Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.470 views

Ajang Miss Queen Dibiarkan, Negara di Mana?

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

 

Miss Queen merupakan ajang kontes kecantikan para transgender. Publik dihebohkan dengan pemenang Miss Queen yang ternyata adalah keponakan artis papan atas negeri ini. Padahal menurut publik jawaban pemenang Miss Queen tersebut tidak mewakili dari isi pertanyaan alias ngelantur. Dikutip dari (makassar.terkini.id) Millen Cyrus terpilih menjadi Miss Queen Indonesia 2021. Di saat yang sama, banyak netizen menghujat jawaban Millen Cyrus yang tak nyambung itu.

Prestasi atau Aib bagi Bangsa

Pemenang Miss Queen akan mewakili Indonesia dalam kontes kecantikan Internasional para transgender. Rupanya kontes kecantikan transgender ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Akibatnya, sebagian mencibir kontes tersebut, sebagian lainnya mendiamkan tak peduli, bahkan ada yang mendukung. Beberapa netizen mengatakan bahwa menangnya Millen Cyrus merupakan prestasi atau malah aib bagi negeri mayoritas muslim ini.

Ajang kecantikan transgender bukan tanpa sebab diadakan, ini adalah bagian dari kampanye LGBT di tengah-tengah masyarakat. Mereka para LGBT berharap dapat diterima di masyarakat dan mendapat dukungan publik. Keberadaan kaum LGBT saat ini sudah semakin banyak bahkan terang-terangan menunjukkan penyimpangan mereka di hadapan umum. Sedangkan kampanye kaum LGBT agar dapat diakui semakin marak, salah satunya dengan kontes kecantikan transgender tersebut.

Masyarakat Acuh dan Abai terhadap LGBT

Masyarakat saat ini banyak yang semakin acuh dengan ide LGBT. Masyarakat perlahan menerima kemudian mengakui kaum LGBT. Dengan banyaknya dukungan dalam kontes kecantikan transgender tersebut, hal ini membuktikan dukungan kepada kaum LGBT semakin luas. Terlebih bagi masyarakat perkotaan yang bermobilitas padat dan sibuk membuat aktifitas para LGBT semakin tak terkendali.

Banyak sekali kasus-kasus kaum LGBT yang mencengangkan terungkap ke publik seperti rumah-rumah mewah yang dijadikan pesta kaum sesama jenis. Bahkan mereka penyuka sesama jenis, mayoritas sudah berkeluarga juga. Minimnya peran aparat setempat dalam mengontrol pemukiman-pemukiman mewah yang dijadikan tempat maksiat, menjadikan gerakan ini semakin tidak terkendali.

Racun Bahaya Ide LGBT

Kita layak waspada karena ini adalah racun berbahaya bagi generasi saat ini. Ide tentang LGBT dapat merusak keberlangsungan generasi. Ide LGBT bukan baru mucul kali ini saja, kisah kaum LGBT sudah diabadikan di dalam kitab suci Al Quran. Ide LGBT ini tak boleh sampai diadopsi oleh kalangan anak muda. Sebab mereka anak muda adalah estafet penerus generasi bangsa.

Pembiaran merebaknya ide LGBT didukung langsung oleh peran negara. Pembiaran ajang kecantikan transgender menjadi bukti kuat bahwa negara mendukung penuh ide LGBT. Ditambah tidak ada hukum yang dapat memberikan efek jera kepada mereka, sehingga mereka pun menuntut kepada negara agar diakui dan diterima. Bukan tidak mungkin, mereka para penyuka sesama jenis ini menuntut agar dapat menikah layaknya pasangan normal.

Alasan HAM menjadi Dalih Kaum LGBT

HAM (Hak Asasi Manusia) menjadi alasan kuat para kaum LGBT agar mendapat pengakuan hukum. Mereka berusaha keras agar mendapatkan hak yang sama seperti warga lainnya. Bahkan mereka berusaha masuk ke dalam lembaga-lembaga perwakilan rakyat agar dapat mewakili suara kaumnya. Mereka mengatakan bahwa kondisinya saat ini adalah kodrat dari Tuhan.

