga mengulangi tuntutan Taliban bahwa pasukan pimpinan AS meninggalkan Afghanistan untuk kemungkinan kesepakatan damai.

"Kami akan tegas: tarik pasukan asing, kami akan teguh bahwa harus ada pemerintahan yang stabil di Afghanistan dan bahwa semua warga Afghanistan harus memiliki partisipasi dalam pemerintahan masa depan."

Shaheen melanjutkan dengan mengatakan bahwa proposal gencatan senjata telah dibahas selama pembicaraan.

Salah satu anggota delegasi Taliban juga mengatakan para pejabat Rusia serta para pemimpin agama dan para sesepuh meminta gencatan senjata.

"Masih ada beberapa pertemuan lagi untuk dilakukan dalam hal ini, tetapi kemungkinan besar kita mungkin tidak mengumumkan gencatan senjata," katanya.

Spekulasi telah berkembang bahwa Taliban dapat menyetujui gencatan senjata sementara selama libur Idul Adha tiga hari.

Pertemuan di Moskow dibuka pada hari Selasa oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, yang mengatakan negaranya melihat perdamaian sebagai satu-satunya skenario kemungkinan penyelesaian di Afghanistan.

Berbicara di sela-sela konferensi, delegasi Taliban menegaskan kembali posisi mereka bahwa tidak ada gencatan senjata yang mungkin dilakukan sementara pasukan asing tetap berada di dalam Afghanistan.

Mohammad Karim Khalili, kepala Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan yang ditugasi badan utama dalam upaya upaya perdamaian, mengatakan lusinan orang terbunuh dalam pertempuran setiap hari dan sudah waktunya bagi "mekanisme bermartabat dan adil" untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Bahkan saat pertemuan berlangsung, serangan di Kabul yang menewaskan sedikitnya enam orang menggarisbawahi kekerasan yang terus berlanjut di seluruh negeri.

Putaran pembicaraan keenam antara AS dan Taliban baru-baru ini berakhir di ibukota Qatar, Doha, tanpa kemajuan nyata.

Taliban telah mengatakan negosiasi perdamaian tersandung pada pertanyaan mendasar kapan pasukan asing akan meninggalkan negara yang dilanda perang itu.

Taliban telah berbicara selama berbulan-bulan dengan para diplomat AS untuk menyetujui penarikan lebih dari 20.000 tentara asing dari Afghanistan.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang bernegosiasi dengan Taliban dalam upaya untuk mencegah kelompok itu menyerang pasukan AS.

Moskow tampaknya mendapat pengaruh dalam proses yang sedang berlangsung. Bulan lalu, AS mengumumkan bahwa Washington telah mencapai konsensus dengan Cina dan Rusia mengenai formula utama untuk perjanjian damai yang dinegosiasikan di Afghanistan.

Pemerintahan lima tahun Taliban atas setidaknya tiga perempat Afghanistan berakhir setelah invasi AS pada tahun 2001. Namun, 18 tahun kemudian, Washington mencari gencatan senjata dengan para jihadis yang masih mengendalikan petak-petak besar tanah di negara itu. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

Jum'at, 29 May 2020 15:00

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Jum'at, 29 May 2020 14:25

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jum'at, 29 May 2020 14:00

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Jum'at, 29 May 2020 13:52

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Jum'at, 29 May 2020 13:15

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Jum'at, 29 May 2020 12:37

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

Jum'at, 29 May 2020 11:30

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Jum'at, 29 May 2020 10:25

"Istri Corona" Pak Mahfud

Jum'at, 29 May 2020 09:49

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Jum'at, 29 May 2020 09:42

Siti Fadilah Supari

Siti Fadilah Supari

Jum'at, 29 May 2020 08:50

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

Jum'at, 29 May 2020 08:35

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Kamis, 28 May 2020 22:26

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

Kamis, 28 May 2020 21:34

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

Kamis, 28 May 2020 20:35

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Kamis, 28 May 2020 20:30

Peran penting Ketahanan Ekonomi Syariah di Tengah Pandemi

Peran penting Ketahanan Ekonomi Syariah di Tengah Pandemi

Kamis, 28 May 2020 20:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X