Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.030 views

Perang Total atau Kalah Total?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Perang total! Itulah diksi yang digunakan kubu Jokowi. Sebagai juru bicara adalah Moeldoko, mantan jenderal. Sementara Jokowi lebih suka menggunakan kata "saya akan lawan". Dua kata ini memiliki semangat yang sama. "Perang total" dan "saya akan lawan". Kata lain yang mirip adalah "serbu". Tapi, kata ini belum muncul.

Dua kata ini yaitu "perang" dan "lawan" biasanya digunakan dalam situasi dharurat. Setelah tak ada lagi jalan, maka strategi "perang" dan "lawan" jadi pilihan terakhir. Ketika adu gagasan gagal, argumentasi tak lagi mempan, maka perang dan lawan terpaksa harus dilakukan.

Lawan siapa dan dalam bentuk apa? Dua pertanyaan ini muncul di diskusi publik mengingat negara tidak sedang dalam keadaan dharurat, baik dharurat militer atau sipil. Negara juga tak punya musuh. Beda dengan "Ganyang PKI" dan "Lawan Kompeni". Ini benar-benar dharurat.

Narasi "perang total" Moeldoko dan "saya akan lawan" Jokowi jika dikaitkan dalam konteks pilpres, baru bisa dipahami. Ada situasi dharurat yang dialami kubu Jokowi. Situasi ini bisa digambarkan dari hasil elektabilitas Jokowi yang terus merosot. Bahkan sudah di bawah 50 persen. Elektabilitas petahana di bawah 50 persen, itu dharurat. Apa yang dikatakan Sofyan Wanandi benar. Posisi Jokowi sudah tak aman lagi. Hampir tak ada strategi yang berhasil dilakukan untuk menyelamatkan elektabilitas Jokowi.

Di tengah badai menghantam elektabilitas Jokowi, Romy ditangkap KPK (15/3). Kemarin (27/3), politisi Golkar berinisial BS asal Jawa Tengah, juga ditangkap KPK. Episode Jokowi vs KPK seperti sedang berjalan. KPK berpolitik? Tidak! Dan tidak akan pernah. KPK tak boleh berpolitik. Hanya saja, situasi dimana Jokowi sedang dihantam badai, KPK sedikit leluasa untuk keluar dari tekanan kekuasaan. Sebab, kekuasaan Jokowi sudah di ujung dan mulai rapuh.

Badai datang lagi dari keluarga Jusuf Kalla (JK). Erwin Aksa, keponakan JK yang jadi pengusaha muda ini keluar dari kapal Jokowi. Bersama 1000 pengusaha nyebrang ke kubu Prabowo. Begitu juga Fatimah Kalla, Dirut Kalla Group yang juga adik bungsu JK ini ikut hadir dan memberi dukungan terhadap kampanye Prabowo di lapangan Karebosi Makasar, Sulawesi Selatan. Olengnya kapal Jokowi menjadi sebab mengapa keluarga Kalla ganti perahu.

Di pilpres 2014 keluarga JK menyumbang suara dari Makasar 70,53 persen dan Sulsel 71,41 persen untuk Jokowi. Kali ini, di pilpres 2019, kemungkinan 70-71 persen suara Sulsel akan disumbangkan keluarga Kalla untuk Prabowo.

Surat telegram Kapolri bernomor STR/126/III/OPR.1.1.1/2019 tanggal 18 Maret kemarin agar polisi netral itu apakah ada hubungannya dengan situasi dharurat yang dihadapi kubu Jokowi ini? Masih perlu dibuktikan di lapangan. Masyarakat betul-betul berharap agar polisi jadi wasit yang benar-benar netral. Tidak perlu ikut-ikutan mendata daftar pemilih paslon tertentu.

Keadaan inilah yang kemungkinan besar menjadi faktor utama mengapa diksi "perang total" dan "saya akan lawan" itu muncul. Karena situasi memang betul-betul sedang dharurat. Tak ada jalan lain kecuali mengerahkan semua potensi dan menggunakan semua peluang untuk perang dan melawan.

Perang dan perlawanan itu sudah dimulai. Bentuknya? Tentu, menggunakan kekuasaan adalah peluang yang paling memungkinkan. Sebagai penguasa, anggaran dan fasilitas negara bisa diakses dan digerakkan.

Sejumlah menteri kabinet dengan semua anggaran dan otoritas yang dimiliki terpantau melakukan kampanye. "Ibu ..ibu... Siapa yang menggaji ibu?". Masih ingat video itu? "Bapak-ibu, dana desa ini dari siapa?". Masih ingat juga siapa yang ngomong itu?

Beberapa video dan cerita yang beredar di media menggambarkan kampanye para menteri kabinet Jokowi. Terang-terangan. Sejumlah ASN di Batam kabarnya "dipaksa" untuk mencari minimal 10 suara. Diduga juga ASN-ASN di tempat lain. Banyak "bisik-bisik" di tengah masyarakat. Mereka bungkam, demi keselamatan statusnya. Mereka hanya berani acungkan dua jari sambil mukanya ditutup pakai panci. Sebuah bentuk protes dan pemberontakan yang unik dan menghibur.

Bagaimana gubernur mengumpulkan bupati, dan bupati menginstruksikan para camat dan lurah untuk memenangkan paslon nomor 01, juga sudah banyak diidentifikasi publik. Lurah berkampanye sudah banyak videonya yang beredar. Bansos dan dana desa yang didistribusikan sebagai bagian dari kampanye terus masif dilakukan. Sebaran sembako yang terus dibagikan ke warga pemilih adalah bukti bahwa perang total itu nyata adanya. Bukti rekaman videonya tak terhitung lagi.

Belum lagi "dugaan" adanya kekuatan mesin di medsos yang melakukan cloning akun dan penyebaran hoak. Haekal Hasan dan Ferdinand Hutahaean (Pengurus DPP Demokrat) sudah jadi korbannya. Hingga saat ini, belum ketahuan siapa pelakunya. Semoga tim cyber kepolisian bisa melacaknya. Sejumlah intimidasi dan sandera juga semakin banyak indikatornya untuk dibaca publik.

Apakah perang total ini akan berhasil menyelamatkan elektabilitas Jokowi? Sepertinya sulit. Buktinya, elektabilitas Jokowi terus turun dan menjauh dari angka 50 persen. Kenapa? Karena strategi perang total tak menarik simpati rakyat. Model money politics, intimidasi dan halalkan semua cara tak membuat rakyat tergoda. Cara-cara semacam ini malah membuat "Swing voters" lari dan "undecided voters" kehilangan selera. Yang mungkin terjadi justru bisa sebaliknya, perang total akan berujung menjadi kekalahan total. [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 28/3/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Senin, 06 Jul 2020 11:45

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

Senin, 06 Jul 2020 11:07

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Senin, 06 Jul 2020 10:13

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 09:00

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Ahad, 05 Jul 2020 22:45

RUU HIP dan APA-NKRI

RUU HIP dan APA-NKRI

Ahad, 05 Jul 2020 22:30

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ahad, 05 Jul 2020 22:25

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Ahad, 05 Jul 2020 22:22

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Ahad, 05 Jul 2020 22:05

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Ahad, 05 Jul 2020 21:46

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Ahad, 05 Jul 2020 20:55

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X