Ide HAM ini sudah dicecoki di negeri-negeri kaum muslim. Kaum muslim dipaksa menerima ide-ide dari buatan manusia tersebut walaupun banyak yang tak sesuai hukum syara. Seperti kaum LGBT ini yang ingin dimanusiakan seperti manusia lainnya. Padahal Al Quran yang sudah melaknat para pelaku LGBT kemudian diberikan hukuman yang membuat mereka jera.

Islam Melaknat Pelaku LGBT

Kisah-kisah pelaku LGBT sudah ada sejak zaman Nabi Luth As. Kisahnya diabadikan di dalam Qs. Al – Araf : 80 yang artinya :

“ Dan (kami juga telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya.” Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun sebelum kamu (di dunia ini). “

Dan Allah juga melaknat pelaku LGBT seperti dalam firman-Nya Qs. Al – Araf : 81 :

“ Sungguh kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.”

Kemudian Allah memberikan hukuman kepada pelaku LGBT tercantum dalam Qs  Al Araf : 84 :

“ Dan kami hujani mereka dengan hujan batu. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang berbuat dosa.”

Tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.” (QS. Hud: 82)

Hukum Islam Berfungsi Sebagai Jawazir dan Jawabir

Islam diturunkan Allah Swt kepada Kekasih-Nya yaitu Muhammad SAW yang datang membawa risalah baru dan ajaran baru yaitu agama islam. Islam membawa aturan hidup dari sang pemilik nyawa setiap manusia. Dalam setiap perbuatan manusia terdapat pahala dan dosa. Oleh sebab itu hukum-hukum dalam islam memiliki Jawazir (pencegah) dan Jawabir (Penebus).

Hukuman terhadap pelaku LGBT di dalam hadist yaitu Abdullah bin Abbas berkata “ Dicari bangunan paling tertinggi di daerah tersebut, lalu pelaku homoseks dilemparkan dari atasnya dalam kondisi terbalik (kepala dibawah dan kaki diatas), sambil dilempari dengan batu.” (Riwayat Ad-Duri, Al Ajurri, Ibnu Abi Syaibah, dan Al Baihaqi).

Hukuman tersebut diberikan kepada pelaku LGBT supaya menimbulkan rasa takut ketika mereka melakukan maksiat dan berfungsi sebagai Jawazir (pencegah). Ditambah sebagai Jawabir (penebus) siksa akhirat pelaku LGBT. Jawazir dan jawabir hanya dapat diterapkan jika ada seorang khalifah di negeri yang menerapkan aturan islam secara menyeluruh di dalam kehidupan.Waalahualam Bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Omnibus Tertabrak Bus

Omnibus Tertabrak Bus

Rabu, 01 Dec 2021 10:51

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Rabu, 01 Dec 2021 10:25

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Rabu, 01 Dec 2021 10:13

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Rabu, 01 Dec 2021 10:09

Tasyakuran Milad ke-17, LAZ Al Azhar Sampaikan Pencapaian

Tasyakuran Milad ke-17, LAZ Al Azhar Sampaikan Pencapaian

Rabu, 01 Dec 2021 10:04

Ambisi Erick

Ambisi Erick

Rabu, 01 Dec 2021 09:24

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Rabu, 01 Dec 2021 09:00

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Rabu, 01 Dec 2021 06:34

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Rabu, 01 Dec 2021 06:15

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Rabu, 01 Dec 2021 06:06

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Rabu, 01 Dec 2021 04:22

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Rabu, 01 Dec 2021 02:02

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Selasa, 30 Nov 2021 23:17

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

Selasa, 30 Nov 2021 21:37

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Selasa, 30 Nov 2021 21:25

Diskriminasi Hukum

Diskriminasi Hukum

Selasa, 30 Nov 2021 20:23

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Selasa, 30 Nov 2021 20:05

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

Selasa, 30 Nov 2021 20:00

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

Selasa, 30 Nov 2021 19:48

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Selasa, 30 Nov 2021 19:30


MUI

Must Read!
X