Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.814 views

Ayah, Jangan Kau 'Makan' Putrimu!

 

Oleh: Diana Septiani

Kasus kekerasan dalam keluarga terjadi lagi. Bapak hamili anaknya. Ini berita basi yang terus terjadi. Ribuan kasus dan korban terus berjatuhan. Tapi kenapa berita ini seolah hanya mewarnai media massa, tanpa ada tindak pencegahan dan penanggulangannya?

Miris baru-baru ini warga Surabaya dikagetkan dengan penangkapan lelaki paruh baya yang merampas kebahagian putri dan istrinya. Tragedi mengenaskan ini bermula sejak 2015. Namun sayangnya, baru terungkap dan pelakunya ditangkap Agustus 2019. 

SP (45), sebut saja begitu. Sudah dua kali menghamili anaknya. Hamil pertama, ia memaksa untuk menggugurkannya. Ia tak jera. Sang anak hamil lagi, namun tetap dipertahankan. Kini bayi hasil zina bapak sekaligus kakek sang bayi ini berusia 4 bulan. Hasil pendalaman kasus, dalam seminggu ia bahkan bisa menggauli putrinya 3 kali. Tega!

Dimana sang istri? Istri SP sudah mengetahui 'perbuatan gila' sang suami pada anaknya. Ia depresi karena terus-terusan diancam. Hingga ia sakit dan meninggal dunia pada November 2018 lalu. Innalillahi. (Kompas.com)

Bukan ingin salah menyalahkan. Tentu adanya tindakan pelanggaran, tak lain agar kesalahan serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Belajarlah dari kesalahan! Begitu orang bijak menasehati.

Kalau dipikir lagi, ini salah siapa? Salah istri SP yang bungkam? Atau salah sang putri yang tidak bisa menjaga diri? Tentu semua sependapat, salah pelaku yang gila nafsu syahwatnya. Juga begitu tega seolah akal yang Allah berikan tidak lagi ia gunakan. Namun, kenapa pelaku-pelaku serupa terus bermunculan?

Sudahkah pemerintah optimal mencegah dan menanggulangi kasus mengerikan ini? Tidak bisa hanya mencukupkan dengan menangkap dan memenjarakan pelaku. Hal ini tidak akan membuat mereka jera dan calon pelaku mengurungkan niat jahatnya.

Dalam penelusuran kasus SP, ia mengaku melakukannya karena pengaruh miras dan video porno. Tengoklah bagaimana jual beli miras masih begitu masif. Razia barang haram ini hanya memberantas yang terendus. Sisanya? Lenyap dari pengamanan. Tengok pula situs porno yang mudah diakses. Tak ada pemblokiran. Hanya pengkhususan umur yang tetap saja banyak yang melanggar. Terbukti, ribuan bocah terpapar pornografi.

Bapak hamili anak. Miras dijual bebas. Porno dan perbuatan asusila merajalela. Ribuan bocah jadi pembuat video porno. Semua ini hanyalah masalah cabang yang sejatinya berakar pada satu masalah.

Akar masalahnya adalah sistem yang diterapkan saat ini. Sudahkah menjadikan para individu bertakwa? Menjadikan masyarakat yang peka dan peduli dengan kondisi di sekitarnya? Serta, menjadikan penguasa sebagai penjaga atas akidah umat, penjaga dari berbagai marabahaya, penerap aturan yang sempurna?

Tidak! Justru sistem saat inilah yang menjadi biang keroknya. Sistem kapitalisme telah melanggengkan berbagai tindak kriminal. Akankah para kapitalis rela memblokir situs porno dan memberantas jual beli barang haram? Jelas mereka menolak karena itu adalah bisnis yang sangat menggiurkan.

Asas dari sistem kapitalisme yaitu pemisahan agama dengan kehidupan, benar-benar membuat runtuh ketahanan keluarga dan negara. Sosok bapak yang semestinya menjadi pendidik dan pelindung bagi istri dan anaknya, malah menjadi penghancur kebahagiaan mereka. Ketika sistem sekuler telah merasukinya, maka ia tidak lagi ingat mati kala menggerayangi tubuh putrinya. Tidak pula takut dengan siksaan Allah yang pedih, saat melakukan berbagai dosa besar.

Dalam Islam, sosok bapak begitu penting dalam menjaga anggota keluarga terhindar dari siksa neraka.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَا لْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَا ظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim 66: Ayat 6)

Sudah selayaknya kita sebagai muslim merindukan Islam diterapkan di setiap aspek kehidupan. Karena, hanya itulah yang akan menjadi solusi atas berbagai problematika kehidupan manusia. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Jum'at, 13 Dec 2019 22:17

Kalau Luthfi “Bendera” Alfiandi Dihukum Penjara

Kalau Luthfi “Bendera” Alfiandi Dihukum Penjara

Jum'at, 13 Dec 2019 21:18

Gelar Mukernas XII di Makassar, Wahdah Islamiyah Komitmen Jaga Kebersamaan Umat

Gelar Mukernas XII di Makassar, Wahdah Islamiyah Komitmen Jaga Kebersamaan Umat

Jum'at, 13 Dec 2019 20:17

Ribuan Umat Islam Solo Raya Ikuti Konvoi Simpatik Indonesia Damai Tanpa Penista Agama

Ribuan Umat Islam Solo Raya Ikuti Konvoi Simpatik Indonesia Damai Tanpa Penista Agama

Jum'at, 13 Dec 2019 19:41

Anies: Bully Itu Keniscayaan, Prestasi Itu Pilihan

Anies: Bully Itu Keniscayaan, Prestasi Itu Pilihan

Jum'at, 13 Dec 2019 16:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X