Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.426 views

Saat Orangtua Mulai Lelah Mendidik Generasi di Masa Wabah

 

Oleh:

Yulida Hasanah || Ibu Peduli generasi, tinggal di Jember Jawa Timur

 

TAK bisa dibayangkan bagi orang tua manapun, di tengah kesulitan dan banyaknya rintangan yang dihadapi selama wabah corona melanda negeri ini, ternyata peran mereka kini amat sangat dibutuhkan dalam proses pendidikan putra-putrinya. Pasalnya, wabah corona yang menyerang dunia selama hampir dua tahun ini telah memberi pengaruh besar dalam pola pendidikan generasi. Bagaimana tidak? 'Sekolah daring' membuat para orangtua harus siap menjadi teman sejati anak dalam belajar.

Tak ayal, hal tersebut justru memunculkan banyak cerita. Ada yang merasa bersyukur karena dengan sekolah daring, orangtua akhirnya sadar bahwa pendidik pertama dan utama ada di pundak mereka. Namun, tak sedikit orang tua yang mengeluh dan lelah menghadapi pola baru menjadi pendidik putra-putrinya di rumah selama hampir 24 jam.

Penulis bisa memahami, gambaran dua kondisi orangtua di atas pasti punya alasan sendiri-sendiri. Akan tetapi, sebagai orangtua yang juga memiliki putra putri yang sedang bersekolah. Pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari kewajiban dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak. Jadi, ketika ada  perubahan pola dalam mendidik anak yang terjadi selama masa pandemi ini tak sampai membuat para orangtua telalu lelah dan banyak mengeluh. Apalagi berdampak buruk pada anak didik hingga mereka merasa frustasi karena ketidaksiapan pendidik-orangtua- yang mendampingi mereka sekolah di rumah. 

Sungguh, jika kita refleksikan hal di atas dengan perjuangan Rasulullah Muhammad Saw dan kaum muslimin dalam mentaati perintah Allah Subhanahu wata'ala untuk hijrah dari Mekah ke Madinah. Ada pelajaran berharga bagaimana perjuangan beliau Saw dan kaum muslimin saat itu rela berkorban dan merasakan lelahnya perjalanan hijrah. Walhasil, merekapun merasakan banyak sekali kebaikan dan Rahmat Allah Subhanahu wata'ala di Madinah, dibandingkan sebelum mereka berhijrah. 

Tidak ada ceritanya, hijrah itu diawali dengan kesenangan dan berleha-leha. Yang ada, hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah Saw menggambarkan suatu kondisi yang penuh pengorbanan baik berupa harta, tenaga maupun jiwa, hingga berlelah-lelah dalam ketaatan di tengah kekhawatiran akan adanya penjegalan bahkan upaya pembunuhan terhadap Nabi Saw oleh kaum musuh yakni kafir Quraisy. 

Begitupula gambaran yang terjadi saat ini, dimana orangtua harus siap memenuhi seruan menjadi pendidik generasi yang pertama dan utama. Rela berkorban harta, tenaga, pikiran dan waktu untuk mendampingi putra-putri mereka agar optimal menuntut ilmu. Bahkan orangtua mulai menempa diri untuk lebih baik lagi menjadi ustaz dan ustazah di rumah, belajar dan mengajarkan Al Qur'an pada putra-putrinya. 

Pertanyaannya? Apakah semua pengorbanan dan lelahnya para orangtua sebagai pendidik pertama dan utama ini sia-sia? Jelas tidak. 

Banyak buah 'manis' yang akan dipetik para orangtua yang berlelah-lelah menjalani perubahan pola sekolah yang awalnya tidak langsung mendampingi anak-anak menuntut ilmu, kemudian menjadi teman sejati mereka bersekolah di rumah. 

Pertama, anak akan makin dekat dengan orangtua mereka. Sebab orang tua dituntut untuk mendampingi dan menjadi guru bersekolah di rumah. 

Kedua, orang tua akan makin mengenali karakter dan perkembangan kepribadian anak. Hal ini tentu saja sangat membantu orang tua dalam membentuk kepribadian yang baik pada anak. 

