Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.983 views

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Kelompok Cokro TV memang membawa agenda umat lain atau sekuler. Setelah mengampanyekan agresif tentang radikalisme Islam, kini mereka mengampanyekan bahwa umat Kristen lebih banyak menderita daripada umat Islam.

Syafiq Hasyim, Dosen UIN Jakarta baru-baru ini di Cokro TV memaparkan bahwa sejak masa Umar bin Khattab dinasti-dinasti Islam telah menguasai wilayah geografi Kristen Yahudi.

Menurutnya itu terjadi dalam waktu yang lama dari Umayah, Abbasiyah sampai Turki Utsmani. Dalam wilayah protektorat Islam itu, mereka menjadi kafir dzimmi. Menurutnya umat Islam membagi kekuasaan di dunia ini menjadi Darul Islam dan Darul Harbi.

Ia juga menyatakan jumlah orang Kristen yang menjadi korban lebih banyak dari umat Islam. Terutama tahun-tahun terakhir ini.

Ia mengkritik umat Islam merasa lebih menderita dari umat lain. Dengan menampilkan kasus umat Islam di Palestina, Cina dan lainnya.

Entah mengapa Syafiq dan gerombolannya getol sekali bela umat lain dan memojokkan umat Islam.

Syafiq dan Cokro TV perlu belajar lagi sejarah Islam secara benar. Meski sejak Umar bin Khattab hingga khilafah Turki Utsmani berkuasa, umat Islam tidak pernah membunuhi umat Kristen atau umat lainnya atas dasar agama. Islam justru pertama kali mengajarkan sejarah toleransi di dunia.

Lihatlah ketika umat Islam berkuasa di Andalusia, abad ke 8 hingga abad 15 Masehi Tokoh-tokoh cendekiawan Islam mempersilakan pendeta atau ilmuan Kristen Eropa untuk belajar kepada mereka. Hingga ratusan atau ribuan umat Kristen yang belajar pada umat Islam.

Tapi apa yang terjadi kemudian? Air susu dibalas air tuba. Tahun 1492 dipimpin Raja Ferdinand dan Ratu Isabela yang Kristen Katolik, mereka justru menyerbu umat Islam disana, memberikan pilihan masuk katolik, keluar dari Andalusia atau dibunuh. Persekusi semacam ini tidak pernah terjadi dalam sejarah Islam. Korban umat Islam yang dibunuh saat itu mencapai ratusan ribu jiwa. Seorang sejarawan menyatakan lima ratus ribu.

Korban umat Islam di Palestina dari 1948 sampai sekarang mungkin mencapai jutaan. Begitu pula korban serangan pemerintahan radikal Kristen George W Bush kepada Irak 2003, korban mencapai satu juta orang.

Tahun-tahun ini korban kamp pemukiman bagi kaum Muslim di Xinjiang Cina, menurut PBB sekitar satu juta orang. Belum kita hitung korban umat Islam di Rohingya, Mindanao, Pattani dan lain-lain.

Nasib minoritas Muslim di Asia Tenggara menderita. Beda dengan nasib minoritas Kristen di Indonesia. Di negeri Islam ini, mereka bebas berbisnis, berpolitik, bermedia dan lain-lain. Menjadi menteri, bahkan menjadi gubernur pun mereka bisa. Mereka menikmati toleransi yang tinggi yang diberikan umat Islam Indonesia.

Sebagai dosen Muslim harusnya Syafiq menampilkan sejarah dengan data-data yang benar. Bukan dengan simplifikasi, mengambil data secara tidak adil dan berdasar perasaan belaka.

Entah ada apa di balik opini gencar Cokro TV menyudutkan radikalisme Islam dan membela umat agama lain. Mungkinkah karena pendonor mereka termasuk kaum Islamofobia? Waktu akan menjawabnya. Wallahu a'lam.

* Nuim Hidayat (Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Depok dan Alumni IPB-UI).

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

Senin, 30 Nov 2020 09:14

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Senin, 30 Nov 2020 07:46

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

Senin, 30 Nov 2020 06:55

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Senin, 30 Nov 2020 06:38

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Senin, 30 Nov 2020 06:24

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ahad, 29 Nov 2020 22:06

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Ahad, 29 Nov 2020 21:36

34 Orang Tewas Dalam Dua Pemboman Jibaku Terpisah di Afghanistan

34 Orang Tewas Dalam Dua Pemboman Jibaku Terpisah di Afghanistan

Ahad, 29 Nov 2020 21:15

Dewan Da'wah Sumsel Layak Jadi Percontohan

Dewan Da'wah Sumsel Layak Jadi Percontohan

Ahad, 29 Nov 2020 20:23

Jika Konsisten Bela Palestina Merdeka, HNW: Jokowi Batalkan Aktifnya Calling Visa untuk Israel

Jika Konsisten Bela Palestina Merdeka, HNW: Jokowi Batalkan Aktifnya Calling Visa untuk Israel

Ahad, 29 Nov 2020 17:38

Ranjau Darat Armenia Tewaskan 4 Warga Sipil Azerbaijan di Wilayah Fuzuli Nagorno-Karabakh

Ranjau Darat Armenia Tewaskan 4 Warga Sipil Azerbaijan di Wilayah Fuzuli Nagorno-Karabakh

Ahad, 29 Nov 2020 17:15

Berselisih dengan FPI Merupakan Catatan Buruk Bagi Pangdam Jaya Sejak Reformasi

Berselisih dengan FPI Merupakan Catatan Buruk Bagi Pangdam Jaya Sejak Reformasi

Ahad, 29 Nov 2020 16:47

Analis: Saudi Akan Akhiri Blokade Terhadap Qatar Sebagai 'Hadiah' Untuk Joe Biden

Analis: Saudi Akan Akhiri Blokade Terhadap Qatar Sebagai 'Hadiah' Untuk Joe Biden

Ahad, 29 Nov 2020 16:45

Al-Shabaab Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibakau di Ibukota Mogadishu

Al-Shabaab Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibakau di Ibukota Mogadishu

Ahad, 29 Nov 2020 16:20

Penista Ajaran Islam Apollinaris Darmawan Dituntut 6 Tahun Penjara

Penista Ajaran Islam Apollinaris Darmawan Dituntut 6 Tahun Penjara

Ahad, 29 Nov 2020 14:33

Haedar: Ulama MUI Menjadi Uswah Hasanah

Haedar: Ulama MUI Menjadi Uswah Hasanah

Ahad, 29 Nov 2020 13:43

DPP FPI: Semoga PKS Bisa Tegakkan Keadilan Sosial yang Terampas

DPP FPI: Semoga PKS Bisa Tegakkan Keadilan Sosial yang Terampas

Ahad, 29 Nov 2020 11:10

MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

Ahad, 29 Nov 2020 08:00

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Sabtu, 28 Nov 2020 22:25

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Sabtu, 28 Nov 2020 22:06


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X