Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.497 views

Kenapa Pendidikan Agama di Sekolah Harus Diperjuangkan?

Oleh:

Dhia Khilda Abdurrahman

Mahasiswi STAI Attaqwa Bekasi, Jawa Barat

 

BELAKANGAN ini kembali mencuat wacana penghapusan pendidikan agama di sekolah. Wacana ini begitu ramai dibicarakan masyarakat hingga menuai berbagai kontroversi.

Polemik penghapusan pendidikan agama ini sebenarnya sudah ada sejak 2017 lalu. Bermula dari gagasan yang disampaikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhadjir Effendi berkaitan dengan rencana waktu kegiatan belajar  lima hari atau depan jam di sekolah pada rapat Komisi X DPR di Jakarta pada tahun 2017 lalu.

Dilansir oleh  TribunNews.com, (14/7/17) Muhadjir menyampaikan bahwa waktu kegiatan belajar lima hari tersebut tidak sepenuhnya berada didalam kelas, hanya beberapa jam di dalam kelas dan sisanya diluar kelas. “Sekolah lima hari tidak sepenuhnya berada di sekolah. Siswa hanya beberapa jam di dalam kelas dan sisanya di luar kelas”. Menurutnya, sekolah bisa melakukan pendidikan agama di luar kelas seperti berkunjung ke rumah ibadah, sehingga jika pendidikan agama sudah didapatkan di luar kelas, maka tidak perlu lagi diajarkan di dalam kelas.

Pernyataan tersebut pun mengundang banyak polemik bahkan penolakan dari berbagai golongan terutama mayoritas ormas islam seperti MUI.

Kemudian, seperti terdapat dalam situs idtimes.com, setelah sadar pernyatannya menunai berbagai tanggapan dan ramai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, akhirnya Kementrian yang dipimpinnya itu melakukan konfirmasi bahwa tanggapan masyarakat terhadap pertanyaannya bahwa itu adalah bentuk rencana penghapusan pendidikan agama adalah tidak tepat.

Pada tahun ini, 2019, polemik pengahpusan pendidikan agama pun kembali naik podium. Polemik ini diibaratkan sebagai bola liar yang menunai berbagai tanggapan bahkan penolakan dari berbagai golongan.

Seperti dilansir dalam gelora.com (5/7/19) seorang praktisi pendidikan, Setyono Djuandi Darmono mengatakan, pendidikan agama tidak perlu diajarkan di sekolah. Agama cukup diajarkan orangtua masing-masing atau lewat guru agama di luar sekolah.

"Mengapa agama sering menjadi alat politik? Karena agama dimasukkan dalam kurikulum pendidikan. Di sekolah, siswa dibedakan ketika menerima mata pelajaran (mapel) agama. Akhirnya mereka merasa kalau mereka itu berbeda," kata Darmono usai bedah bukunya yang ke-6 berjudul Bringing Civilizations Together di Jakarta, Kamis (4/7).

Tanpa disadari, lanjutnya, sekolah sudah menciptakan perpecahan di kalangan siswa. Mestinya, siswa-siswa itu tidak perlu dipisah dan itu bisa dilakukan kalau mapel agama ditiadakan.

Dia menyarankan Presiden Joko Widodo untuk meniadakan pendidikan agama di sekolah. Pendidikan agama harus jadi tanggung jawab orang tua serta guru agama masing-masing.

Namun dalam polemik penghapusan pendidikan agama di sekolah ini, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pertama, setiap warga Negara memiliki hak konstitusional dalam beragama. Maka sudah seharusnya, sekolah sebagai lembaga formal memberikan pengajaran kepada setiap warga Negara menganai agama yang dianutnya.

Hal ini juga telah dibahas dalam undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 12 ayat (1) huruf (a) Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak : mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.

Dan juga dalam undang-undang No 2 Tahun 1989, yaitu Isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat : a. pendidikan pancasila b. pendidikan agama, dan . pendidikan kewarganegaraan. Jadi, jika usulan penghapusan pendidikan agama di sekolah akan menjadi kebijakan, maka sudah jelas bahwa kebijakan ini menyalahi hak konstitusi dan undang-undang.

Kedua, menurut (Ahmad Tafsir : 2017) pemerosotan akhlak/budi pekerti warga Negara khususnya remaja telah menjadi suatu yang sangat memprihatinkan. Pemerosotan akhlak/budi pekerti ini menjadi suatu hal perlu dibenahi oleh para aparatur pemerintah dan pemerhati pendidikan.

Untuk itu, sebagai salah satu langkah strategis pemerintah, maka ditetapkanlah tujuan pendidikan nasional seperti yang tesebut dalam pasal 4 undang-undang Nomor 2 tahun 1989, bahwa tujuan pendidikan nasional kita ialah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhap Tuhan.

Iman dan takwa yang kuat dapat mengndalikan seseorang untuk berbuat yang baik atau yang buruk. Jadi kemerosotan akhlak/budi pekerti ini dapat dihilangkan atau dikurangi dengan pendidikan keimanan dan ketakwaan, yang dalam hal ini adalah andil dari pendidikan keagaman. Bahkan menurut (Ahmad Tafsir:2017), kurang tepat jika focus pendidikan yang diatur dalam UU No.89 dan UU 2003 adalah hanya pada sains dan teknologi tanpa pendidikan akhlak/budi pekerti. Maka dengan hal-hal ini, pemerintah mewajibkan pendidikan agama kepada setiap jenis,jalur dan jenjang pendidikan (UU No 2 Tahun 1989).

Ketiga, agama bagi seseorang yang menganutnya bagaikan pakaian. Jika seseorang dipakaikan pakaian sejak ia baru lahir, kemudian diajarkan seberapa pentingnya pakaian, lalu bagaimana ketika sudah dewasa ia diminta untuk melepas pakaiannya hanya dengan alasan misalnya obyektifitas dan lain-lain? Tentunya, seseorang masih bisa tetap obyektif tanpa harus melepas pakaian.

Artinya adalah, jika maraknya fenomena sekulerisme, radikalisme, terorisme atau bahkan politik identitas karna adanya pendidikan agama yang salah, jalan keluarnya bukan hanya dengan menghapus pendidikan agama di sekolah. Kita hanya perlu membenahi kurikulum pendidikan agama agar keluar dari hal-hal demikian dan membuka pikiran setiap warga Negara untuk bersikap terbuka dan inklusif terhadap warga lainnya dan tidak merasa paling benar.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Kamis, 22 Oct 2020 16:15

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Kamis, 22 Oct 2020 16:00

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Kamis, 22 Oct 2020 14:45

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X