Ketiga, anak tidak lepas kontrol saat menggunakan fasilitas android dan banyak mendapatkan informasi yang benar bagaimana menggunakan medsos untuk beramal sholih, salah satunya dengan memanfaatkan tayangan-tayangan youtube dengan konten ilmu pengetahuan maupun belajar tsaqofah Islam. 

Keempat, orangtua bisa optimal menabung pahala investasi untuk dirinya sendiri dalam banyak kesempatan saat mendampingi anak sekolah di rumah. Sebab, pada mereka ada kewajiban untuk mendidik putra-putrinya menjadi anak salih dan salihah. 

Kelima, tentu saja ada Allah Subhanahu wata'ala yang akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam setiap proses mendidik putra-putri mereka, serta pahala yang besar atas kesabaran dan lelahnya mereka dalam menjalani proses ini. 

Tidak salah jika Rasulullah memberikan pujian terhadap para orangtua yang mendidik putra-putrinya. Diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dari sahabat Jabir bin Samurah r.a, bahwa Nabi Saw bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya daripada ia mensedekahkan (setiap hari) satu sha’.” 

Terlebih lagi, Allah Subhanahu wata'ala telah jelas mewanti-wanti para orang tua terkait pentingnya pendidikan bagi generasi ini. Salah satu diantaranya adalah firman Allah:

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”(TQS. An Nisaa':9). 

Maka, sebelum anak-anak kembali ke sekolah formal mereka. Jadikan kesempatan di masa wabah ini sebagai waktu yang tepat menempa diri menjadi pendidik generasi terbaik untuk putra-putri kita. Dan jangan lupa bahwa kita mendidik mereka tidak sendirian. Ada tim sekolah yakni para guru dari putra putri kita yang selalu akan bersinergi mewujudkan tujuan pendidikan yakni melahirkan generasi cerdas, bertaqwa dan pemimpin bagi umat manusia. Insyaa Allah. 

Melalui artikel ini, penulis hanya ingin berbagi motivasi di tengah lelahnya diri dalam mendampingi putra-putri menjalani 'sekolah daring' selama pandemi. Semoga bermanfaat.

*Opini ini ditulis dalam rangka mengikuti lomba menulis artikel memperingati Tahun Baru Islam 1443 H untuk walimurid STP SD Khoiru Ummah Jember

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Ambisi Erick

Ambisi Erick

Rabu, 01 Dec 2021 09:24

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Rabu, 01 Dec 2021 09:00

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Rabu, 01 Dec 2021 06:34

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Rabu, 01 Dec 2021 06:15

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Rabu, 01 Dec 2021 06:06

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Rabu, 01 Dec 2021 04:22

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Rabu, 01 Dec 2021 02:02

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Selasa, 30 Nov 2021 23:17

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

Selasa, 30 Nov 2021 21:37

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Selasa, 30 Nov 2021 21:25

Diskriminasi Hukum

Diskriminasi Hukum

Selasa, 30 Nov 2021 20:23

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Selasa, 30 Nov 2021 20:05

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

Selasa, 30 Nov 2021 20:00

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

Selasa, 30 Nov 2021 19:48

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Selasa, 30 Nov 2021 19:30

Ngapain Si Romo Ikut Campur?

Ngapain Si Romo Ikut Campur?

Selasa, 30 Nov 2021 19:20

Koalisi Arab Pimpinan Saudi Targetkan Situs Rahasia Milik IRGC Di Ibukota Sana'a Yaman

Koalisi Arab Pimpinan Saudi Targetkan Situs Rahasia Milik IRGC Di Ibukota Sana'a Yaman

Selasa, 30 Nov 2021 17:35

Bukan Anti-Poligami

Bukan Anti-Poligami

Selasa, 30 Nov 2021 16:59

Pasukan Zionis Israel Larang Ratusan Anak Palestina Di Kota A-Lubhah Bersekolah

Pasukan Zionis Israel Larang Ratusan Anak Palestina Di Kota A-Lubhah Bersekolah

Selasa, 30 Nov 2021 16:35

Taliban Tegaskan Pemerintahnya 'Tidak Akan Campuri Urusan Internal Negara Lain'

Taliban Tegaskan Pemerintahnya 'Tidak Akan Campuri Urusan Internal Negara Lain'

Selasa, 30 Nov 2021 14:20


MUI

Must Read!
X

Rabu, 01/12/2021 09:24

Ambisi Erick