Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.155 views

Ketika ABG Menjadi Mucikari, Siapa Penerus Estafet Bangsa?

MIRIS, geram, dan prihatin saat mengetahui maraknya kasus mucikari yang menimpa ABG. Mucikari atau orang yang berperan sebagai perantara, menjembatani transaksi pekerja seks komersial (PSK) dengan penggunanya, akhir-akhir ini banyak diperankan oleh ABG.

Dalam catatan Komnas Perlindungan Anak, selama tahun 2013 ini sudah ada 17 kasus anak-anak yang menjadi germo. Pernah terjadi penjualan anak-anak berusia 13 dan 14 tahun di Banyumas, Purwokerto. Aksi ini dilakukan oleh seorang anak yang masih berusia 15 tahun. Miris, bukan? Lagi-lagi ABG yang menjadi pelakunya, kini ramai diperbincangkan adanya siswi SMP berusia 15 tahun di Surabaya terlibat dalam bisnis haram mucikari.

Surabaya sebagai ibukota provinsi Jawa Timur, kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta ternyata masih memiliki segudang masalah. Berdasarkan data dari pemerintah kota Surabaya, jumlah sekolah yang ada di Surabaya tidaklah sedikit, antara lain: kelompok bermain atau prasekolah 1070 buah; SD negeri dan swasta 969 buah; SLTP negeri dan swasta 342 buah; SMU & SMK negeri dan swasta 266 buah; Perguruan Tinggi negeri dan swasta sebanyak 60 buah. Dengan sekolah sebanyak ini, mengapa problematika di masyarakat masih ada dan terus berkembang, khususnya pada anak-anak? Fakta terbaru yang juga mengejutkan adalah kasus mucikari Daring. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf mengatakan, mucikari yang diamankan berinisial OP alias RI (27).

Mucikari daring dan tiga perempuan yang dijualnya ditangkap di salah satu hotel ternama di Jalan Putri Hijau, Medan. Semakin hari, kasus mucikari ini semakin panas menjadi bahan pembicaraan banyak kalangan. Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya (Arist Merdeka Sirait) menyatakan, “Sekarang, pelaku-pelaku yang menjadi germo sudah banyak bergeser dari orang dewasa ke anak-anak. Sebab orang dewasa meyakini jika pelakunya anak-anak, tidak akan dihukum atau dijerat pidana. Alasannya, masih berstatus di bawah umur.”

Gaya hidup mewah, sehingga banyak kebutuhan ekonomi tidak terpenuhi, kemiskinan, keluarga broken home disebut-sebut menjadi faktor pemicu maraknya kasus mucikari pada anak-anak. Jika gambaran generasi seperti ini, lantas siapa yang berhak dan pantas menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa? Para founding father perintis kemerdekaan tidak akan rela negeri ini hancur lebur, rata dengan tanah jika dikendalikan oleh orang yang salah.

Mari masyarakat Surabaya, satukan langkah mengubah Surabaya-Indonesia menjadi lebih baik. Tanamkan keimanan dan ketaqwaan pada anak sejak dini, tingkatkan kepedulian terhadap sesama manusia, dan bangun kesadaran Negara untuk mengatasi permasalahan rakyatnya.

 

Meivita Yusmala Dewi, S. Farm., Apt.

Mahasiswa Program Magister Ilmu Farmasi Universitas Airlangga Surabaya

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 26/11/2020 19:00

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja