Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.887 views

Seruan Genosida terhadap Muslim India, Adakah Solusinya?

 

Oleh: Vani Nurlita Santi

India kembali lagi dilanda konflik sosial antara umat hindu dan umat muslim yang ada di sana. Hal tersebut dipicu dari sebuah video viral pertemuan pemimpin hindu di India yang diselenggarakan di kota suci utara kota Haridwar, Uttakrakhand pada tanggal 17-19/12/2021. Salah seorang pembicara dalam acara tersebut mengatakan untuk tidak takut membunuh umat muslim yang ada di India. Bahkan menurut keterangan polisi setempat, para pemimpin umat hindu meminta umat hindu untuk mempersenjatai diri guna membunuh umat muslim.

Kasus tersebut sudah diselidiki oleh pihak kepolisian India namun belum ada penangkapan. Sejak partai BJP (Bharatiya Janat Party)yang dipimpin oleh perdana mentri Narendra Modi berkuasa pada tahun 2014, terdapat banyak sekali kasus kekerasan pada kaum muslim dan minoritas lain yang ada di India. Pemimpin sayap kanan yang memiliki hubungan khusus dengan perdana mentri Narendra Modi secara terang-terangan menyerukan pembersihan etnis minoritas di India. Sebenarnya apa akar masalah penyeruan genosida terhadap kaum muslim di India?

Akar konflik di India

Ada baiknya jika kita mundur sedikit ke belakang untuk melihat akar permasalahan dari genosida tersebut. Sebenarnya ancaman genosida untuk umat muslim di India tidak terjadi secara tiba-tiba. Namun kebencian umat hindu kepada umat muslim sudah terjadi sejak lama dimulai pada masa pendudukan Inggris di India. Pada saat penjajahan Inggris, Inggris memanfaatkan penguatan sebuah komunitas hindu di India untuk melengserkan kesultanan moghul.

Inggris dengan segala akalnya memberikan umat hindu kekuasaan. Hal inilah menjadi cikal bakal konflik antara umat hindu dan umat muslim yang ada di India. Saat Inggris berkuasa India dibagi menjadi dua wilayah menurut etnis keagamaannya. Yakni India yang mayoritas hindu dan Pakistan yang mayoritas Islam.

Terjadi banyak sekali permasalahan antara umat hindu dan umat muslim saat India berada di bawah kepemimpinan Inggris. Permasalahan tersebut masih terus berlanjut tanpa adanya penyelesaian yang haq hingga akhirnya Inggris berhasil hengkang dari India. Permasalahan tersebut dibiarkan terus berlanjut hingga pasca kemerdekaan di India. Pasang surut konflik masih terus berlanjut hingga saat ini.

Bantuan badan organisasi kemanusiaan internasional

Saat ini kita tidak bisa lagi mengharapkan bantuan dari organisasi-organisasi sosial bertaraf internasional buatan negara barat. Organisasi-organisasi tersebut seolah-olah menutup mata dan telinga terhadap kasus genosida yang mengancam kaum muslim di India. Namun tindakan dari organisasi internasional tersebut bisa kita pahami. Karena organisasi tersebut merupakan buatan dari negara barat yang notabene merupakan negara yang menanamkan benih permusuhan antara umat hindu dan umat muslim saat mereka melakukan penjajahan.

Oleh karena itu, sangat mustahil jika kita berharap bantuan dari organisasi internasional tersebut. Apalagi untuk membantu menyelesaikan konflik saudara kita yang ada di India. Kemudian sikap yang ditunjukkan oleh para penguasa muslim dari berbagai negara ini juga cukup mengejutkan. Akibat penerapan nation state dari berbagai negara seolah-olah kaum muslim terlepas dari ikatan aqidah islam antar saudaranya. Dengan adanya nation state ini umat muslim menjadi terkotak-kotak. Sehingga melahhirkan penguasa yang dzolim yang sampai hari ini tidak terpanggil untuk menolong saudaranya yang tengah diserukan genosida di india.

Solusi tuntas pemasalahan genosida di India

Oleh karena iu, satu-satunya solusi yang bisa kita ambil untuk mengatasi genosida yang ada di India adalah dengan mewujudkan persatuan umat Islam secara hakiki di bawah sistem pemerintahan Islam. Sistem pemerintahan Islam ini akan menghapuskan garis batas nasional yang ada di negeri-negeri kaum muslimin sehingga mampu menyatukan seluruh wilayah-wilayah negeri kaum muslimin tanpa memperdulikan darimana mereka berasal.

Tidak hanya menyatukan sebuh wilayah, penyatuan umat muslim ini juga meliputi penyatuan sumber daya manusia, sumber daya alam dan kekuatan militer. Dengan adanya penyatuan-penyatuan inilah sistem pemerintahan Islam akan terwujud dan menjadi kekuatan dunia yang akan diperhitungkan. Dengan sistem pemerintahan Islam yang menerpakan syariat islam secara kaffah, sistem pemerintahan Islam akan mampu melindungi darah, kehormatan dan harta sesama kaum muslim. Dalam sebuah hadis rasul menyatakan yang artinya “asal darah seorang muslim adalah haram untuk ditumpahkan.”

Dalam sebuah hadis yang lain rasulullah menyatakan yang artinya “Janganlah kalian saling mendengki. Janganlah kalian saling mencurigai. Janganlah kalian saling membenci. Janganlah kalian saling membelakangi. Janganlah sebagian dari kalian menjual atas penjualan sebagaian yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Janganlah mendzolimi, merendahkan, dan jangan mengejeknya, taqwa ada di sini. Maka rasulullah menunjuk ke dadanya tiga kali. Cukup dikatan buruk seorang muslim, jika ia menghinakan saudaranya sesame muslim. setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)

Demikian syariat Islam telah memberikan hukum secara detail tentang hak-hak muslim yang satu dengan muslim lainnya. Hanya dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam sistem pemerintahan islam maka Izzah dan haibah kaum muslimin akan terjaga dan terpelihara. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Kamis, 11 Aug 2022 14:02

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Kamis, 11 Aug 2022 13:00

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Kamis, 11 Aug 2022 05:17

Laporan: Korea Utara Tawari Rusia 100.000 Pasukan Relawan Untuk Perang Melawan Ukraina

Laporan: Korea Utara Tawari Rusia 100.000 Pasukan Relawan Untuk Perang Melawan Ukraina

Rabu, 10 Aug 2022 22:00

Pesepak Bola Prancis Paul Pogba Nyatakan Rasa Simpati Untuk Orang-orang Palestina Di Gaza

Pesepak Bola Prancis Paul Pogba Nyatakan Rasa Simpati Untuk Orang-orang Palestina Di Gaza

Rabu, 10 Aug 2022 21:30

Apresiasi Usut Kasus Brigadir J, HNW Minta Kapolri Kembali Usut Tragedi KM 50

Apresiasi Usut Kasus Brigadir J, HNW Minta Kapolri Kembali Usut Tragedi KM 50

Rabu, 10 Aug 2022 19:28


MUI

Must Read!
X