Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.697 views

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

 

Oleh: Ummu Bisyarah

Tanggal 9 November 2020 kabar gembira datang dari Pfizer bahwa vaksin Covid 19 yang mereka produksi menurut uji interim menunjukkan efektivitas 90%.  Efektivitas tersebut nampak pada hari ke 28 pasca suntikan pertama diberikan. Press release nya pun sudah ada di Jurnal Ilmiah. Tak lama kemudian vaksin Sputnik V dari Rusia dan Moderna juga mengeluarkan press releasenya dengain klaim efektivitas lebih bombastis.

Dilansir dari health.detik.com pada tanggal 18 November Pfizer mengumumkan bahwa hasil akhir uji klinis tahap akhir vaksin COVID-19 buatannya menunjukkan efektivitas 95%. Dalam hitungan hari, izin penggunaan darurat ( EUA ) akan didaftarkan dalam beberapa hari ke depan.

Efikasi atau kemanjuran vaksin yang dikembangkan bersama BioNTech asal Jerman ini menunjukkan konsistensi pada sebaran demografi umur dan etnis. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan, pertanda bahwa imunisasi bisa dilakukan secara luas di dunia.

Dikutip dari Reuters, temuan lain yang cukup memuaskan adalah pada usia di atas 65 tahun, efikasi tercatat 94 persen. Kelompok ini merupakan yang paling rentan terhadap risiko COVID-19.

Dengan selesainya uji klinis tahap akhir ini, Pfizer menunjukkan kepada dunia bahwa tim nya lah yang pertama kali menemukan vaksin covid 19 yang efektif untuk masyarakat dunia. Yang lebih mengagumkan lagi adalah sosok suami istri dibalik penemuan vaksin Pfizer ini. Yakni pasangan suami Istri muslim berdarah Turki bernama Ugur Sahin dan Ozlem Tureci.

Ugur Sahin  merupakan imigran dari Turki. Dia dan keluarganya pindah ke Jerman tahun 1965. Dia tumbuh di Jerman dan menguasai bahasa Jerman. Setelah lulus SMA dia melanjutkan pendidikannya di University of Cologne jurusan kedokteran sampai jenjang PhD. Saking jeniusnya dia memperoleh gelar PhD hanya 3 tahun setelah lulus sarjana. Selama 8 tahun dia menjadi residen di Saarland University Hospital sebelum bergabung dengan University of Mainz tahun 2000, dan menjadi professor di sana pada tahun 2006. Dia juga aktif di berbagai perusahaan salah satunya adalah perusahaan yang didirikan oleh Ozlem Tureci yang pada tahun 2002 dia resmi menjadi Istri Sahin.

Pada tahun 2008 Sahin dan Tureci mendirikan sebuah perusahaan dibidang bioteknologi bernama BioNTech yang fokus meneliti tentang imunoterapi untuk kanker dan penyakit langka. Ketika terjadi epidemi di Wuhan, China Sahin memutuskan seluruh peneliti di BioNTech yang sedang fokus meneliti vaksin untuk kanker, beralih untuk mencari vaksin untuk penyakit nCoV yang lebih viral disebut covid-19. Karena besarnya biaya meneliti vaksin ini maka BioNTech bekerja sama dengan perusahaan farmasi raksasa bernama Pfizer.

Pfizer ini adalah vaksin pertama yang telah melewati uji klinis terakhirnya dengan efektifitas mengagumkan, bahkan hampir tidak ada efek samping. Selain itu hal yang mengagumkan lainnya adalah pembuatan vaksin ini menggunakan teknologi paling canggih saat ini yaitu mRNA (messenger RNA). Berbeda dengan pembuatan vaksin lainnya yang masih menggunakan teknologi kuno yakni dengan melemahkan virus (merusak materi genetiknya).

Apa yang dilakukan Sahin adalah membaca RNA novel coronavirus sepanjang 3000an RNA dan meneliti RNA mana yang mengandung informasi "mahkota" si virus. Kemudian memotongnya  dan potongan RNA inilah yang akan menjadi vaksin. Uji klinis tahap 3 pada 45.000 manusia sudah membuktikan bahwa vaksin mereka sangat efektif untuk mencegah infeksi covid-19. Dilansir dari CNBC Sahin menargetkan perusahaannya bisa membuat 300 juta dosis vaksin per April 2021 dan bisa disuntikkan pada musim gugur 2021.

Kejeniusan yang akan menyelamatkan banyak jiwa ini pertama kali ditemukan oleh seorang imigran muslim di Jerman, Eropa. Padahal disana Islamophobia saat ini sedang sengit-sengitnya. Isu Islamophobia layaknya "kanker sosial" yang menjalar di tubuh Uni Eropa. Hal ini tak lain karena giringan opini umum dari media arus utama atas nama kepentingan politik, khususnya karena partai-partai populis sayap kanan makin maju di benua ini. Mereka meraup lebih banyak suara pemilih dari 10,6 persen pada 1980 menjadi 18,4 persen pada 2017.

Di saat kondisi Islamophobia di Eropa seperti itu, muslimlah yang justru menyelamatkan warga Eropa bahkan dunia. Hal ini seperti menjadi bantahan bagi mereka dengan isu-isu hoaks yang beredar di tengah mereka, yakni muslim itu teroris. Padahal muslim datang ke Eropa pasca Perang Dunia II untuk membantu rekonstruksi Eropa yang hancur akibat perang. Setelah menetap lebih dari tiga generasi di Eropa, warga Muslim menjelma menjadi warga Eropa, tidak lagi memandang dirinya sebagai "imigran", tetapi  "warga negara". (republika.id)

Maka isu Islamofobia sebenarnya tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun, karena faktanya umat Islam bukanlah seperti yang mereka tuduhkan. Hal ini marak terjadi tidak lain karena umat Muhammad tidak punya perisai hakiki yakni negara yang menerapkan Islam secara menyeluruh. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Rabu, 27 Jan 2021 10:36

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Selasa, 26 Jan 2021 21:58

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Selasa, 26 Jan 2021 20:30


MUI

Must Read!
X