Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.069 views

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Apa komentar mayoritas teman-teman kita di grup wa atau di platform sosial media yang lain, ketika terdengar kabar sembako akan dikenai PPN? Karena begitu keterlaluan kebijakan ini, selain menolak, kebanyakan curiga bahwa pemerintah juga akan menarik pajak atas nafas kita juga buang angin kita. Ironis. Di tengah wabah, di tengah PHK mengintai, dan kemiskinan yang semakin meningkat, kebijakan perluasan objek pajak jelas menjadikan masyarakat seperti sudah jatuh tertimpa tangga. Kesusahan datang kepada mereka secara bertubi-tubi dari pihak yang seharusnya melindungi.

Solusi Menuai Masalah

Memperluas objek pajak menjadi jalan bagi pemerintah untuk menyelesaikan defisit APBN, apalagi setelah diterpa wabah setahun lebih. Defisit APBN yang  dipatok akan menjadi 1000 triliun di akhir tahun 2021 menunjukkan bahwa defisit semakin melebar. Masih kata pemerintah, solusi memperbanyak objek pajak plus menaikkan tarifnya adalah solusi menyelamatkan APBN setelah opsi utang sulit dilakukan karena tingginya rasio utang pemerintah yang naik dari tahun sebelumnya hanya 30,5% dari PDB menjadi 38,5%.

Dalam revisi draft Rancangan Undang Undang nomor 6 tahun 1983, tentang Ketentuan Umum dan Tatacara perpajakan(KUP), pemerintah menghapus beberapa jenis barang yang tidak dikenai PPN. Setelah dihapus, jadilah Sembako yang sebelumnya termasuk ke dalam barang yang tidak dikenai PPN, di tahun 2022 nanti akan dikenai pajak pertambahan nilai sebesar 12%.

Masyarakat praktis menolak wacana ini. PPN yang akan dibebankan kepada penjual jelas akan menjadikan harga naik. Semua kebutuhan sehari-hari yang akan dikenai pajak seperti beras, biji-bijian, susu, daging, sagu, sayur, buah akan semakin mahal. Padahal, pandemi yang menerpa telah menurunkan daya beli masyarakat menengah ke bawah hingga di angka 50%. Masyarakat menolak, tapi begitulah konsekuensi bila APBN bergantung hanya pada pajak.

Berbagai solusi diberikan oleh para ahli ekonomi agar pemerintah membatalkan rencananya. Semua ingin agar masyarakat bawah tidak semakin menderita. Tetap saja, sistem ekonomi kapitalis akan selalu berpihak kepada pemodal besar, para kapitalis, yang dianggap sebagai pemeran utama dalam roda perekonomian negara. Ketidakadilan pun terjadi. Bila bahan makan sehari-hari dikenakan pajak, barang mewah akan mengalami pemotongan pajak hingga hanya dikenakan pajak 0%.

Keberpihakan kepada kapitalis juga terlihat sangat jelas ketika negara hanya menerima pajak dari kekayaan alam yang dikuasai mereka. Sangat kecil jumlahnya dibandingkan dengan penghasilan para pengusaha besar dengan 'memiliki' sumber minyak, tambang emas, hutan, yang seharusnya semua itu dikelola negara untuk kesejahteraan rakyat.

Kalau sudah begitu, maka maklumlah bila pemasukan negara sangat terbatas. Padahal menjalankan roda pemerintahan, membangun fasilitas umum, melayani dan mengurusi rakyat butuh biaya yang besar.

Solusi Berkah dari Islam

Salah satu kisah masyhur bagaimana kesejahteraan hidup dialami oleh umat manusia bahkan hewan adalah kisah kekhilafahan Umar bin Abdul Aziz. Bukan dengan menarik pajak dari rakyatnya. Bahkan di satu kisah beliau menghapus retribusi yang ditarik dari pedagang di pasar tanpa alasan yang dibenarkan agama. Retribusi itu dalam fiqh bernama Maksun.  Beliau juga memerintahkan wakilnya di Palestina untuk merobohkan dan menghanyutkan bangunan Al Makas. Umar bin Abdul Aziz meghapusnya karena Rasulullah melarangnya. Dalam hadis Riwayat Abu Dawud, keharamannya diindikasikan dengan ancaman neraka bagi penariknya.

Bukan hanya di masa ke Khilafahan Umar bin Abdul Aziz, para Khalifah hanya menarik harta karena telah disyariatkan oleh Allah seperti zakat dari orang muslim, jizyah dari Ahlu zimmah, kharaj dan usyur atas hasil tanah pertanian yang sudah mencapai nishobnya. Kalaupun dalam satu kondisi darurat, negara menarik dharibah, tabaruat, atau 'urunan' dari kaum muslimin, itu terjadi hanya saat kas negara sedang kosong. Tidak bersifat rutin setiap hari, bulan, juga tahun.

Karena ketaatan pemimpin dan rakyatnya kepada Allah dan Rasulullah, tercatat di berbagai dokumen, warga negara saat Islam diterapkan secara Kaffah, hidup makmur dan bahagia. Maha Benar Allah yang telah berjanji dalam firmanNya di surat Al A'raf ayat 96 yang artinya,

" Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi..." Wallahu A'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X